4 Pelatih Ini Jadi Korban 'Kekejaman' Sepak Bola Indonesia

Selasa, 02 Mei 2017 - 12:13 WIB
4 Pelatih Ini Jadi Korban...
4 Pelatih Ini Jadi Korban 'Kekejaman' Sepak Bola Indonesia
A A A
JAKARTA - Pentas sepak bola Indonesia sudah digulirkan lagi sejak 15 April 2017 lalu. Kompetisi yang dinamakan Liga 1 ini telah melewati pekan ketiga dan sejumlah kejadian mewarnai belantika dunia sepak bola di Tanah Air.

Dari berbagai peristiwa, kasus pemecatan pelatih menjadi yang paling ramai dibicarakan. Meski baru awal musim, beberapa tim sudah mendepak pelatihnya karena deretan hasil buruk yang terus diterima. Uniknya, pelatih-pelatih yang lengser berasal dari luar negeri dan berikut Sindonews rangkum ulasannya.

1. Alfredo Vera
Pelatih yang membawa Persipura Jayapura juara di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 ini sudah dipecat sebelum laga pertama Liga 1 digulirkan. Posisinya kemudian diberikan ke Liestiadi, eks pelatih Persegres Gresik United.

Keputusan ini cukup mengejutkan sebab Vera dipecat hanya sehari sebelum Persipura menghadapi Persegres, 18 April 2017 lalu. Kabarnya lisensi kepelatihan Vera dipermasalahkan oleh PSSI. Namun hal itu dibantah Persipura dan sejauh ini belum dijelaskan secara pasti alasan pemecatan tersebut.

2. Hans-Peter Schaller

Bali United mengawali Liga 1 2017 dengan hasil buruk. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu selalu menerima kekalahan dari dua laga yang dilakoninya. Berkaca dari hasil tersebut, manajemen tim langsung memecat sang pelatih, Hans-Peter Schaller.

Sebagai gantinya, Bali United menunjuk Eko Purjianto sebagai pelatih sementara. Di tangannya, Bali United dapat memenangkan laga kontra Persela Lamongan. Tampil di Stadion Surajaya, Bali United menang 1-0 lewat gol penalti Marcos Flores.

3. Laurent Hatton

PS TNI belum pernah kalah di Liga 1 2017. Dari tiga pertandingan, mereka menang sekali dan imbang dua kali. Tapi hasil itu dianggap kurang memuaskan. Karenanya mereka memecat Laurent Hatton dan menggantinya dengan Ivan Kolev.

Sosok Kolev sendiri dikenal akrab dengan dunia sepak bola Indonesia. Sebab pria kebangsaan Bulgaria ini pernah menangani Timnas Indonesia dari 2002-2004. Selain itu Kolev sempat membesut klub-klub Tanah Air seperti Persija Jakarta (1999), Mitra Kukar (2006), Persipura Jayapura (2007) dan Sriwijaya FC (2011).

4. Timo Scheunemann

Kasus berbeda dialami Timo Scheunemann. Pelatih yang memiliki garis keturunan Jerman ini resmi mengundurkan diri dari Persiba Balikpapan. Keputusan itu ia keluarkan usai Persiba dikalahkan Arema FC, Senin (1/5/2017) kemarin.

Di Liga 1 2017, Persiba belum sekalipun merasakan kemenangan. Tim Beruang Madu kalah tiga kali dan karenanya, Timo memilih untuk angkat kaki.
(bep)
Berita Terkait
Jelang Bali United vs...
Jelang Bali United vs Persipura: Ancaman Tim Zona Merah
Klasemen Akhir Liga...
Klasemen Akhir Liga 1 2021/2022: Bali United Juara, Persipura Degradasi
Klasemen Sementara Liga...
Klasemen Sementara Liga 1 2021/2022: Bali United Gulingkan Arema FC
Jelang Bali United vs...
Jelang Bali United vs Persipura: Serdadu Tridatu Pantang Terlena
Liga 1 Bali United vs...
Liga 1 Bali United vs Persipura: Menang Meyakinkan, Serdadu Tridatu Kuasai Klasemen
Jadwal Liga 1 2021/2022...
Jadwal Liga 1 2021/2022 Pekan Ini: Persija vs Persipura, Persib vs Bali United
Berita Terkini
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
12 menit yang lalu
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
34 menit yang lalu
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
42 menit yang lalu
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
1 jam yang lalu
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
4 jam yang lalu
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved