Yogyakarta Siap Gelar Kongres PSSI 2016
Senin, 10 Oktober 2016 - 21:00 WIB
Yogyakarta Siap Gelar Kongres PSSI 2016
A
A
A
YOGYAKARTA - Sekretaris Umum Asprov PSSI Yogyakarta Dwi Irianto menyatakan pihaknya siap menjadi tuan rumah kongres PSSI 2016, jika batal digelar di Makassar. Saat ini Yogyakarta menunggu kabar kepastian dari PSSI pusat untuk penunjukan lokasi kongres.
"Sampai Minggu (9/10/2016) sore, belum ada informasi lisan maupun tertulis dari PSSI pusat. Kami mau melangkah juga tidak bisa, cuma kami sebagai anggota PSSI dan pemilik suara, kalau ditunjuk sebagai panitia lokal kami siap," kata Dwi Irianto.
"Saat ini kami menunggu kabar saja, mepetnya waktu persiapan jika memang digelar di DIY, tidak masalah. Lagi pula, tidak perlu dibesar-besarkan. Kami akan siapkan semaksimal mungkin di sisa waktu yang ada dengan catatan kalau memang ditunjuk," imbuh pria yang akrab disapa Mbah Putih itu.
Semula, Kongres PSSI 2016 yang mengagendakan pemilihan ketua umum, wakil ketua, dan Exco PSSI periode 2016-2020 itu digelar di Makassar pada 17 Oktober 2016, sesuai amanat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, 3 Agustus 2016 lalu.
Namun, belakangan muncul surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menginginkan kongres digelar di Yogyakarta, sebagai tempat lahirnya PSSI. Keinginan Kemenpora tertuang dalam surat bernomor S.2844/MENPORA/IX/2016 yang ditujukan kepada Plt. Mabes Polri pun sudah memberi izin kongres di Yogyakarta. (Baca juga: Belum Kantongi Izin Kepolisian Setempat, Kongres PSSI Batal di Makassar?).
Ketika dikonfirmasi perihal kegiatan konsolidasi dengan salah satu calon ketua umum PSSI periode 2016-2020 Edy Rahmayadi (ER) di Yogyakarta, Minggu (9/10/2016), Dwi mengaku turut hadir undangan kegiatan tersebut. Bahkan dengan terbuka menyatakan dukungannya terhadap ER, salah satu calon Ketua Umum PSSI yang menurutnya telah mendapatkan dukungan dari pemerintah.
"Kami dari Asprov PSSI DIY diundang dan menyatakan sikap maupun dukungan kepada ER, pilih yang didukung pemerintah," tegas Dwi. (Baca juga: Jelang Kongres, Calon Ketum PSSI Periode 2016-2020 Rapatkan Barisan Pendukung).
"Sampai Minggu (9/10/2016) sore, belum ada informasi lisan maupun tertulis dari PSSI pusat. Kami mau melangkah juga tidak bisa, cuma kami sebagai anggota PSSI dan pemilik suara, kalau ditunjuk sebagai panitia lokal kami siap," kata Dwi Irianto.
"Saat ini kami menunggu kabar saja, mepetnya waktu persiapan jika memang digelar di DIY, tidak masalah. Lagi pula, tidak perlu dibesar-besarkan. Kami akan siapkan semaksimal mungkin di sisa waktu yang ada dengan catatan kalau memang ditunjuk," imbuh pria yang akrab disapa Mbah Putih itu.
Semula, Kongres PSSI 2016 yang mengagendakan pemilihan ketua umum, wakil ketua, dan Exco PSSI periode 2016-2020 itu digelar di Makassar pada 17 Oktober 2016, sesuai amanat Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, 3 Agustus 2016 lalu.
Namun, belakangan muncul surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menginginkan kongres digelar di Yogyakarta, sebagai tempat lahirnya PSSI. Keinginan Kemenpora tertuang dalam surat bernomor S.2844/MENPORA/IX/2016 yang ditujukan kepada Plt. Mabes Polri pun sudah memberi izin kongres di Yogyakarta. (Baca juga: Belum Kantongi Izin Kepolisian Setempat, Kongres PSSI Batal di Makassar?).
Ketika dikonfirmasi perihal kegiatan konsolidasi dengan salah satu calon ketua umum PSSI periode 2016-2020 Edy Rahmayadi (ER) di Yogyakarta, Minggu (9/10/2016), Dwi mengaku turut hadir undangan kegiatan tersebut. Bahkan dengan terbuka menyatakan dukungannya terhadap ER, salah satu calon Ketua Umum PSSI yang menurutnya telah mendapatkan dukungan dari pemerintah.
"Kami dari Asprov PSSI DIY diundang dan menyatakan sikap maupun dukungan kepada ER, pilih yang didukung pemerintah," tegas Dwi. (Baca juga: Jelang Kongres, Calon Ketum PSSI Periode 2016-2020 Rapatkan Barisan Pendukung).
(sha)