Empat Tahun Lalu Glasgow Rangers Hampir Dibeli Donald Trump
Kamis, 10 November 2016 - 00:43 WIB
Empat Tahun Lalu Glasgow Rangers Hampir Dibeli Donald Trump
A
A
A
GLASGOW - Klub elit Liga Skotlandia, Glasgow Rangers, nyaris dibeli pengusaha asal Amerika Serikat, Donald Trump. Empat tahun lalu, Trump mundur dari rencana mengakuisisi saham Rangers setelah mengukur resiko keuangan.
Hal itu terungkap setelah The Sun menurunkan laporan pada Rabu (9/11/2016) waktu setempat. Atau beberapa saat setelah Trump dinyatakan memenangkan perolehan suara dalam pemilihan Presiden AS. Trump sukses mengalahkan rival yang diusung Partai Demokrat, Hillary Clinton.
Orang dekat Trump yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Trump melihat resiko yang tak sebanding apabila mengakuisisi Rangers. "Kami serius melihat (klub Rangers) dan berjalan pergi," kata Sumber, dikutip The Sun.
Keberhasilan Trump memenangkan pemilu Presiden AS mendapat reaksi beragam dari kalangan atlet termasuk pesepakbola. Kapten Timnas Belgia yang memperkuat Manchester City, Vincent Kompany menilai warga AS sudah menjadi korban acara reality show.
Komentar serupa dilontarkan Jan Vertonghen. Bek tengah Tottenham Hotspur itu mengaku tidak percaya dengan apa yang disaksikannya. Pemain asal Belgia menilai terpilihnya Trump merupakan hal yang sangat memalukan.
Hal itu terungkap setelah The Sun menurunkan laporan pada Rabu (9/11/2016) waktu setempat. Atau beberapa saat setelah Trump dinyatakan memenangkan perolehan suara dalam pemilihan Presiden AS. Trump sukses mengalahkan rival yang diusung Partai Demokrat, Hillary Clinton.
Orang dekat Trump yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Trump melihat resiko yang tak sebanding apabila mengakuisisi Rangers. "Kami serius melihat (klub Rangers) dan berjalan pergi," kata Sumber, dikutip The Sun.
Keberhasilan Trump memenangkan pemilu Presiden AS mendapat reaksi beragam dari kalangan atlet termasuk pesepakbola. Kapten Timnas Belgia yang memperkuat Manchester City, Vincent Kompany menilai warga AS sudah menjadi korban acara reality show.
Komentar serupa dilontarkan Jan Vertonghen. Bek tengah Tottenham Hotspur itu mengaku tidak percaya dengan apa yang disaksikannya. Pemain asal Belgia menilai terpilihnya Trump merupakan hal yang sangat memalukan.
(sha)