Setelah Jadi Raja Tenis, Murray Ingin Juara Paris Masters 2016

Minggu, 06 November 2016 - 09:33 WIB
Setelah Jadi Raja Tenis,...
Setelah Jadi Raja Tenis, Murray Ingin Juara Paris Masters 2016
A A A
PARIS - Media online di Inggris ramai dengan pemberitaan tentang keberhasilan Andy Murray merebut posisi teratas sebagai petenis terbaik di dunia versi ATP. Capaian itu didapat setelah Milos Raonic mengundurkan diri akibat cedera kakinya kembali kambuh jelang laga semifinal di Paris Masters 2016.

"Pagi, saya cukup kesulitan bangun dan turun dari tempat tidur. Dari hasil pemeriksaan MRI menyebut ada air mata di lutut kanan, dan ini sangat disayangkan karena saya tidak mampu bersaing dengan Andy," sesal Raonic seperti dikutip ESPN, Minggu (6/11/2016).

Ketidakhadiran Raonic di pertandingan semifinal Paris Masters sudah cukup buat Murray menggusur posisi Novak Djokovic dari peringkat satu dunia selama 122 pekan. Ini adalah prestasi pertama bagi petenis Inggris sejak diberlakukannya sistem komputerisasi rangking yang update tiap pekan, diterapkan pada tahun 1973.

Label raja tenis dunia pantas didapat Murray mengingat ia telah memulai kariernya selama 11 tahun dan lima bulan sebagai seorang petenis profesional, dengan 42 trofi juara di 798 pertandingan. Perubahan status itu baru akan diumumkan ATP pada Senin (7/11/2016).

"Rasanya sedikit aneh bagaimana itu terjadi hari ini dan jelas disayangkan bahwa Milos mengalami cedera. Untuk bisa sampai ke tahap ini saya terpaksa menunggu selama 12 bulan dan tampil di berbagai turnamen. Beberapa bulan terakhir telah menjadi yang terbaik dalam karier saya dan saya sangat bangga untuk sampai ke saat ini," tutur Murray.

Murray bisa melengkapi prestasinya tersebut dengan menjadi juara di turnamen Paris Masters. Petenis berambut kriwil itu selanjutnya akan menantang John Isner di partai puncak setelah wakil Amerika Serikat mengalahkan Marin Cilic dengan 6-4, 6-3.

Melihat rekor pertemuan kedua petenis, Murray di atas kertas lebih diunggulkan ketimbang Isner. Pasalnya, unggulan kedua di turnamen ini tak pernah menelan kekalahan dari tujuh laga terakhir mereka.

Baca juga:
Tanpa Berpeluh Keringat, Andy Murray Jadi Petenis Nomor 1 Dunia
(sha)
Berita Terkait
Ujian Nyata Murray di...
Ujian Nyata Murray di Turnamen Cicinati Masters 2020
Andy Murray Rindu Roger...
Andy Murray Rindu Roger Federer
Andy Murray Kembali...
Andy Murray Kembali Dibekap Cedera
Resolusi Tahun Baru...
Resolusi Tahun Baru 2022, Andy Murray Ingin Dapatkan Pelatih Baru
Nadal Positif Covid-19...
Nadal Positif Covid-19 Usai Tampil di Abu Dhabi
Andy Murray Ungkapkan...
Andy Murray Ungkapkan Ambisinya Setelah Pensiun
Berita Terkini
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Terlibat Keributan,...
Terlibat Keributan, Keluarga Pemain Timnas Argentina Ditangkap Polisi AS
3 jam yang lalu
JJ All Star 2026 Jadi...
JJ All Star 2026 Jadi Awal Kebangkitan Equestrian Nasional
10 jam yang lalu
Juara Piala Dunia 2026,...
Juara Piala Dunia 2026, Mengapa Spanyol Dibayar Lebih Murah dari Chelsea?
11 jam yang lalu
Selamat Datang Piala...
Selamat Datang Piala Dunia 2030: Pesta Sepak Bola 6 Negara dan 3 Benua!
15 jam yang lalu
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
16 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved