Stoner: Tanpa Rossi, Balapan Kurang Menarik

Minggu, 09 Oktober 2016 - 17:04 WIB
Stoner: Tanpa Rossi,...
Stoner: Tanpa Rossi, Balapan Kurang Menarik
A A A
BOLOGNA - Pesona Valentino Rossi di lintasan balap rupanya masih mengusik Casey Stoner. Pembalap Australia yang pernah bersaing sengit dengan The Doctor, buka suara soal penampilan rivalnya yang hingga kini masih eksis di kelas tertinggi.

Stoner dan Rossi adalah dua pembalap yang rivalitasnya paling ditunggu beberapa tahun silam. Sebelum ada Jorge Lorenzo dan Marc Marquez, Stoner lebih dulu menggoyang dominasi Rossi.

Salah satu duel keduanya yang paling diingat terjadi dalam Grand Prix Amerika Serikat yang masih digelar di Sirkuit Laguna Seca. Rossi dan Stoner saling kebut-kebutan di trek menurun berpasir yang akhirnya dimenangkan pembalap Italia sebab lawannya sempat terjatuh.

Persaingan keduanya berlanjut ketika Rossi dan Stoner bertukar posisi di musim 2011. Rossi pindah ke Ducati, sementara Stoner jadi pembalap Honda. Di musim tersebut, Rossi harus puas mengakui ketangguhan pembalap berjuluk Kuri-kuri Boy yang keluar sebagai juara.

Kini, keduanya sudah tak lagi bersaing sengit di lintasan. Kendati Rossi masih aktif di kelas tertinggi, Stoner memutuskan pensiun sejak 2012. Musim ini, Stoner sejatinya kembali gabung Ducati sebagai test rider, namun joki berusia 30 tahun menegaskan tidak akan turun ke balapan sesungguhnya.

Praktis, Stoner hanya bisa mengamati penampilan Rossi. Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari media Italia Sportfair.it, Stoner mengatakan mantan lawannya tak mengalami perubahan sedikitpun.

"Ya saya kira dia sangat kuat dan usahanya di trek telah berbuah manis. Dia penting bagi dunia, tanpa dia balapan pasti tidak menarik," tutur Stoner saat diwawancara Panorama-auto.it.

Stoner menyamakan Rossi dengan legenda balap Honda, Mick Doohan yang juga berasal dari Australia. Menurutnya, Rossi yang kini sudah berusia 37 tahun membuktikan umur bukanlah penghalang untuk terus berpacu di atas kuda besi.

"Jika fisiknya tetap dalam kondisi baik, itu bisa dilanjutkan dengan baik. Saya pikir usia tidak membatasi dan menjadi tua tidak akan memberikan keuntungan kepada pembalap yang lebih muda. Doohan sudah membuktikannya ketika mencapai puncak penampilannya di usia 30 tahun," tutupnya.

Sebelumnya Doohan juga bicara serupa soal Rossi. Dalam wawancaranya, pembalap yang meraih juara 500cc lima kali beruntun itu menilai pembalap Movistar Yamaha itu tetap jadi alasan utama masyarakat mau menyaksikan balapan MotoGP. (Baca Juga: Rossi Alasan Utama Masyarakat Mau Nonton MotoGP)
(sha)
Berita Terkait
Berkat 4 Pembalap Ini...
Berkat 4 Pembalap Ini Popularitas Rossi Melejit di MotoGP, Rossi: Terima Kasih
Ayah Lorenzo Ungkit...
Ayah Lorenzo Ungkit Dosa Marquez di Sepang dan Aragon
Jorge Lorenzo: Pedro...
Jorge Lorenzo: Pedro Acosta Ditakdirkan Jadi Juara Dunia MotoGP
Jorge Lorenzo Bertaruh...
Jorge Lorenzo Bertaruh Marc Marquez Bakal Jadi Momok Pembalap Lain di MotoGP 2024
Jorge Lorenzo Beberkan...
Jorge Lorenzo Beberkan Rivalitasnya dengan Valentino Rossi: Kami seperti Sepasang Suami-Istri
Duo Yamaha Gagal Total...
Duo Yamaha Gagal Total di Valencia, Rossi Salahkan Lorenzo
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
4 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
6 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
7 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
9 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
11 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved