Dalam Tiga Tahun, CAS Ibarat Penyelamat Karier Petenis

Rabu, 05 Oktober 2016 - 07:49 WIB
Dalam Tiga Tahun, CAS...
Dalam Tiga Tahun, CAS Ibarat Penyelamat Karier Petenis
A A A
LAUSANNE - Maria Sharapova bukan atlet tenis pertama yang mendapat keringanan hukuman dari Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Tiga tahun lalu CAS pernah membuat keputusan yang sama kepada Marin Cilic dan Viktor Troicki.

Cilic terbukti mengonsumsi nikethamide setelah melakukan tes usai Munich Terbuka pada April 2013. Saat itu Federasi Tenis Internasional (ITF) menilai petenis Kroasia sengaja mengonsumsi substansi zat terlarang tersebut melalui tablet glukosa Coramine yang telah dibelinya dari apotek.

ITF pun akhirnya menjatuhkan hukuman sembilan bulan. Namun Cilic tak tinggal diam dan ia pun mengajukan banding ke CAS. Usahanya berbuah hasil di mana CAS akhirnya mengurangi hukuman dengan alasan sanksi yang dijatuhkan ITF terlalu berat dan ini dilihat dari pandangan tingkat kesalahannya.

Hal serupa juga pernah dialami Troicki. CAS memotong hukuman 18 bulan yang dijatuhkan ITF menjadi satu tahun (12 bulan). Adapun Sharapova mendapat pengurangan hukuman menjadi 15 tahun dari vonis dua tahun yang dijatuhkan ITF.

Dengan demikian, Sharapova dipastikan bakal tampil di lapangan tenis pada April 2017 mendatang atau sebelum gelaran bergengsi Prancis Terbuka berlangsung pada Mei. Kemungkinan petenis cantik berambut pirang tersebut akan diberikan wildcard untuk bermain di Roland Garros mengingat peringkat dunianya mengalami penurunan ke-95.

Sebagai ajang pemanasan kemungkinan Sharapova bakal turun di turnamen Stuttgart Terbuka 2016. Menurut seorang analis BBC Sport, Russell Fuller mengatakan bahwa mantan kekasih Grigor Dimitrov membutuhkan waktu untuk mengasah ketajamannya. Apalagi tahun depan usianya sudah 30 tahun.

"Inti dari masalah ini adalah bahwa CAS membuat keputusan yang wajar untuk Sharapova. Dan dalam tiga tahun terakhir, baik Cilic maupun Troicki juga menerima potongan hukuman lantaran ketidaktahuan informasi tentang larangan obat terlarang," ungkap Fuller, Rabu (5/10/2016).

Baca juga:
CAS 'Sunat' Hukuman Maria Sharapova
(sbn)
Berita Terkait
Mengenal Meldonium,...
Mengenal Meldonium, Zat Doping yang Menjerat Atlet Mykhailo Mudryk dan Maria Sharapova
Wajah Maria Sharapova...
Wajah Maria Sharapova usai Pensiun, Cantiknya Benar-benar Sempurna!
Maria Sharapova, Mantan...
Maria Sharapova, Mantan Atlet Terpanas Dunia Bikin Pangling
Profil dan Prestasi...
Profil dan Prestasi Maria Sharapova: Ratu Tanah Liat yang Penuh Kontroversial
Pesona Body Goals Maria...
Pesona Body Goals Maria Sharapova Berbalut Bikini Hitam di Venesia
Pevita Pearce Pamer...
Pevita Pearce Pamer Foto Main Tenis, Disebut Mirip Maria Sharapova
Berita Terkini
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
6 menit yang lalu
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
3 jam yang lalu
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
3 jam yang lalu
Argentina di Ambang...
Argentina di Ambang Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
6 jam yang lalu
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved