Tanpa Formula Khusus, Stephens Tembus Papan Atas Dunia

Sabtu, 09 Juni 2018 - 08:58 WIB
Tanpa Formula Khusus,...
Tanpa Formula Khusus, Stephens Tembus Papan Atas Dunia
A A A
PARIS - Bukanlah suatu keberuntungan Sloane Stephens bisa kembali menembus laga terakhir turnamen grand slam. Petenis berpaspor Amerika Serikat itu tampak telah menemukan bentuk terbaik dari dirinya.

Menempati unggulan nomor 10, Stephens sukses mencapai final Prancis Terbuka 2018 dengan menantang favorit utama Simona Halep. Tahun lalu, wanita 25 tahun itu juga berhasil mengangkat trofi AS Terbuka, setelah membekuk pemain senegaranya, Madison Keys di pertandingan terakhir.

Stephens, Sabtu (9/6) malam, akan berhadapan dengan Halep di final Roland Garros. Pada masa yang sama tahun lalu, Stephens masih dalam perawatan selama 10 bulan karena operasi kaki. Dan itu membuatnya terlempar hingga ke posisi 957 dunia, Juni tahun lalu.

Hanya membutuhkan lima turnamen pasca kembali pulih, Stephens berhasil memenangkan AS Terbuka. Setelah mengawali musim ini dengan rentetan hasil yang cukup mengecewakan, Stephens mampu bangkit untuk menjuarai Miami Masters.

Stephens merasa kehidupan mendatanginya dengan cepat usai kemenangan AS Terbuka. Dia tidak memiliki rahasia khusus terkait kemampuannya, yang mengantarnya hingga berada di posisi saat ini.

"Mengumpulkan kembali dan menyatukan diri, itu saya lakukan dengan baik, dan saya mulai bermain lebih baik dan lebih baik. Sepertinya, saya perlahan mendapatkan momentum. Tidak ada formula. Tidak ada yang benar atau salah. Itu masing-masing orang sebagai individu dan melakukannya sendiri-sendiri," terangnya seperti dilansir WTA Tennis.
Berkat kemampuannya menyingkirkan Serena Williams di Australia Terbuka lima tahun lalu itu, Stephens sempat digadang-gadang bakal menjadi pengganti Serena di masa mendatang. Ya, saat usianya masih 19 tahun, Stephens sempat membuat kejutan dengan mengalahkan Serena Williams dalam perjalanannya menuju ke semifinal Australia Terbuka 2013.Dua tahun setelahnya, dia berhasil memenangkan gelar WTA pertamanya di Washington, lalu kembali ke semifinal turnamen grand slam pada tahun lalu.Tanpa ragu, Stephens berpandangan jika semakin dewasa tingkat kematangan serta pengalamannya turut naik ke level berikutnya. "Semakin tua, lebih dewasa, berada di sini untuk jangka waktu yang lama, melakukan tur dari pekan ke pekan, mempelajari diri sendiri, mempelajari rutinitas saya, mempelajari apa yang terbaik untuk saya dan apa yang tidak," papar petenis dari Florida.

Menurut Stephens, tenis merupakan olahraga individu, jadi seorang pemain harus mencari tahu untuk memastikan diri melakukan yang terbaik. "Saya pikir saya melakukannya dengan baik beberapa pekan," imbuhnya.

Stephens mengatakan lagi bahwa tidak ada formula khusus yang dilakukannya hingga mampu mengukir hasil mengagumkan di Prancis Terbuka tahun ini. Dan seperti biasanya, dia hanya mencoba bermain bagus dan kuat di tiap laga.

"Saya pikir begitu saya masuk dalam turnamen, saya cukup konsisten, itu bagus. Saya hanya mencoba untuk tetap lolos ke final dan hanya bertanding pada pertandingan terakhir," pungkas Stephens yang akan menempati lima besar dunia pasca Prancis Terbuka 2018.

Dalam menghadapi Halep, Stephens sendiri memiliki catatan yang kurang menguntungkan. Dari tujuh pertemuannya, Stephens hanya mampu membekuk Halep dua kali. Dia juga tidak pernah menang pada dua kali permainan di lapangan tanah liat dengan Halep, termasuk di babak keempat Prancis Terbuka 2014.
(nug)
Berita Terkait
Ketika Mary Pierce Guncang...
Ketika Mary Pierce Guncang Grand Slam Prancis Terbuka 2000
Kisah Li Na, Petenis...
Kisah Li Na, Petenis China Juara Grand Slam Prancis Terbuka
Tembus Putaran 3 Prancis...
Tembus Putaran 3 Prancis Terbuka 2022, Rafael Nadal Catat Sejarah di Grand Slam
Peluang Petenis Kejutan...
Peluang Petenis Kejutan di Grand Slam US Open 2020
Tiket Nonton Prancis...
Tiket Nonton Prancis Terbuka 2020 Dijual Pekan Depan
Debut Duo Juara Grand...
Debut Duo Juara Grand Slam US Open Guncang Top Speed Open
Berita Terkini
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
38 menit yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
53 menit yang lalu
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Siap Tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
1 jam yang lalu
Emil Audero Minta Timnas...
Emil Audero Minta Timnas Indonesia Tak Cepat Puas Usai Kalahkan Oman
2 jam yang lalu
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
4 jam yang lalu
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
13 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved