Pembalap Satelit Ducati Incar Posisi Finis Terbaik dengan GP16
Kamis, 13 Oktober 2016 - 17:59 WIB
Pembalap Satelit Ducati Incar Posisi Finis Terbaik dengan GP16
A
A
A
MOTEGI - Kebahagiaan jelas teraut dari wajah Hector Barbera. Bagaimana tidak, mimpinya bisa menunggangi motor pabrikan Ducati di pentas MotoGP akhirnya terwujud jelang bergulirnya Grand Prix Jepang 2016.
Barbera memang sedang senang hari ini, Kamis (13/10/2016). Sebab, Ducati menunjuknya sebagai pembalap utama menggantikan peran Andrea Iannone untuk berpacu di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10/2016).
Kesempatan emas itu ibarat membuat Barbera naik kelas. Jika bersama Avintia Ducati pembalap Spanyol kebut-kebutan dengan Desmosedici GP14 atau motor Ducati dua tahun lalu, naik ke kelas utama membawanya merasakan sensasi motor teranyar Desmosedici GP16.
"Ini seperti mimpi, kan? Ini kesempatan terbaik saya di MotoGP dan Ducati sangat cepat di sini; trek ini punya tipe stop and go dan motor kami punya banyak tenaga," ucap Barbera kepada para jurnalis yang sudah berada di area Sirkuit Motegi sebagaimana dilansir Crash.
Barbera yang saat ini berada di peringkat 10 klasemen pembalap sementara, jelas bertekad meraih hasil yang apik di Jepang. Berstatus sebagai pembalap satelit terbaik pabrikan Italia, ia bertekad finis di peringkat yang lebih baik dari posisi lima, catatan terbaiknya musim ini.
"Musim ini kami mendapat hasil yang cukup bagus. Tapi, saya ingin mencatat hasil terbaik di sini. Saya kira trek juga menguntungkan saya di tambah ada motor yang jauh lebih baik, ini motor resmi tim. Saya sangat termotivasi dan siap memulainya," sambungnya.
Andrea Dovizioso yang mendapat tandem baru, yakin Barbera bisa berbuat banyak di Motegi. "Saya sudah berjuang dengan Barbera di setiap kejuaraan, jadi saya sangat mengenalnya dan dia sangat cepat. Jadi akan sangat menarik melihat kinerjanya dan mari tunggu apa yang bisa ia lakukan," sambut Dovi. (Baca Juga: Ducati Dapatkan Pengganti Iannone Jelang Balapan di Motegi)
Barbera memang sedang senang hari ini, Kamis (13/10/2016). Sebab, Ducati menunjuknya sebagai pembalap utama menggantikan peran Andrea Iannone untuk berpacu di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10/2016).
Kesempatan emas itu ibarat membuat Barbera naik kelas. Jika bersama Avintia Ducati pembalap Spanyol kebut-kebutan dengan Desmosedici GP14 atau motor Ducati dua tahun lalu, naik ke kelas utama membawanya merasakan sensasi motor teranyar Desmosedici GP16.
"Ini seperti mimpi, kan? Ini kesempatan terbaik saya di MotoGP dan Ducati sangat cepat di sini; trek ini punya tipe stop and go dan motor kami punya banyak tenaga," ucap Barbera kepada para jurnalis yang sudah berada di area Sirkuit Motegi sebagaimana dilansir Crash.
Barbera yang saat ini berada di peringkat 10 klasemen pembalap sementara, jelas bertekad meraih hasil yang apik di Jepang. Berstatus sebagai pembalap satelit terbaik pabrikan Italia, ia bertekad finis di peringkat yang lebih baik dari posisi lima, catatan terbaiknya musim ini.
"Musim ini kami mendapat hasil yang cukup bagus. Tapi, saya ingin mencatat hasil terbaik di sini. Saya kira trek juga menguntungkan saya di tambah ada motor yang jauh lebih baik, ini motor resmi tim. Saya sangat termotivasi dan siap memulainya," sambungnya.
Andrea Dovizioso yang mendapat tandem baru, yakin Barbera bisa berbuat banyak di Motegi. "Saya sudah berjuang dengan Barbera di setiap kejuaraan, jadi saya sangat mengenalnya dan dia sangat cepat. Jadi akan sangat menarik melihat kinerjanya dan mari tunggu apa yang bisa ia lakukan," sambut Dovi. (Baca Juga: Ducati Dapatkan Pengganti Iannone Jelang Balapan di Motegi)
(bep)