Selain Badai Cedera, Conte Akui Salah Strategi di Laga Kontra Roma
Kamis, 19 Oktober 2017 - 10:44 WIB
Selain Badai Cedera, Conte Akui Salah Strategi di Laga Kontra Roma
A
A
A
LONDON - Chelsea gagal mengamankan poin sempurna di matchday ketiga babak penyisihan grup C Liga Champions Eropa. Menjamu AS Roma di Stamford Bridge Stadium, Kamis (19/10/2017) dini hari WIB, Chelsea dipaksa imbang 3-3.
Usai pertandingan, Antonio Conte mengaku menyesal dengan strategi yang diraiciknya. Selain itu ia juga mengeluh karena skuatnya memiliki jadwal pertandingan yang padat saat sedang dihantam badai cedera.
"Kami punya tujuh sampai delapan pemain yang cedera. Ini tentunya jadi masalah serius buat kami. Bahkan seusai pertandingan, David Luiz mengalami masalah pada betisnya. Sedangkan Bakayoko mengalami sakit di bagian adduktornya. Saya harap ini bukan masalah gawat," ucap Conte pada Sky Sports.
"Terlepas dari itu semua, kami bermain imbang melawan AS Roma yang tampil dengan sangat baik. Kami berimprovisasi di laga ini dan percayalah, itu bukan sesuatu yang saya sukai," tambahnya.
Conte yang biasanya menerapkan formasi 3-4-3, dalam laga ini mengandalkan strategi 3-5-2. David Luiz yang dikenal sebagai bek tengah, posisinya berubah menjadi gelandang bertahan. Lalu di depan, Alvaro Morata ditugaskan berduet dengan Eden Hazard.
Conte akhirnya harus menerima kenyataan pahit dari perjudiannya ini. Ia siap bertanggung jawab seandainya disalahkan oleh pemilik klub.
"Upaya yang dilakukan para pemain sudah maksimal. Saya berterima kasih pada mereka semua," ujarnya.
"Ya, kami cukup menderita di babak pertama. Keputusan mengubah sistem permainan tidak terbayar mulus. Saya bertanggung jawab atas hasil ini. Sayalah yang membuat keputusan ini termasuk menempatkan David Luiz sebagai pemain tengah. Jujur saja, strategi itu kurang berhasil," pungasknya.
Meski imbang, Chelsea tetap kokoh sebagai pemuncak klasemen grup C. The Blues memiliki tujuh poin, unggul dua angka dari Roma yang berada di peringkat dua.
Usai pertandingan, Antonio Conte mengaku menyesal dengan strategi yang diraiciknya. Selain itu ia juga mengeluh karena skuatnya memiliki jadwal pertandingan yang padat saat sedang dihantam badai cedera.
"Kami punya tujuh sampai delapan pemain yang cedera. Ini tentunya jadi masalah serius buat kami. Bahkan seusai pertandingan, David Luiz mengalami masalah pada betisnya. Sedangkan Bakayoko mengalami sakit di bagian adduktornya. Saya harap ini bukan masalah gawat," ucap Conte pada Sky Sports.
"Terlepas dari itu semua, kami bermain imbang melawan AS Roma yang tampil dengan sangat baik. Kami berimprovisasi di laga ini dan percayalah, itu bukan sesuatu yang saya sukai," tambahnya.
Conte yang biasanya menerapkan formasi 3-4-3, dalam laga ini mengandalkan strategi 3-5-2. David Luiz yang dikenal sebagai bek tengah, posisinya berubah menjadi gelandang bertahan. Lalu di depan, Alvaro Morata ditugaskan berduet dengan Eden Hazard.
Conte akhirnya harus menerima kenyataan pahit dari perjudiannya ini. Ia siap bertanggung jawab seandainya disalahkan oleh pemilik klub.
"Upaya yang dilakukan para pemain sudah maksimal. Saya berterima kasih pada mereka semua," ujarnya.
"Ya, kami cukup menderita di babak pertama. Keputusan mengubah sistem permainan tidak terbayar mulus. Saya bertanggung jawab atas hasil ini. Sayalah yang membuat keputusan ini termasuk menempatkan David Luiz sebagai pemain tengah. Jujur saja, strategi itu kurang berhasil," pungasknya.
Meski imbang, Chelsea tetap kokoh sebagai pemuncak klasemen grup C. The Blues memiliki tujuh poin, unggul dua angka dari Roma yang berada di peringkat dua.
(bep)