PSM Makassar Kembali Keluhkan Kinerja Wasit Liga 1
Selasa, 16 Mei 2017 - 23:30 WIB
PSM Makassar Kembali Keluhkan Kinerja Wasit Liga 1
A
A
A
MAKASSAR - Manajemen PSM Makassar kembali melayangkan surat protes terkait kinerja wasit yang dinilai tidak maksimal selama berlangsungnya Liga 1 2017. Soalnya, banyak keputusan yang dianggap merugikan Juku Eja.
Salah satunya wasit Handri Kristanto yang memimpin duel PS TNI kontra PSM di stadion Pakansari. Banyak keputusan yang dinilai tidak maksimal, diantaranya saat pemain tuan rumah memegang bola ketika pertandingan berjalan.
Wasit juga tidak mengusir Manahati Lestusen selaku kapten PS TNI setelah memukul Marc Klok. Padahal, pada laga perdana kontra Persela Lamongan, pemain PSM Ferdinand Sinaga langsung diganjar kartu merah dan sanksi empat laga karena memukul Ivan Carlos.
Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan hari ini atau Selasa (16/5/2017) pihaknya kembali mengirimkan surat kepada operator terkait kinerja wasit pada laga sebelumnya. "Kami akan kirim surat soal kinerja wasit dan pelanggaran lainnya," katanya.
Wina sapaan akrabnya menambahkan, selain keluhan terhadap wasit, PSM juga akan membahas terjadinya pelanggaran pasal 49 poin 3, dimana warna jersey kiper tidak boleh sama dengan pemain maupun wasit.
"Tetapi, pertandingan kemarin, kiper PS TNI dan wasit memakai kostum yang sama warna, yaitu hitam," jelasnya.
Pelatih PSM Robert Alberts ikut mengomentari wasit. Dia mengaku sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit. Dan, hal ini selalu terjadi. "Saya tidak tahu lagi apakah memang saya yang bodoh dan tidak tau tentang aturan sepak bola atau bagaimana," ucapnya.
Salah satunya wasit Handri Kristanto yang memimpin duel PS TNI kontra PSM di stadion Pakansari. Banyak keputusan yang dinilai tidak maksimal, diantaranya saat pemain tuan rumah memegang bola ketika pertandingan berjalan.
Wasit juga tidak mengusir Manahati Lestusen selaku kapten PS TNI setelah memukul Marc Klok. Padahal, pada laga perdana kontra Persela Lamongan, pemain PSM Ferdinand Sinaga langsung diganjar kartu merah dan sanksi empat laga karena memukul Ivan Carlos.
Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina mengatakan hari ini atau Selasa (16/5/2017) pihaknya kembali mengirimkan surat kepada operator terkait kinerja wasit pada laga sebelumnya. "Kami akan kirim surat soal kinerja wasit dan pelanggaran lainnya," katanya.
Wina sapaan akrabnya menambahkan, selain keluhan terhadap wasit, PSM juga akan membahas terjadinya pelanggaran pasal 49 poin 3, dimana warna jersey kiper tidak boleh sama dengan pemain maupun wasit.
"Tetapi, pertandingan kemarin, kiper PS TNI dan wasit memakai kostum yang sama warna, yaitu hitam," jelasnya.
Pelatih PSM Robert Alberts ikut mengomentari wasit. Dia mengaku sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit. Dan, hal ini selalu terjadi. "Saya tidak tahu lagi apakah memang saya yang bodoh dan tidak tau tentang aturan sepak bola atau bagaimana," ucapnya.
(mir)