Jamu Persija, Panpel Persib Diimbau Tak Jual Tiket pada Jakmania
Kamis, 20 Juli 2017 - 14:58 WIB
Jamu Persija, Panpel Persib Diimbau Tak Jual Tiket pada Jakmania
A
A
A
BANDUNG - Persib Bandung akan melakoni laga panas kontra Persija Jakarta di stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (22/7/2017). Karena itu, Polda Jabar mengimbau panpel pertandingan agar tidak menjual tiket kepada The Jakmania.
Ini dimaksudkan agar pendukung fanatik Macan Kemayoran itu tidak datang ke Kota Bandung. Tujuannya tentu untuk mencegah hal tidak diinginkan seperti tawauran antar suporter yang biasanya terjadi jika Persib dan Persija berjumpa.
"(Tiket) diberikan kepada (Bobotoh) Persib saja (Stadion) GBLA sudah penuh. Jadi tidak perlu sampai jual ke Jakarta," jelas Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Leonidas saat memimpin rapat koordinasi (rakor) pengamanan Persib versus Persija di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (20/7/2017).
Leonidas mengemukakan, The Jakmania juga disarankan untuk tidak pergi ke Bandung. Sebab rivalitas suporter dua kesebelasan ini sangat panas. Jika The Jakmania ngotot ikut bertandang dikhwatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
The Jakmania lebih baik nonton bersama di Jakarta karena laga bertajuk “El Clasico” itu disiarkan langsung di televisi. "Berdasarkan hasil evaluasi dan penyelidikan, jikaThe Jakmania ke Bandung akan sangat rawan terjadi gesekan," tambah Leonidas.
Larangan ini bukan bentuk diskriminasi. Tapi, semata untuk menjaga situasi kondusif Kota Bandung. "Kami tidak bisa larang sepenuhnya. Tapi, The Jakmania sangat disarankan untuk tidak ke Bandung karena situasi dipastikan tidak akan kondusif," tandas Leonidas.
Rakor pengamanan pertandingan Persib melawan Persija dihadiri seluruh stakeholder. Antara lain, Pamgdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra, Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charlian, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, para kapolres, kapolsek, panpel pertandingan, dan sejumlah bobotoh.
Ini dimaksudkan agar pendukung fanatik Macan Kemayoran itu tidak datang ke Kota Bandung. Tujuannya tentu untuk mencegah hal tidak diinginkan seperti tawauran antar suporter yang biasanya terjadi jika Persib dan Persija berjumpa.
"(Tiket) diberikan kepada (Bobotoh) Persib saja (Stadion) GBLA sudah penuh. Jadi tidak perlu sampai jual ke Jakarta," jelas Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol Leonidas saat memimpin rapat koordinasi (rakor) pengamanan Persib versus Persija di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (20/7/2017).
Leonidas mengemukakan, The Jakmania juga disarankan untuk tidak pergi ke Bandung. Sebab rivalitas suporter dua kesebelasan ini sangat panas. Jika The Jakmania ngotot ikut bertandang dikhwatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
The Jakmania lebih baik nonton bersama di Jakarta karena laga bertajuk “El Clasico” itu disiarkan langsung di televisi. "Berdasarkan hasil evaluasi dan penyelidikan, jikaThe Jakmania ke Bandung akan sangat rawan terjadi gesekan," tambah Leonidas.
Larangan ini bukan bentuk diskriminasi. Tapi, semata untuk menjaga situasi kondusif Kota Bandung. "Kami tidak bisa larang sepenuhnya. Tapi, The Jakmania sangat disarankan untuk tidak ke Bandung karena situasi dipastikan tidak akan kondusif," tandas Leonidas.
Rakor pengamanan pertandingan Persib melawan Persija dihadiri seluruh stakeholder. Antara lain, Pamgdam III/Siliwangi Mayjen TNI M Herindra, Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charlian, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, para kapolres, kapolsek, panpel pertandingan, dan sejumlah bobotoh.
(mir)