Dengan Sistem Saat Ini, Pembalap MotoGP Tak Punya Waktu Bekerja

Sabtu, 22 April 2017 - 02:07 WIB
Dengan Sistem Saat Ini,...
Dengan Sistem Saat Ini, Pembalap MotoGP Tak Punya Waktu Bekerja
A A A
AUSTIN - Di sela-sela sesi latihan bebas MotoGP Austin 2017, Jumat (21/4), pembalap tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, mengusulkan perubahan yang dianggap penting pada format sesi latihan bebas MotoGP. Saat ini, 10 besar pembalap dari hasil kombinasi tiga sesi latihan secara otomatis lolos ke fase kedua kualifikasi (Q2), dengan sisanya bertarung memperebutkan dua posisi teratas di Q1.

Namun, Dovizioso rupanya tengah mendorong perubahan format latihan, di mana hanya hasil sesi latihan ketiga yang akan menentukan siapa saja pembalap ke Q2. Kendati menyadari sesi latihan Jumat akan berjalan membosankan, ia menambahkan format latihan saat ini membuat para pembalap menghabiskan ban dan kehabisan waktu untuk mencoba semua kompon berbeda.

Lebih lanjut, Dovizioso mengungkapkan, bahwa mayoritas pembalap dalam Komisi Keselamatan di Argentina mendukung perubahan tersebut. “Saya adalah salah satu pembalap yang percaya kami harus mengubah sistem,” ucap Dovizioso seperti dilaporkan Motorsport.

“Saya telah banyak mendorong sejak tahun lalu, tapi sejauh ini belum dipertimbangkan. Tapi di Argentina, saya kembali membahasnya, kali ini saya menemukan cukup banyak dukungan dari semua pembalap. Kami sedang mengusahakannya, tapi tidak mudah untuk mewujudkannya, dan saya tidak tahu kapan itu akan terjadi. Menurut saya, perubahan itu penting untuk dilakukan,” imbuhnya.
Andrea Dovizioso (kiri-Ducati Corse) bersama Jorge Lorenzo di sela-sela akhir pekan MotoGP Austin 2017. (Foto-Ducati Racing)
Pembalap yang telah mengoleksi 2 podium bersama Ducati di MotoGP Austin itu lalu menambahkan: “Jika kami mengubah aturan, (sesi latihan) Jumat akan menjadi membosankan dan tidak berharga. Sebaliknya, dengan sistem saat ini, Anda tidak memiliki waktu untuk bekerja, karena sebelum berakhirnya setiap sesi, Anda harus mencetak catatan waktu dan masuk 10 besar agar lolos (ke Q2).”

“Itu berarti Anda harus menggunakan ban lebih banyak, dan selalu berusaha mengetahui bahwa sebelum menyelesaikan sesi Anda harus mencetak catatan waktu. Dalam setiap sesi Anda melakukan tiga kali run (percobaan), dan jika salah satunya untuk mencetak catatan waktu, maka Anda hanya memiliki dua kali run untuk bekerja pada motor dan Anda tidak bisa mencoba semua ban,” tutup pembalap kelahiran Forli, Italia, 31 tahun yang lalu itu.
(sbn)
Berita Terkait
Mental Tempe Andrea...
Mental Tempe Andrea Dovizioso
Permintaan Maaf Andrea...
Permintaan Maaf Andrea Dovizioso
Andrea Dovizioso Terancam...
Andrea Dovizioso Terancam Nganggur pada MotoGP 2021
Manajer Beberkan Kondisi...
Manajer Beberkan Kondisi Andrea Dovizioso
Andrea Dovizioso Jajaki...
Andrea Dovizioso Jajaki Kemungkinan Kembali ke Paddock MotoGP
Andrea Dovizioso Banting...
Andrea Dovizioso Banting Setir Jadi Pengusaha Sirkuit Motocross
Berita Terkini
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
46 menit yang lalu
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
1 jam yang lalu
Hattrick Messi Lawan...
Hattrick Messi Lawan Aljazair Pecahkan Rekor Sang Raja Gol di Piala Dunia
1 jam yang lalu
FIFA Ancam Usir Suporter...
FIFA Ancam Usir Suporter Inggris dari Stadion Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Messi Menggila! Argentina...
Messi Menggila! Argentina Gilas Aljazair 3-0 di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Tak Merasakan Malam,...
Tak Merasakan Malam, Ini 7 Negara dengan Waktu Siang Terpanjang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved