WBC Restui Permintaan Duel Ulang Langsung Gonzalez-Wangek
Rabu, 05 April 2017 - 22:58 WIB
WBC Restui Permintaan Duel Ulang Langsung Gonzalez-Wangek
A
A
A
MEXICO CITY - Presiden Dewan Tinju Dunia (WBC), Mauricio Sulaiman menyatakan bahwa badan tinju yang dipimpinnya merestui permintaan Teiken Promotions/K2 Promotions untuk memesan duel ulang langsung antara Roman "Chocolatito" Gonzalez vs Srisaket Sor Rungvisai alias Wisaksil Wangek.
Duel sensasional dua petinju tersebut pada 19 Maret lalu berhasil dimenangkan petinju Thailand, Wangek melalui angka mayoritas. Gonzalez pun harus gigit jari, karena petinju asal Nikaragua itu bukan hanya menerima noda pertama dalam kariernya, tapi juga harus menyerahkan mahkota kelas terbang super WBC kepada sang lawan.
"Dewan Pengatur WBC memandang bahwa karena duel yang luar biasa, yang sangat ketat dan mengingat bahwa aturan kejuaraan WBC mengenai insiden benturan kepala dengan disengaja tidak digunakan, tetapi yang paling penting, mengingat permintaan publik untuk menyaksikan sekali lagi pertandingan besar antara dua pejuang besar ini, WBC mengabulkan permohonan dengan suara bulat untuk memesan pertandingan ulang antara Sor Rungvisai dan Gonzalez," tulis Sulaiman dalam pernyataan resminya di situs WBC, Rabu (5/4).
Sementara mengenai konvensi WBC yang pernah memutuskan bahwa pemenang Gonzalez vs Wangek akan bertarung dengan Carlos Cuadras, yang berhasil mengalahkan Carlos Cuadras pada waktu yang sama, tidak akan terjadi dalam laga mereka berikutnya.
"Mengingat duel ulang Gonzalez vs Wangek tidak akan terjadi dalam waktu dekat karena masalah kesehatan dari kedua petinju, WBC tengah menyiapkan kejuaraan interim antara dua pesaing tertinggi yang tersedia, Carlos Cuadras vs Juan Francisco Estrada," bunyi di bagian lain pernyataan Sulaiman.
Dan pada akhirnya nanti, pemenang dari pertarungan Wangek vs Gonzalez dan Cuadras vs Estrada, harus saling bertemu di pertarungan berikutnya. "WBC sangat senang dengan putusan ini, yang akan memberikan serangkaian duel besar di kelas terbang super, yang sangat penting untuk tinju dan untuk petinju," pungkas Sulaiman.
Duel sensasional dua petinju tersebut pada 19 Maret lalu berhasil dimenangkan petinju Thailand, Wangek melalui angka mayoritas. Gonzalez pun harus gigit jari, karena petinju asal Nikaragua itu bukan hanya menerima noda pertama dalam kariernya, tapi juga harus menyerahkan mahkota kelas terbang super WBC kepada sang lawan.
"Dewan Pengatur WBC memandang bahwa karena duel yang luar biasa, yang sangat ketat dan mengingat bahwa aturan kejuaraan WBC mengenai insiden benturan kepala dengan disengaja tidak digunakan, tetapi yang paling penting, mengingat permintaan publik untuk menyaksikan sekali lagi pertandingan besar antara dua pejuang besar ini, WBC mengabulkan permohonan dengan suara bulat untuk memesan pertandingan ulang antara Sor Rungvisai dan Gonzalez," tulis Sulaiman dalam pernyataan resminya di situs WBC, Rabu (5/4).
Sementara mengenai konvensi WBC yang pernah memutuskan bahwa pemenang Gonzalez vs Wangek akan bertarung dengan Carlos Cuadras, yang berhasil mengalahkan Carlos Cuadras pada waktu yang sama, tidak akan terjadi dalam laga mereka berikutnya.
"Mengingat duel ulang Gonzalez vs Wangek tidak akan terjadi dalam waktu dekat karena masalah kesehatan dari kedua petinju, WBC tengah menyiapkan kejuaraan interim antara dua pesaing tertinggi yang tersedia, Carlos Cuadras vs Juan Francisco Estrada," bunyi di bagian lain pernyataan Sulaiman.
Dan pada akhirnya nanti, pemenang dari pertarungan Wangek vs Gonzalez dan Cuadras vs Estrada, harus saling bertemu di pertarungan berikutnya. "WBC sangat senang dengan putusan ini, yang akan memberikan serangkaian duel besar di kelas terbang super, yang sangat penting untuk tinju dan untuk petinju," pungkas Sulaiman.
(nug)