Semua Tim MotoGP Bebas Modifikasi Bagian Dalam Fairing

Selasa, 28 Februari 2017 - 11:57 WIB
Semua Tim MotoGP Bebas...
Semua Tim MotoGP Bebas Modifikasi Bagian Dalam Fairing
A A A
MIES - Perdebatan soal larangan winglet di kejuaraan dunia MotoGP masih bergulir kendati sudah diketuk palu sejak musim lalu. Penyebabnya, beberapa tim coba mengakali masalah downforce dengan merombak fairing motornya.

Musim lalu, FIM memutuskan agar semua tim tidak lagi menggunakan winglet atau sayap tambahan pada motor. Alasan keamanan jadi pertimbangan yang akhirnya disetujui semua pihak.

Dihapusnya winglet membuat kendala aerodinamis motor kembali jadi pr yang mesti diselesaikan. Musim ini, beberapa tim sudah memperlihatkan terobosannya.

Yamaha jadi tim pertama yang menunjukkan cara bagaimana mengakali larangan winglet. Dengan aturan yang mengatakan 'tidak boleh ada bagian eksternal tambahan pada motor', tim Garpu Tala merombak bagian dalam fairing motornya.

Terobosan Yamaha diikuti Aprilia dan Suzuki. Artinya, tinggal Honda, Ducati dan KTM yang belum mengenalkan bagaimana cara mengatasi masalah downforce masing-masing.

Apa yang dilakukan Yamaha, Aprilia dan Suzuki lantas jadi perdebatan. Mengacu pada aturan 2017 yang mana semua bentuk fairing harus dihomologasi, apakah ide merombak bagian dalam fairing masih tetap diperbolehkan?

Peraturan FIM menyatakan: "Hanya bentuk eksternal (yang mesti diubah), kecuali kaca depan, semuanya masuk dalam definisi peraturan ini, sehingga bagian-bagian berikut ini tidak dianggap sebagai bagian dari bagian aerodinamis: kaca depan, saluran pendinginan, fairing, dan bagian lain di dalam profil eksternal dari badan mesin.

Race Director MotoGP Mike Webb mengatakan kepada Crash, bagian dalam profil eksternal bisa termasuk braket, penahan fairing, dan saluran udara. Itu semua bisa dimodifikasi, tergantung bagaimana tata letak sirkuit.

"Itu sudah sesuai dengan spesifikasi berdasarkan penyataan homologasi fairing yang ada dalam buku aturan. Itu mengatakan kami cukup melihat bentuk luar bagian fairing, sisi luar bagian tersebut," ucapnya.

"Apapun bagian dalamnya, termasuk braket, penahan fairing, saluran udara, semuanya tidak terdampak homologasi. Apapun, baik sayap, saluran udara, terbebas dari aturan. Mereka bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan. Itu bagian yang akan terus dibangun sepanjang tahun. Mereka bisa bermain-main dengan bagian dalam, tapi tidak dengan bagian luar," tutupnya.
(mir)
Berita Terkait
Peluncuran Honda Racing...
Peluncuran Honda Racing Team untuk MotoGP 2025
6 Tim MotoGP Bakal Pamer...
6 Tim MotoGP Bakal Pamer Motor MotoGP 2022, Catat Jadwalnya
Demi Gabung Tim Aprilia...
Demi Gabung Tim Aprilia di MotoGP 2023, Miguel Oliveira Tolak Tawaran GasGas Tech 3 KTM
Bos Yamaha Kaget RNF...
Bos Yamaha Kaget RNF Gabung Tim Satelit Aprilia
Marc Marquez Ungkap...
Marc Marquez Ungkap Mengapa Pembalap Ducati Lebih Bahaya dari Yamaha
Remehkan Tim, Penyebab...
Remehkan Tim, Penyebab Honda dan Yamaha Terpuruk di MotoGP
Berita Terkini
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League Kudus: Scorpion FC U-15 dan Samba Persada Women U-18 Jadi Juara
5 jam yang lalu
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
5 jam yang lalu
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026
9 jam yang lalu
Depak Brasil, FA7 Indonesia...
Depak Brasil, FA7 Indonesia Tembus Babak Final IFA7 World Championship 2026
13 jam yang lalu
Paris Mencekam, Ratusan...
Paris Mencekam, Ratusan Suporter PSG Diamankan Polisi dalam Perayaan Gelar Liga Champions
16 jam yang lalu
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp447 Miliar
20 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved