Bisa Saingi Vinales? Saya Penasaran dengan Rossi di Argentina
Kamis, 06 April 2017 - 18:00 WIB
Bisa Saingi Vinales? Saya Penasaran dengan Rossi di Argentina
A
A
A
BUENOS AIRES - Andrea Dovizioso di masa lalu, sekarang, dan masa depan. Stasiun televisi ternama Sky Italia, rupanya baru saja mengadakan sesi wawancara dengan pembalap tim Ducati Corse tersebut jelang keberangkatannya menuju MotoGP Argentina 2017.
Sandro Donato Grosso dari Sky Italia, bahkan rela mendatangi Desmodovi di rumahnya, di Forli. Adapun hasil wawancara eksklusif ini akan ditayangkan pada Kamis (6/4/2017) pukul 18:45 waktu setempat atau Jumat (7/4/2017) dini hari WIB di channel tv 208. Namun GPOne masih kebagian secuil informasi dari wawancara eksklusif ini sebelum ditayangkan. Berikut petikannya.
Bicara performa Anda di MotoGP Qatar 2017 dan lomba secara keseluruhan?
“(Aleix) Espargaro (Aprilia Gresini) menyelesaikan balapan hebat, saya pikir dia benar-benar oke. Tapi saya tidak akan menilai performa siapa pun di lomba MotoGP Qatar tahun ini (karena alasan cuaca yang sempat memundurkan jalannya race dan membatalkan latihan bebas 4, serta sesi kualifikasi).”
Mungkinkah bukan Aleix yang ada di atas motor Aprilia tahun ini, tetapi Anda?
“Tidak, tidak pada tahun ini.”
Mengapa, bukankah pada awal tahun lalu (2016) Anda juga jadi salah satu pembalap yang ada di bursa?
“Saya hampir saja pindah (kembali) ke Honda. Tetapi sebagian besar hal itu bergantung pada keputusan Maverick dan Suzuki.”
“Alasan saya hampir saja sepakat dengan Honda adalah bahwa, pada kenyataannya mereka ingat pekerjaan yang telah saya lakukan selama bertahun-tahun kami bersama-sama. Mereka tidak melihat usia saya saat ini yang sudah tidak lagi 21 tahun dan bertaruh pada masa depan. Itu karena mereka tahu apa yang bisa saya berikan untuk mereka.”
_di_podium_motogp_qatar_2017._(foto-istimewa).jpg)
Bagaimana dengan pesaing berat Anda di MotoGP musim ini, Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Marc Marquez, hingga Jorge Lorenzo? Apakah finis podium ketiga Rossi mengejutkan Anda?
“Saya lebih terkejut dengan hasil buruk yang dia gapai selama tes pramusim. Itu sangat aneh, karena ada perbedaan (selisih waktu) yang cukup besar antara dirinya dengan Maverick.”
“(Padahal) dia (Rossi) adalah salah satu pembalap yang ketika mengalami keadaan yang kurang bagus, dia ingin pulang ke rumah dengan mencetak waktu tercepat. Tapi saya penasaran melihat dia pada balapan berikutnya (MotoGP Argentina 2017).”
“Karena dia tampaknya tidak berada dalam kondisi yang sama seperti musim lalu. (Namun untuk itu) kita harus melihat performanya di Argentina, Texas, dan Jerez buat menilai apakah dia mampu bertarung dalam persaingan perebutan gelar juara dunia dengan Maverick.”
Soal penampilan Jonas Folger dan Johann Zarco serta daya saing motor Yamaha pada awal musim ini?
“Ya, memang benar bahwa mereka punya motor baru tahun ini, dan saya tidak tahu tentang perbedaan teknisnya. Tetapi kenyataan bahwa Jonas dan Johan begitu cepat (di MotoGP Qatar 2017), juga pada semua bagian trek dan di setiap sesi. Ini membuktikan bahwa motor Yamaha lebih seimbang, yang terbaik yang ada sekarang.”
Sandro Donato Grosso dari Sky Italia, bahkan rela mendatangi Desmodovi di rumahnya, di Forli. Adapun hasil wawancara eksklusif ini akan ditayangkan pada Kamis (6/4/2017) pukul 18:45 waktu setempat atau Jumat (7/4/2017) dini hari WIB di channel tv 208. Namun GPOne masih kebagian secuil informasi dari wawancara eksklusif ini sebelum ditayangkan. Berikut petikannya.
Bicara performa Anda di MotoGP Qatar 2017 dan lomba secara keseluruhan?
“(Aleix) Espargaro (Aprilia Gresini) menyelesaikan balapan hebat, saya pikir dia benar-benar oke. Tapi saya tidak akan menilai performa siapa pun di lomba MotoGP Qatar tahun ini (karena alasan cuaca yang sempat memundurkan jalannya race dan membatalkan latihan bebas 4, serta sesi kualifikasi).”
Mungkinkah bukan Aleix yang ada di atas motor Aprilia tahun ini, tetapi Anda?
“Tidak, tidak pada tahun ini.”
Mengapa, bukankah pada awal tahun lalu (2016) Anda juga jadi salah satu pembalap yang ada di bursa?
“Saya hampir saja pindah (kembali) ke Honda. Tetapi sebagian besar hal itu bergantung pada keputusan Maverick dan Suzuki.”
“Alasan saya hampir saja sepakat dengan Honda adalah bahwa, pada kenyataannya mereka ingat pekerjaan yang telah saya lakukan selama bertahun-tahun kami bersama-sama. Mereka tidak melihat usia saya saat ini yang sudah tidak lagi 21 tahun dan bertaruh pada masa depan. Itu karena mereka tahu apa yang bisa saya berikan untuk mereka.”
_di_podium_motogp_qatar_2017._(foto-istimewa).jpg)
Bagaimana dengan pesaing berat Anda di MotoGP musim ini, Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Marc Marquez, hingga Jorge Lorenzo? Apakah finis podium ketiga Rossi mengejutkan Anda?
“Saya lebih terkejut dengan hasil buruk yang dia gapai selama tes pramusim. Itu sangat aneh, karena ada perbedaan (selisih waktu) yang cukup besar antara dirinya dengan Maverick.”
“(Padahal) dia (Rossi) adalah salah satu pembalap yang ketika mengalami keadaan yang kurang bagus, dia ingin pulang ke rumah dengan mencetak waktu tercepat. Tapi saya penasaran melihat dia pada balapan berikutnya (MotoGP Argentina 2017).”
“Karena dia tampaknya tidak berada dalam kondisi yang sama seperti musim lalu. (Namun untuk itu) kita harus melihat performanya di Argentina, Texas, dan Jerez buat menilai apakah dia mampu bertarung dalam persaingan perebutan gelar juara dunia dengan Maverick.”
Soal penampilan Jonas Folger dan Johann Zarco serta daya saing motor Yamaha pada awal musim ini?
“Ya, memang benar bahwa mereka punya motor baru tahun ini, dan saya tidak tahu tentang perbedaan teknisnya. Tetapi kenyataan bahwa Jonas dan Johan begitu cepat (di MotoGP Qatar 2017), juga pada semua bagian trek dan di setiap sesi. Ini membuktikan bahwa motor Yamaha lebih seimbang, yang terbaik yang ada sekarang.”
(sbn)