Rumput Markas Persela Jelek, Pelatih PSM Cemas Pemainnya Jadi Korban
Jum'at, 11 Agustus 2017 - 23:07 WIB
Rumput Markas Persela Jelek, Pelatih PSM Cemas Pemainnya Jadi Korban
A
A
A
LAMONGAN - Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts mencemaskan para pemainnya saat nanti menghadapi Persela Lamongan. Dia khawatir akan ada yang cedera karena kualitas rumput di stadion Surajaya sangat jelek.
PSM memang batal menggelar latihan di stadion berkapasitas 15.000 tempat duduk itu karena sulit menembus kemacetan. Bukan berarti, Robert tidak meninjau kondisi lapangan. Dan, ini yang membuat arsitek asal Belanda itu kecewa serta khawatir.
Robert menilai kualitas rumput begitu buruk. Tidak semuanya sama rata. Selain itu, ada sejumlah area yang tidak tertutupi rumput dan berlubang. Intinya, stadion Surajaya tidak layak menggelar pertandingan profesional selevel Liga 1.
"Kondisi lapangan ini sangat tidak layak untuk digunakan pertandingan profesional. Di area itu, rumputnya tinggi, sedangkan disebelahnya pendek. Disana juga tanahnya tidak rata," kilah Robert.
Ini membuat Robert berada dalam dilema. Kakek berusia 62 tahun itu takut para pemainnya mengalami hal yang tidak dinginkan, seperti cedera saat nanti bentrok Persela Lamongan, Sabtu (12/8/2017).
Soalnya, PSM pernah mengalami hal seperti itu, yakni saat tampil di stadion Petrokimia melawan Persegres Gresik United, Minggu (28/5/2017). Ada sejumlah lubang di lapangan. Marc Anthony Klok jadi korban karena kakinya terperosok dan akhirnya terkilir.
"Kondisi ini (rumput lapangan tidak bagus) tentu merugikan. Juga akan menggangu jalannya pertandingan. Tapi, semoga saja tidak terulang seperti di laga sebelumnya (saat melawan Gresik United)," pungkas Robert.
PSM memang batal menggelar latihan di stadion berkapasitas 15.000 tempat duduk itu karena sulit menembus kemacetan. Bukan berarti, Robert tidak meninjau kondisi lapangan. Dan, ini yang membuat arsitek asal Belanda itu kecewa serta khawatir.
Robert menilai kualitas rumput begitu buruk. Tidak semuanya sama rata. Selain itu, ada sejumlah area yang tidak tertutupi rumput dan berlubang. Intinya, stadion Surajaya tidak layak menggelar pertandingan profesional selevel Liga 1.
"Kondisi lapangan ini sangat tidak layak untuk digunakan pertandingan profesional. Di area itu, rumputnya tinggi, sedangkan disebelahnya pendek. Disana juga tanahnya tidak rata," kilah Robert.
Ini membuat Robert berada dalam dilema. Kakek berusia 62 tahun itu takut para pemainnya mengalami hal yang tidak dinginkan, seperti cedera saat nanti bentrok Persela Lamongan, Sabtu (12/8/2017).
Soalnya, PSM pernah mengalami hal seperti itu, yakni saat tampil di stadion Petrokimia melawan Persegres Gresik United, Minggu (28/5/2017). Ada sejumlah lubang di lapangan. Marc Anthony Klok jadi korban karena kakinya terperosok dan akhirnya terkilir.
"Kondisi ini (rumput lapangan tidak bagus) tentu merugikan. Juga akan menggangu jalannya pertandingan. Tapi, semoga saja tidak terulang seperti di laga sebelumnya (saat melawan Gresik United)," pungkas Robert.
(mir)