Tidak Ingin Terpeleset, Robert Ogah Rotasi Skuat PSM
Kamis, 25 Mei 2017 - 19:00 WIB
Tidak Ingin Terpeleset, Robert Ogah Rotasi Skuat PSM
A
A
A
MAKASSAR - Robert Alberts enggan merotasi pemainnya saat PSM Makassar jumpa Persegres Gresik United pada partai kedelapan Liga 1 2017. Pelatih asal Belanda itu mengklaim tidak perlu mengubah skuat saat di stadion Tri Dharma, Minggu, (28/5/2017).
Robert akan tetap memboyong pemain terbaik PSM agar menang di kandang Persegres Gresik United. Angka penuh dibutuhkan supaya Juku Eja tetap mengusai klasemen Liga 1. Sebab, selisihnya dengan Persib Bandung dan Persipura Jayapura cuma tiga angka.
Jeda laga selama sepekan juga tidak dijadikan Robert alasan untuk merotasi amunisinya. Soalnya, setelah melawan Persegres Gresik United, Hamka Hamzah dkk akan menjamu Persipura Jayapura selaku juara Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
"Tidak ada rotasi pemain. Kami tidak memandang remeh suatu tim. Mereka berpeluang mengganggu tim lain. Dan, semuanya merupakan tim yang bagus," kata arsitek berusia 62 tahun itu.
Status Persegres Gresik United sebagai anggota zona degradasi karena ada di posisi 17, juga tidak dianggap Robert sebagai keuntungan buat PSM. Menurutnya tuan rumah justru lebih berbahaya karena ingin terbangun dari mimpi buruk.
Karena itulah Robert memutuskan akan membawa kekuatan terbaiknya. Terlebih, atmosfir di kamar ganti PSM sedang kondusif setelah mengalahkan Sriwijaya FC 1-0. "Karena sudah bagus di posisi sekarang, kami berusaha mengamankan angka," pungkas Robert.
Hanya saja, PSM punya sedikit kendala. Dua pemain impor Pasukan Ramang, yakni Willem Jan Pluim dan Steven Paulle dibayangi akumulasi kartu kuning. Jika menerima lagi kartu kuning, mereka dilarang tampil saat melawan Persipura Jayapura.
Robert akan tetap memboyong pemain terbaik PSM agar menang di kandang Persegres Gresik United. Angka penuh dibutuhkan supaya Juku Eja tetap mengusai klasemen Liga 1. Sebab, selisihnya dengan Persib Bandung dan Persipura Jayapura cuma tiga angka.
Jeda laga selama sepekan juga tidak dijadikan Robert alasan untuk merotasi amunisinya. Soalnya, setelah melawan Persegres Gresik United, Hamka Hamzah dkk akan menjamu Persipura Jayapura selaku juara Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
"Tidak ada rotasi pemain. Kami tidak memandang remeh suatu tim. Mereka berpeluang mengganggu tim lain. Dan, semuanya merupakan tim yang bagus," kata arsitek berusia 62 tahun itu.
Status Persegres Gresik United sebagai anggota zona degradasi karena ada di posisi 17, juga tidak dianggap Robert sebagai keuntungan buat PSM. Menurutnya tuan rumah justru lebih berbahaya karena ingin terbangun dari mimpi buruk.
Karena itulah Robert memutuskan akan membawa kekuatan terbaiknya. Terlebih, atmosfir di kamar ganti PSM sedang kondusif setelah mengalahkan Sriwijaya FC 1-0. "Karena sudah bagus di posisi sekarang, kami berusaha mengamankan angka," pungkas Robert.
Hanya saja, PSM punya sedikit kendala. Dua pemain impor Pasukan Ramang, yakni Willem Jan Pluim dan Steven Paulle dibayangi akumulasi kartu kuning. Jika menerima lagi kartu kuning, mereka dilarang tampil saat melawan Persipura Jayapura.
(mir)