Vinales Diprediksi Jadi Saingan Berat Marquez 10 Tahun ke Depan
Jum'at, 17 Maret 2017 - 01:00 WIB
Vinales Diprediksi Jadi Saingan Berat Marquez 10 Tahun ke Depan
A
A
A
DOHA - Davide Brivio mengaku tidak meragukan sama sekali kemampuan balapan Maverick Vinales. Namun dirinya tidak menyangka jika mantan pembalapnya di Suzuki bisa dengan cepat beradaptasi dengan Yamaha.
Vinales pindah ke Yamaha setelah dua tahun menapaki karier di MotoGP bersama Suzuki. Di tim sebelumnya, rider berusia 22 tahun sukses persembahkan satu kemenangan dengan total empat kali naik podium.
Bersama Yamaha, Vinales langsung jadi bintang. Dari empat kali tes pramusim di Valencia, Malaysia, Australia dan Qatar, Ia tak terkalahkan pembalap papan atas lainnya seperti Marc Marquez, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
Hal itu yang membuat Brivio kaget. Meski sadar Vinales punya talenta hebat, dirinya tak menyangka jika pembalap asal Figueres, Spanyol, bisa dengan cepat beradaptasi di Yamaha.
"Maverick mengejutkan saya. Saya tidak meragukan kecepatannya, tapi saya tidak mengharapkan dia untuk jadi yang pertama di setiap tes. Saya terkejut seberapa cepat ia telah beradaptasi dengan Yamaha dan mampu menjadi cepat di trek dan kondisi yang berbeda," sanjung Brivio kepada GPOne, Kamis (16/3/2017).
Dengan hasil sempurna di tes pramusim, Vinales langsung masuk dalam kandidat peraih trofi MotoGP 2017. Brivio berani menjamin, jika mantan pembalapnya itu bakal jadi kandidat juara selama 10 tahun ke depan.
"Tidak pernah ada yang jadi favorit, tapi Maverick akan berada di antara mereka. Dia akan terus berjuang untuk gelar, tidak hanya tahun ini tapi selama 10 tahun berikutnya. Pertarungan antara (Marc) Marquez dan dia juga akan terjadi dalam jangka panjang," tutupnya.
Vinales pindah ke Yamaha setelah dua tahun menapaki karier di MotoGP bersama Suzuki. Di tim sebelumnya, rider berusia 22 tahun sukses persembahkan satu kemenangan dengan total empat kali naik podium.
Bersama Yamaha, Vinales langsung jadi bintang. Dari empat kali tes pramusim di Valencia, Malaysia, Australia dan Qatar, Ia tak terkalahkan pembalap papan atas lainnya seperti Marc Marquez, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
Hal itu yang membuat Brivio kaget. Meski sadar Vinales punya talenta hebat, dirinya tak menyangka jika pembalap asal Figueres, Spanyol, bisa dengan cepat beradaptasi di Yamaha.
"Maverick mengejutkan saya. Saya tidak meragukan kecepatannya, tapi saya tidak mengharapkan dia untuk jadi yang pertama di setiap tes. Saya terkejut seberapa cepat ia telah beradaptasi dengan Yamaha dan mampu menjadi cepat di trek dan kondisi yang berbeda," sanjung Brivio kepada GPOne, Kamis (16/3/2017).
Dengan hasil sempurna di tes pramusim, Vinales langsung masuk dalam kandidat peraih trofi MotoGP 2017. Brivio berani menjamin, jika mantan pembalapnya itu bakal jadi kandidat juara selama 10 tahun ke depan.
"Tidak pernah ada yang jadi favorit, tapi Maverick akan berada di antara mereka. Dia akan terus berjuang untuk gelar, tidak hanya tahun ini tapi selama 10 tahun berikutnya. Pertarungan antara (Marc) Marquez dan dia juga akan terjadi dalam jangka panjang," tutupnya.
(sbn)