Gara-gara Michelin, Rossi Kesal Suzuki Bisa Saingi Yamaha

Rabu, 26 Oktober 2016 - 14:12 WIB
Gara-gara Michelin,...
Gara-gara Michelin, Rossi Kesal Suzuki Bisa Saingi Yamaha
A A A
MELBOURNE - Valentino Rossi tetap memberikan masukan soal kinerja Yamaha YZR-M1 kendati bisa merebut posisi runner up di Grand Prix Australia. Pembalap Italia mengaku kurang puas sebab menurutnya bisa saja meraih hasil yang lebih baik di Sirkuit Phillip Island, Minggu (23/10/2016).

Yamaha akhirnya kembali menjejak podium, setelah Rossi dan Jorge Lorenzo terjatuh di Jepang, saat berlaga di seri balap ke-16 akhir pekan kemarin. Rossi yang start dari posisi ke-15, secara dramatis bisa finis kedua di bawah pembalap LCR Honda Cal Crutchlow. Lorenzo sendiri cuma finis keenam di bawah Maverick Vinales, Andrea Dovizioso dan Pol Espargaro.

Sejatinya, Rossi mendapat kesulitan sejak hari pertama menjalani agenda balap di Australia. Meski bisa jadi runner up di sesi latihan pertama, sebelum akhirnya catatan waktunya terus menurun di latihan berikutnya, The Doctor mengakhiri persiapannya sebelum race dengan menempati posisi 15 di sesi kualifikasi.

Beruntung, Rossi bisa tampil apik dan merebut podium kedua, terlepas dari terjatuhnya Marc Marquez. Tambahan 20 poin setidaknya membuat posisi runner up kejuaraan dunia bisa diamankan untuk sementara.

Terlepas dari raihan yang sejatinya cukup positif, Rossi mengaku hasil tersebut didapat dari kerja keras membenahi pengaturan motor YZR-M1. Ia bercerita, ada beberapa masalah yang tak terduga dalam dua pekan terakhir balapan.

"Di Jepang saya kompetitif, tapi saya tidak mendapat poin. Di Australia saya cepat di sesi latihan basah pada Jumat, tapi saya buat kesalahan yang membuat catatan waktu saya tidak dihitung. Dan pada Sabtunya, itu jadi hari yang paling membuat stres musim ini," tutur Rossi seperti dikutip dari Supersport, Rabu (26/10/2016).

"Saya punya titik lemah, hal yang sama seperti tim temukan. Ketika ada situasi sulit dan kami perlu mengambil risiko, kami langsung kesulitan. Tapi ketika balapan, kami bisa menyelesaikannya," imbuhnya.

Belum sampai di situ, Rossi menjelaskan penampilannya di Australia bukanlah penampilan maksimalnya. Sebab, ia tidak bisa mengejar Crutchlow yang catatan waktunya tidak lebih cepat di sesi pemanasan.

"Saya memulai balapan dengan fokus sebab saya tidak ingin mengulang kesalahan di Motegi. Perlahan saya bisa memperbaiki posisi. Ketika saya lihat Marc terjatuh, saya merasa bisa menangkan balapan ini sebab di sesi pemanasan, catatan waktu saya lebih baik dari Crutchlow. Tapi dia sangat cepat di trek dan di paruh kedua jalannya balapan, dia bertambah kencang," keluhnya.

Rossi menjelaskan, penyebab rangkaian masalah di atas tak lain karena faktor ban. Michelin yang musim ini memang sudah membuat banyak pembalap memutar otak, dianggap jadi penyebab terbesar mengapa Yamaha gagal bersaing.

"Meski saya bisa mendapat start dari posisi dua, saya tidak bisa menjangkau Crutchlow. Dia sangat cepat. Ini bukan pertama kalinya kami dibuat menderita (oleh Michelin),"

"Kami mendapat masalah ini setelah jeda libur musim panas. Itu juga terjadi di Brno, Misano, Aragon, dan Australia. Bahkan Suzuki bisa lebih cepat dari kami di sisa kejuaraan musim ini. Kami kesulitan dengan ban belakang, itu berputar terlalu banyak dan itu alasannya mengapa kami kesulitan ketika ban mulai menipis," tutupnya.

Selanjutnya, Rossi bakal bertolak ke Sirkuit Internasional Sepang untuk berlaga di Malaysia. Temperatur cuaca yang cukup terik ditaksir membuat pembalap paling senior itu kembali kesulitan.
(mir)
Berita Terkait
Berkat 4 Pembalap Ini...
Berkat 4 Pembalap Ini Popularitas Rossi Melejit di MotoGP, Rossi: Terima Kasih
Ayah Lorenzo Ungkit...
Ayah Lorenzo Ungkit Dosa Marquez di Sepang dan Aragon
Jorge Lorenzo: Pedro...
Jorge Lorenzo: Pedro Acosta Ditakdirkan Jadi Juara Dunia MotoGP
Jorge Lorenzo Bertaruh...
Jorge Lorenzo Bertaruh Marc Marquez Bakal Jadi Momok Pembalap Lain di MotoGP 2024
Jorge Lorenzo Beberkan...
Jorge Lorenzo Beberkan Rivalitasnya dengan Valentino Rossi: Kami seperti Sepasang Suami-Istri
Curi Kemenangan Rossi...
Curi Kemenangan Rossi di MotoGP 2015, Lorenzo: Gelar Masih di Rumah Saya
Berita Terkini
Laga Terakhir di Stadion...
Laga Terakhir di Stadion Dallas: Prancis vs Spanyol Main di Lapangan Premium
7 jam yang lalu
Tak Oper ke Haaland,...
Tak Oper ke Haaland, Sorloth dan Kekasihnya Diteror
9 jam yang lalu
Trump Belum Nonton Piala...
Trump Belum Nonton Piala Dunia 2026 di Stadion, Presiden FIFA: Berpotensi Picu Pertanyaan Publik
10 jam yang lalu
Wacana FIFA Ubah Piala...
Wacana FIFA Ubah Piala Dunia Jadi 64 Tim Bikin Heboh
12 jam yang lalu
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
14 jam yang lalu
Bellingham vs Messi:...
Bellingham vs Messi: Pertarungan Dua Maestro Nomor 10
14 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved