Meski Gajinya Besar, Lorenzo Akui Tidak Lebih Baik Ketimbang Dovizioso

Senin, 20 Maret 2017 - 12:43 WIB
Meski Gajinya Besar,...
Meski Gajinya Besar, Lorenzo Akui Tidak Lebih Baik Ketimbang Dovizioso
A A A
DOHA - Jorge Lorenzo tak berani jamin dirinya bersinar dalam debutnya bersama Ducati. Pembalap Spanyol itu menunjuk rekan setimnya, Andrea Dovizioso, yang bisa meraih hasil positif di seri perdana MotoGP 2017.

Ducati memboyong Lorenzo dari Yamaha dengan nilai kontrak fantastis. Juara dunia MotoGP tiga kali itu dibayar sebesar 7 juta dollar atau sekitar Rp 93,1 miliar per musim.

Sayang, kocek yang dikeluarkan Ducati belum mampu terbayar sejauh ini. Selama tes pramusim yang berlangsung sejak Januari, Lorenzo masih kesulitan menunggangi Desmosedici GP17. Catatan waktunya tidak lebih baik dari Dovizioso, bahkan kalah saing dari penggantinya di Yamaha, Maverick Vinales.

Atas dasar itulah, Lorenzo enggan sesumbar bisa bersaing di seri perdana MotoGP 2017 di Qatar, Minggu (26/3/2017). Menurutnya, Dovi akan mampu meraih hasil yang lebih baik ketimbang dirinya di Sirkuit Internasional Losail.

"Mungkin Dovizioso akan lebih cepat dari saya, sejauh ini sepanjang tes dia bisa menyelesaikannya di atas saya. Saya berharap tidak seperti itu, tapi dia juga akan melakukan hal yang sama," ujar Lorenzo seperti dikutip AS.

"Itu cukup masuk akal, meski Ducati mengeluarkan uang yang banyak untuk mendatangkan saya dan saya punya koleksi juara dunia lima kali. Pengalaman Dovi bersama motor ini sudah terlalu banyak," imbuhnya.

Soal Desmosedici, tambah Lorenzo, motor ini memang sulit dikendarai. Ia mencontohkan beberapa rider lain seperti Marco Melandri dan Valentino Rossi juga sempat kesulitan menunggangi motor pabrikan Italia tersebut.

"Motor ini memang sangat sulit untuk dipahami. Stoner mengatakan, semua orang yang datang ke sini pasti kesulitan. Beberapa di antaranya seperti Hayden yang bisa mendapat beberapa lap dan Melandri serta Rossi yang sempat gagal finis,"

"Yamaha adalah kebalikannya, lebih mudah untuk membawa M1 ketimbang Moto2 atau dua setengah kalinya karena punya banyak perangkat lebih elektronik, lebih lembut dan lebih cepat. Kami coba melakukannya bersama Ducati dan pada akhirnya anda akan bisa lebih cepat di Yamaha," tutupnya.
(sha)
Berita Terkait
Meregalli Amini Keputusan...
Meregalli Amini Keputusan Yamaha Pecat Lorenzo
Ini Dua Profesi Pilihan...
Ini Dua Profesi Pilihan Jorge Lorenzo Setelah Pensiun
Lorenzo Ogah Jadi Budak...
Lorenzo Ogah Jadi Budak Lagi
Jorge Lorenzo Sarankan...
Jorge Lorenzo Sarankan Joan Mir Gabung Ducati Ketimbang Yamaha di MotoGP 2023
Jorge Martin Absen di...
Jorge Martin Absen di MotoGP Thailand 2025: Aprilia Racing Tunjuk Lorenzo Savadori!
Jorge Lorenzo Bertaruh...
Jorge Lorenzo Bertaruh Marc Marquez Bakal Jadi Momok Pembalap Lain di MotoGP 2024
Berita Terkini
Bellingham Antar Inggris...
Bellingham Antar Inggris ke Semifinal, Norwegia Tersingkir Lewat Drama Extra Time
15 menit yang lalu
Norwegia vs Inggris...
Norwegia vs Inggris Imbang 1-1: Laga Lanjut ke Extra Time
1 jam yang lalu
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
3 jam yang lalu
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
4 jam yang lalu
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
5 jam yang lalu
Rapor Merah Lionel Messi...
Rapor Merah Lionel Messi saat Jadi Algojo Penalti
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved