F1 GP Hungaria 2017: Pembaruan dan Pertaruhan Bos Baru Sauber

Kamis, 27 Juli 2017 - 16:38 WIB
F1 GP Hungaria 2017:...
F1 GP Hungaria 2017: Pembaruan dan Pertaruhan Bos Baru Sauber
A A A
HUNGARORING - Hanya menduduki peringkat kedua dari bawah di klasemen tim F1 2017 hingga paruh pertama. Tim Sauber bertekad bangkit pada paruh kedua, yang akan dimulai dari F1 GP Hungaria, Jumat-Minggu (28-30 Juli) ini.

Ya, tim Formula 1 Sauber berencana membawa pembaruan besar untuk aerodinamika mereka pada GP Hungaria yang digelar akhir pekan ini. Mereka mengalami kesulitan pada dua balapan terakhir, GP Austria dan GP Inggris.

Skuat Hinwil tersebut juga tidak membawa komponen baru meski awalnya diperkirakan siap pada balapan di Silverstone. Namun untuk F1 GP Hungaria akhir pekan ini, Sauber berencana membawa pembaruan yang diyakini merupakan yang terbesar sepanjang musim.
Marcus Ericsson dalam sebuah lomba F1 2017. (Foto-Sauber F1 Team)
Hal ini mereka lakukan untuk mengatasi defisit dari mesin Ferrari yang satu tahun lebih kuno. “Saya belum tahu pasti bagaimana pembaruannya, tapi ini seharusnya menjadi langkah yang bagus,” ujar salah satu pembalap Sauber, Marcus Ericsson, kepada Motorsport.com.

“Hungaroring adalah sirkuit di mana setiap downforce yang bisa didapat akan membantu Anda, dan tidak terlalu efisien untuk mesin. Jadi ini bisa menjadi peluang untuk kami. Jika kami mendapatkan perbaikan performa dari pembaruan tersebut, kami bisa berada dalam persaingan untuk poin,” imbuh pembalap Swedia yang belum mendapatkan poin di F1 musim 2017 itu.

Adapun pembaruan ini bertepatan dengan debut Frederic Vasseur sebagai kepala tim Sauber. Ia baru saja menggantikan Monisha Kaltenborn yang mengundurkan diri bulan lalu, sebagai bentuk tanggung jawabnya atas kemerosotan tim di F1 2017.

Perlu diketahui, tim F1 Sauber membagi pembaruan besar pertama mereka pada musim ini; di antaranya lantai baru, sidepod, deflektor, saluran rem belakang, dan elemen bodywork tambahan yang terpasang sejak GP Spanyol sampai GP Monako.

Namun pembaruan tersebut tidak memberikan perbaikan performa yang diharapkan oleh tim asal Swiss tersebut. “Semoga pembaruan selanjutnya akan bekerja sedikit lebih baik dari pembaruan sebelumnya. Karena pembaruan sebelumnya tidak benar-benar memberikan peningkatan performa yang kami harapkan,” tambah Ericsson.

“Saat mobil bekerja baik, seperti saat balapan di Silverstone, kami memiliki kecepatan yang sama dengan mobil Haas, dan Stoffel Vandoorne (Williams) tidak lebih cepat dari kami. Kami tidak terlalu buruk, saat mobil kami dapat bekerja baik,” tutup rekan setim Pascal Wehrlein itu.
(sbn)
Berita Terkait
F1 2022: Charles Leclerc...
F1 2022: Charles Leclerc Puas Penampakan F1-75 Lebih Agresif
CEO F1 Konfirmasi Melbourne...
CEO F1 Konfirmasi Melbourne Jadi Tuan Rumah F1 GP Australia hingga 2035
Apapun yang Terjadi,...
Apapun yang Terjadi, F1 2020 Tetap Digelar
Tahun Depan, Formula...
Tahun Depan, Formula 1 Pecah Rekor Seri Balapan Terbanyak dalam Semusim
F1 GP Miami 2022 Hadirkan...
F1 GP Miami 2022 Hadirkan Pantai Palsu di Tengah Sirkuit
Keren, Begini Penampakan...
Keren, Begini Penampakan Tim Balap Ferrari untuk Formula 1 2024
Berita Terkini
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Belanda di Piala Dunia 2026: De Ligt dan Frimpong Dicoret
5 jam yang lalu
Zohran Mamdani Salat...
Zohran Mamdani Salat Iduladha dengan Jubah Arsenal
5 jam yang lalu
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia Proyeksi Piala AFF 2026: Thom Haye hingga Jens Raven
9 jam yang lalu
3 Petenis Paling Berbakat...
3 Petenis Paling Berbakat di Dunia yang Tak Pernah Menjuarai Grand Slam
11 jam yang lalu
Sejarah, Crystal Palace...
Sejarah, Crystal Palace Juara UEFA Conference League
11 jam yang lalu
Crystal Palace vs Rayo...
Crystal Palace vs Rayo Vallecano di FINAL, Nonton Streaming Lewat VISION+
1 hari yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved