Wisaksil Wangek Dedikasikan Kemenangan buat Thailand

Minggu, 10 September 2017 - 19:27 WIB
Wisaksil Wangek Dedikasikan...
Wisaksil Wangek Dedikasikan Kemenangan buat Thailand
A A A
CARSON - Srisaket Sor Rungvisai alias Wisaksil Wangek membungkam kritik yang mengatakan bahwa kemenangannya atas Roman "Chocolatito" Gonzalez pada duel pertama Maret lalu adalah kebetulan, akibat dari tandukan kepala yang tidak disengaja dan bukan keahlian tinjunya.

Dalam duel ulang kontra Gonzalez, Wangek berhasil merobohkan mantan juara dunia empat divisi tersebut di ronde keempat. Kali ini, pertarungan berlangsung di StubHub Center di Carson, California, Amerika Serikat pada Minggu (10/9) WIB.

Sejak awal laga, Wangek dan Gonzalez sudah terlibat jual beli pukulan yang cukup sengit. Malapetaka buat Gonzalez akhirnya terjadi di ronde keempat. Saat duel berlangsung 34 detik, Wangek berhasil memukul jatuh Gonzalez. Namun, di hitungan ketujuh dari wasit, Gonzalez berdiri dan melanjutkan pertarungan.

Tidak sampai satu menit setelah KO pertama atau ketika ronde keempat menyisakan waktu 1 menit 46 detik, Gonzalez kembali jatuh di kanvas. Hook kanan keras dari petinju Thailand, Wangek membuat Gonzalez roboh di kanvas lagi, dan wasit langsung menghentikan laga.

Wangek pun berhasil mempertahankan sabuk juara dunia kelas terbang super versi WBC, yang Maret lalu dia rebut dari Gonzalez (46-2, 38KO) lewat kemenangan angka yang dinilai cukup kontroversial.

Petinju kelahiran 8 Desember 1986 ini mengatakan bahwa sebelum meraih kemenangan kedua atas Gonzalez, dia sudah berlatih keras selama empat bulan. "Saya berlatih sangat keras selama empat bulan," tegas petinju yang kini memiliki rekor tanding 44-4-1, 40KO.

"Saya bertarung untuk Thailand, dan inilah apa yang saya dedikasikan untuk pertarungan ini, Thailand. Untuk pertarungan pertama, saya hanya berlatih selama dua bulan. Untuk pertarungan ini saya berlatih selama empat bulan, saya tahu saya akan merobohkannya," tutur Wisaksil Wangek.

Sementara itu, seusai pertarungan, Gonzalez dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut. Petinju kelahiran 17 Juni 1987 ini pun gagal untuk membalas satu-satunya kekalahan dalam kariernya melawan Wangek.
(nug)
Berita Terkait
Biodata dan Agama Fernando...
Biodata dan Agama Fernando Martinez, Petinju Terkejam Kelas Bantam Junior yang Tak Terkalahkan
Akhir Era Keemasan Petinju...
Akhir Era Keemasan Petinju Kelas Bantam Junior 52,1 Kg?
Roman Gonzalez sang...
Roman Gonzalez sang Juara 4 Divisi Kejar Sejarah di Kelas Bantam
Murodjon Akhmadaliev...
Murodjon Akhmadaliev KO Ronny Rios, Perpanjang Status Raja KO
Srisaket Sor Rungvisai...
Srisaket Sor Rungvisai Mau Pulangkan Sabuk Kelas 52,2 Kg Ke Thailand
Junto Nakatani, Namanya...
Junto Nakatani, Namanya Dikenal Berkat Robohkan Andrew Moloney di Detik-detik Akhir Pertarungan
Berita Terkini
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
23 menit yang lalu
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
1 jam yang lalu
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
2 jam yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Jersey Antonela Jadi...
Jersey Antonela Jadi Jimat Keberuntungan Argentina?
5 jam yang lalu
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
6 jam yang lalu
Infografis
Karier Militer Mayjen...
Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Istimewa Raja Thailand
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved