Lama Tak Juara Dunia F1, Ferrari Mau Bajak Hamilton dari Mercedes?
Rabu, 19 Juli 2017 - 15:13 WIB
Lama Tak Juara Dunia F1, Ferrari Mau Bajak Hamilton dari Mercedes?
A
A
A
SILVERSTONE - Ferrari kabarnya sudah tidak sabar dengan duet Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen. Untuk F1 2018, tim pabrikan dari Italia itu bakal melepas Kimi dan coba mendatangkan Lewis Hamilton. Benarkah kabar itu?
Ya, hampir satu dekade, tim Scuderia Ferrari tak pernah lagi merasakan gelar juara dunia pembalap Formula Satu (F1). Terakhir kali, pencapaian terhormat itu dipersembahkan oleh Kimi Raikkonen pada 2007.
Setelah itu, pencapaian tertinggi tim berlambang Kuda Jingkrak tersebut di F1 hingga musim 2016, paling banter hanya finis di peringkat kedua klasemen pembalap. Atas dasar sudah lama tak merasakan gelar juara dunia, Ferrari diisukan mengganti line up pembalap mereka untuk musim 2018.
Jelang F1 GP Inggris 2017 akhir pekan lalu. Nama pembalap tim Red Bull Racing, Max Verstappen, dan Fernando Alonso (McLaren-Honda), muncul sebagai calon terkuat pengganti Raikkonen yang kontraknya berujung musim ini.
Namun petinggi tim Ferrari menyangkal isu tersebut. Justru rumor terbaru muncul selepas F1 GP Inggris 2017. Lewis Hamilton kini jadi kandidat terkuat buat menggantikan Raikkonen di tim asal Maranello, Italia itu.
_bersama_lewis_hamilton_di_f1_2017._(foto-skysports).jpg)
Uniknya, adalah Hamilton yang tengah melirik skuat Maranello untuk jangka panjang. Walaupun kontrak pembalap Inggris Raya itu baru akan habis pada akhir 2018 di tim Mercedes.
Mendengar selentingan kabar itu. Wajah bos tim Mercedes F1, Toto Wolff, langsung merah padam. Wolff, yang sebelumnya telah mengecam media soal laporan yang mengkritisi absennya Hamilton di acara F1 Live London, berkata bahwa rumor Ferrari sama sekali tidak relevan bagi dirinya atau tim Mercedes.
"Saya tidak tahu siapa yang memunculkan rumor Ferrari dan Lewis, tapi yang pasti bukan dari tim atau dia (Hamilton)," ujar Toto Wolff seperti ditulis Autosport dan Motorsport.
"Ia (Hamilton) berkata bahwa dirinya penggemar Ferrari – seperti kita semua – dan mereka adalah tim idaman semua pembalap. Itu saja,” imbuhnya.
Lebih jauh, pria asal Austria itu menjelaskan tak ada alasan bagi Hamilton untuk pindah tim, apalagi ke Ferrari: "Ia (Hamilton) berada di tempat yang sangat bagus, mengemudikan mobil yang saat ini adalah yang terkencang, dan itu adalah Mercedes.”
"Kami memiliki kontrak yang masih berlaku untuk satu setengah tahun ke depan, dan hingga saat ini kami juga memiliki tim dengan dinamika terbaik. Semua perbincangan (rumor) di luar sama sekali tidak relevan buat saya, nol," tandas Wolff.
Ya, hampir satu dekade, tim Scuderia Ferrari tak pernah lagi merasakan gelar juara dunia pembalap Formula Satu (F1). Terakhir kali, pencapaian terhormat itu dipersembahkan oleh Kimi Raikkonen pada 2007.
Setelah itu, pencapaian tertinggi tim berlambang Kuda Jingkrak tersebut di F1 hingga musim 2016, paling banter hanya finis di peringkat kedua klasemen pembalap. Atas dasar sudah lama tak merasakan gelar juara dunia, Ferrari diisukan mengganti line up pembalap mereka untuk musim 2018.
Jelang F1 GP Inggris 2017 akhir pekan lalu. Nama pembalap tim Red Bull Racing, Max Verstappen, dan Fernando Alonso (McLaren-Honda), muncul sebagai calon terkuat pengganti Raikkonen yang kontraknya berujung musim ini.
Namun petinggi tim Ferrari menyangkal isu tersebut. Justru rumor terbaru muncul selepas F1 GP Inggris 2017. Lewis Hamilton kini jadi kandidat terkuat buat menggantikan Raikkonen di tim asal Maranello, Italia itu.
_bersama_lewis_hamilton_di_f1_2017._(foto-skysports).jpg)
Uniknya, adalah Hamilton yang tengah melirik skuat Maranello untuk jangka panjang. Walaupun kontrak pembalap Inggris Raya itu baru akan habis pada akhir 2018 di tim Mercedes.
Mendengar selentingan kabar itu. Wajah bos tim Mercedes F1, Toto Wolff, langsung merah padam. Wolff, yang sebelumnya telah mengecam media soal laporan yang mengkritisi absennya Hamilton di acara F1 Live London, berkata bahwa rumor Ferrari sama sekali tidak relevan bagi dirinya atau tim Mercedes.
"Saya tidak tahu siapa yang memunculkan rumor Ferrari dan Lewis, tapi yang pasti bukan dari tim atau dia (Hamilton)," ujar Toto Wolff seperti ditulis Autosport dan Motorsport.
"Ia (Hamilton) berkata bahwa dirinya penggemar Ferrari – seperti kita semua – dan mereka adalah tim idaman semua pembalap. Itu saja,” imbuhnya.
Lebih jauh, pria asal Austria itu menjelaskan tak ada alasan bagi Hamilton untuk pindah tim, apalagi ke Ferrari: "Ia (Hamilton) berada di tempat yang sangat bagus, mengemudikan mobil yang saat ini adalah yang terkencang, dan itu adalah Mercedes.”
"Kami memiliki kontrak yang masih berlaku untuk satu setengah tahun ke depan, dan hingga saat ini kami juga memiliki tim dengan dinamika terbaik. Semua perbincangan (rumor) di luar sama sekali tidak relevan buat saya, nol," tandas Wolff.
(sbn)