Ducati Perkenalkan Jenis Winglet Baru di Qatar

Kamis, 02 Februari 2017 - 16:30 WIB
Ducati Perkenalkan Jenis...
Ducati Perkenalkan Jenis Winglet Baru di Qatar
A A A
JAKARTA - Ducati Corse disebut masih mengakali larangan penggunaan winglet di pentas MotoGP 2017. Direktur Olahraga Paolo Ciabatti mengatakan teknologi barunya akan benar-benar siap saat menjalani tes di Qatar.

Dorna dan FIM resmi melarang penggunaan winglet di pentas MotoGP 2017. Ducati sebagai tim yang membuat terobosan teknologi sayap tambahan tersebut jelas merasa dirugikan.

Alasan keselamatan jadi pertimbangan mengapa winglet dilarang. Bentuknya yang mirip sirip pesawat dikhawatirkan melukai pembalap saat bersenggolan di atas trek.

Walhasil, beberapa tim lain yang juga menerapkan winglet harus mengakalinya. Sejauh ini, baru Yamaha yang memperlihatkan jenis winglet baru saat menjalani pengujian di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 30 Januari-1 Februari 2017 kemarin. (Baca Juga: Vinales Kalahkan Marquez, Rossi Perkenalkan Jenis Winglet Baru)

Lalu bagaimana langkah Ducati mengakali larangan tersebut? Ciabatti yang sedang berada di Jakarta saat menggelar jumpa pers mengaku timnya masih berusaha mengerjakan teknologi winglet yang baru.

"Seperti diketahui, Ducati memulai pengembangan winglet sejak 2015 dan kami pertama kali menggunakannya di Qatar di mana dua pembalap kami mendapat hasil yang cukup sukses yakni tempat kedua dan ketiga. Lalu semua tim mengikuti dengan menggunakan winglet," ungkap Ciabatti kepada awak media. (Baca Juga: Jorge Lorenzo Ikrarkan Target Juara MotoGP 2017 di Jakarta)

"Lalu dengan dilarangnya winglet musim ini, kami lihat beberapa tim mulai mengakali bagaimana membenahi aerodinamis mereka untuk menghasilkan downforce. Sementara Ducati masih mengerjakannya untuk tetap mendapat hasil yang sama,"

"Kami masih butuh banyak data untuk menganalisa kombinasi antara desain fairing dengan elektronik agar bisa mendapatkan hasil yang sama. Tapi yang pasti hal tersebut akan bisa terlihat di Qatar saat kami mengikuti tes hari pertama," tutupnya.

Sementara Jorge Lorenzo yang juga hadir di Jakarta, yakin regulasi larangan penggunaan winglet tidak terlalu mempengaruhinya. Meski diakui sensasinya saat berada di atas Desmosedici berbeda, Lorenzo yang tidak menjajal winglet selama pengujian Malaysia mengaku hasilnya tetap memuaskan.

"Di Valencia saya menggunakan motor dengan winglet dan kemudian saya bandingkan dengan motor tanpa winglet. Tiga bulan setelahnya, di Sepang kondisinya sangat berbeda jadi saya tidak terlalu memahaminya karena semua aspek berpengaruh dan membuat motor jadi lebih lambat," ujarnya.

"Yang jelas ada perbedaannya antara menggunakan winglet atau tidak. Tapi satu hal, semua hal berpengaruh, jadi tidak cuma winglet, dan itu hal yang cukup positif buat kami," tutupnya. (Baca Juga: Hari Ini Indonesia Diserbu Tiga Pembalap Top MotoGP)
(mir)
Berita Terkait
Catat, Lorenzo Enggak...
Catat, Lorenzo Enggak Bakal Jadi Pembalap Ducati Corse
Jorge Lorenzo Berharap...
Jorge Lorenzo Berharap Pembalap Ducati yang Juara MotoGP 2021
Jorge Lorenzo Bertaruh...
Jorge Lorenzo Bertaruh Marc Marquez Bakal Jadi Momok Pembalap Lain di MotoGP 2024
Bos Ducati Geregetan...
Bos Ducati Geregetan Gaet Lorenzo
Ada Gosip Lorenzo Bakal...
Ada Gosip Lorenzo Bakal Gabung dengan Tim Ducati
Nikmati Pensiun, Lorenzo...
Nikmati Pensiun, Lorenzo Tak Mungkin Kembali ke Ducati
Berita Terkini
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
5 jam yang lalu
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
6 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
6 jam yang lalu
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
7 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
7 jam yang lalu
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
8 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved