Pengakuan Aji, Gara-gara Dua Pemain Ini Absen, Arema Digunduli Persela
Senin, 22 Mei 2017 - 11:30 WIB
Pengakuan Aji, Gara-gara Dua Pemain Ini Absen, Arema Digunduli Persela
A
A
A
MALANG - Arema FC menelan kekalahan kedua di Liga 1 2017 setelah digunduli Persela Lamongan pada pekan ketujuh di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (21/5/2017). Pelatih Arema Aji Santoso mengaku bertanggung jawab atas kekalahan ini.
Bukan hanya skor telak 0-4 yang membuat Singo Edan terpukul. Hasil ini juga membuat Kurnia Meiga dkk terlempar ke peringkat 7 dengan 11 poin. Tertinggal lima angka dari PSM Makassar yang memuncaki klasemen.
Gelontoran gol Persela dikemas Mochamad Fahmi Al Ayyubi pada menit ke-11 dan 54. Lalu, Ivan Carlos Franca Coelho (31), dan mantan pemain Arema Samsul Arif di menit ke-74. Derita Arema juga bertambah dengan dikartumerahkannya bek Jad Noureddine pada menit ke-90. (Baca juga: Arema Hancur Lebur di Markas Persela ).
Menurut laman resmi Liga 1 (liga-indonesia.id), Aji Santoso tak menyangka timnya menelan kekalahan telak. Dia mengakui laga lontra Persela merupakan yang terburuk. "Selama saya menjadi pelatih Arema, pertandingan melawan Persela merupakan pertandingan yang paling buruk. Kami kalah 0-4 dan anak-anak bermain buruk," ungkap Aji.
Aji menyebut tanpa diperkuat duet center back Arthur Cunha dan Bagas Adi, Arema kedodoran di lini pertahanan. Kedua pemain tersebut absen akibat cedera, sedangkan pengganti keduanya, Jad Noureddine dan Junda Irawan tampil tidak percaya diri.
"Harus diakui, dengan absennya Bagas dan Arthur membuat kepercayaan diri pemain belakang sangat menurun, itu evaluasi yang menjadi penyebab kami bayak kebobolan," ujar Aji.
"Tim ini tim bagus di awal kompetisi, di pra-musim bagus (juara Piala Presiden), kali ini tren negatif terus membayangi. Terlepas dari itu, saya sangat bertanggung jawab atas hasil ini," pungkasnya.
Bukan hanya skor telak 0-4 yang membuat Singo Edan terpukul. Hasil ini juga membuat Kurnia Meiga dkk terlempar ke peringkat 7 dengan 11 poin. Tertinggal lima angka dari PSM Makassar yang memuncaki klasemen.
Gelontoran gol Persela dikemas Mochamad Fahmi Al Ayyubi pada menit ke-11 dan 54. Lalu, Ivan Carlos Franca Coelho (31), dan mantan pemain Arema Samsul Arif di menit ke-74. Derita Arema juga bertambah dengan dikartumerahkannya bek Jad Noureddine pada menit ke-90. (Baca juga: Arema Hancur Lebur di Markas Persela ).
Menurut laman resmi Liga 1 (liga-indonesia.id), Aji Santoso tak menyangka timnya menelan kekalahan telak. Dia mengakui laga lontra Persela merupakan yang terburuk. "Selama saya menjadi pelatih Arema, pertandingan melawan Persela merupakan pertandingan yang paling buruk. Kami kalah 0-4 dan anak-anak bermain buruk," ungkap Aji.
Aji menyebut tanpa diperkuat duet center back Arthur Cunha dan Bagas Adi, Arema kedodoran di lini pertahanan. Kedua pemain tersebut absen akibat cedera, sedangkan pengganti keduanya, Jad Noureddine dan Junda Irawan tampil tidak percaya diri.
"Harus diakui, dengan absennya Bagas dan Arthur membuat kepercayaan diri pemain belakang sangat menurun, itu evaluasi yang menjadi penyebab kami bayak kebobolan," ujar Aji.
"Tim ini tim bagus di awal kompetisi, di pra-musim bagus (juara Piala Presiden), kali ini tren negatif terus membayangi. Terlepas dari itu, saya sangat bertanggung jawab atas hasil ini," pungkasnya.
(sha)