Ketika Google Voice Translate Jadi Primadona

Sabtu, 16 Juni 2018 - 01:16 WIB
Ketika Google Voice...
Ketika Google Voice Translate Jadi Primadona
A A A
MOSCOW - Kesiapan Rusia menggelar Piala Dunia 2018 tak perlu diragukan. Negeri Beruang Merah ini merogoh kocek sangat dalam untuk memperbaiki infrastruktur, stadion dan sarana pendukungnya. Pemerintahan Rusia pun membangun sejumlah Metro (kereta dalam tanah -red) baru demi kelancaran transportasi fans yang hadir untuk menyaksikan event akbar ini.

Namun, di balik itu ada kendala terkait bahasa. Mayoritas masyarakat Rusia tidak dapat berbahasa Inggris. Lalu apa solusinya? Wartawan yang datang ke Rusia untuk meliput Piala Dunia atau fans yang melancong ke negara ini demi mendukung tim kesayangannya ramai-ramai men-download aplikasi penerjemah suara. Di antaranya Google Voice Translate, iTranslate Translator, Voice Translator, Translate Voice serta lainnya.

Jadi, ketika butuh sesuatu atau ingin menanyakan sesuatu tinggal buka aplikasi di smartphone, klik bahasa asal dan hendak diterjemahkan ke bahasa apa, lalu tekan lambang mikrofon dan berbicara. Dengan cepat, akan terdengar translasi dari apa yang kita ingin sampaikan.

“Tidak praktis sih, cuma bagaimana lagi?,” ujar Miguel, pendukung Peru saat kesulitan untuk checked-in di hotel di kawasan Gostinichnyy Proyezd, Moskow.

Aplikasi penerjemah bahasa ini juga tidak sepenuhnya akurat. Ada beberapa kata dari bahasa asal yang tidak ditemukan di bahasa Rusia, atau sebaliknya.

“Tentu saja, itu jadi membingungkan. Tipsnya berbicara dengan kata-kata yang umum dan tidak sulit jadi aplikasi bisa menterjemahkannya secara benar. Selain itu, kita tidak bisa ngomong panjang-panjang, aplikasinya langsung tidak mau bekerja,” imbuh Miguel.

Di ajang Piala Dunia sebenarnya banyak mahasiswa yang membuka jasa sebagai penerjemah untuk fans atau wartawan. Termasuk mahasiswa dari Indonesia. Tapi, untuk mayoritas fans mereka lebih memilih voice translator dari pada menambah pengeluaran untuk membayar penerjemah.

“Ada kalanya kita sendiri, karena penerjemah tidak 24 jam bersama kita. Jadi, kami tetap memakai aplikasi ini. Bagi saya sejauh ini efektif,” tutur Khemkhaeng, wartawan Thailand.

KORAN SINDO /SINDOnews.com pun mengunduh aplikasi Google Voice Translate karena pemilik apartment di Arbat, Moscow, tidak bisa berbicara dalam bahasa Inggris. Oksana, sang landlord bahkan mengaku kerap mendapat saran agar belajar bahasa Inggris lantaran apartment miliknya laris karena berada tak jauh dari pusat kota.“Mungkin nanti saya akan belajar. Tapi, orang-orang tetap menyewa apartment ini karena lokasi yang strategis. Tak jauh dari (Stadion) Spartak atau Luzhniki,” ujarnya.
(bbk)
Berita Terkait
Memori Piala Dunia 2018...
Memori Piala Dunia 2018 Hantui Jerman Jelang Hadapi Jepang
Perbedaan Teknologi...
Perbedaan Teknologi VAR di Piala Dunia 2018 dan 2022
Daftar Lagu Resmi Piala...
Daftar Lagu Resmi Piala Dunia dari 1962 hingga 2018
Prancis Berpeluang Pertahankan...
Prancis Berpeluang Pertahankan Gelar, Giroud Kenang Piala Dunia 2018
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
Trauma Piala Dunia 2018,...
Trauma Piala Dunia 2018, Hummels Takut Jerman Gagal Lolos dari Grup
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
7 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
7 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
7 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
9 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
13 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
13 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved