Presiden UEFA Ingin Kembalikan Supremasi Klub Eropa Timur

Senin, 26 Februari 2018 - 19:17 WIB
Presiden UEFA Ingin...
Presiden UEFA Ingin Kembalikan Supremasi Klub Eropa Timur
A A A
BRATISLAVA - Sejak Red Star Belgrade memenangkan kompetisi sepak bola Eropa pada 1991, belum ada lagi kesebelasan dari negara di Eropa Timur yang bersinar. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menyinggung tentang hal itu.

Dalam sebuah Kongres Tahunan UEFA di Bratislava, Slovakia, Senin (26/2/2018) Caferin menyebut dominasi klub dari Inggris, Spanyol, Jerman dan Italia di kompetisi Eropa merupakan tantangan bagi UEFA.

Lebih jauh, Ceferin menyebut sumber pendanaan klub turut berperan dalam fenomena distribusi gelar yang tidak merata. Klub yang punya modal dan dilirik investor, kata Caferin, berpeluang lebih besar memenangkan gelar.


Aleksander Ceferin mengatakan UEFA harus memiliki regulasi yang mengatur tentang kebijakan keuangan klub di Eropa. Tujuannya jelas, untuk menekan hegemoni klub-klub tajir di kompetisi Eropa.

"Kita perlu keberanian untuk memikirkan model baru, terutama untuk menciptakan keseimbangan dalam kompetisi. Salah satu tantangan terbesar dalam sepak bola, khususnya di Eropa," kata Caferin, dikutip Reuters.

"Sekalipun harus, saya akan melawan "taring dan cakar" untuk membuat kompetisi Eropa seimbang. Sekalipun itu bukan jaminan bahwa klub seperti Steaua Bucharest (Rumania) dan Red Star Belgrade (Yugoslavia, sekarang Serbia) akan kembali terukir namanya di trofi Liga Champions.

Beberapa klub seperti Zenit Saint Petersburg (Rusia) dan Dynamo Kiev (Ukraina) memang masih eksis di Liga Champions. Namun, umumnya tim-tim itu akan jadi mangsa bagi Manchester City atau Real Madrid yang didukung kemampuan finansial.

Kemampuan finansial bukan satu-satunya faktor yang membuat tim dariu Eropa Timur 'tenggelam' di Liga Champions maupun di Liga Europa. Jatah untuk meloloskan tim ke babak utama maupun play-off juga masih didominasi liga di Inggris, Spanyol, Jerman dan Italia.
(sha)
Berita Terkait
UEFA Nations League...
UEFA Nations League Jajaki Rencana Pakai Fase Gugur Model Baru
UEFA Percepat Keputusan...
UEFA Percepat Keputusan Hapus Aturan Gol Tandang
Hari Ini, UEFA Bahas...
Hari Ini, UEFA Bahas Rencana Jadwal Liga di Eropa
Hormati Pemain Muslim,...
Hormati Pemain Muslim, UEFA Haramkan Minuman Beralkohol Ada di Ruang Jumpa Pers
Penggemar Sepak Bola...
Penggemar Sepak Bola Bakal Dijadikan UEFA Kelinci Percobaan di Piala Super Eropa
Saksikan Aksi Dari Timnas...
Saksikan Aksi Dari Timnas Terkuat Di Eropa Siap Beradu Di EUFA European Qualifiers LIVE dan Ekslusif Hanya Di RCTI!
Berita Terkini
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
3 jam yang lalu
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
4 jam yang lalu
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
15 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
16 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
16 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
17 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved