Meski Hanya Menyabet Medali Perak, Riska Tetap Puas

Minggu, 02 September 2018 - 14:30 WIB
Meski Hanya Menyabet...
Meski Hanya Menyabet Medali Perak, Riska Tetap Puas
A A A
PALEMBANG - Pedayung putri Indonesia Riska Andriyani sukses menyumbangkan medali keduanya untuk kontingen Indonesia pada cabang olahraga kano/kayak sprint.

Dia menyumbangkan medali perak pada nomor kano tunggal (C1) 200 meter putri di Danau Ranau Jakabaring Sport Center, kemarin. Pedayung berusia 22 tahun itu mencatatkan waktu 49.086 detik, terpaut 0.016 detik dari Sun Mengya wakil China yang meraih medali emas.

Sementara, medali perunggu berhasil diraih atlet Uzbekistan Rakhmatova Dilnoza dengan waktu 49.282 detik. Meski hanya terbaik kedua, Riska yang sejak awal menargetkan medali emas mengaku cukup puas dengan pencapaiannya. Menurut dia, perjuangannya sangat berat lantaran atlet China dan Uzbekistan merupakan juara dunia.

Karena itu, dia tetap bersyukur hanya bisa mendapatkan medali perak. Pasalnya, ini merupakan hasil kerja kerasnya selama menjalani latihan di Purwakarta, Jawa Barat. “Saya puas dengan hasil ini. Saingan terberat adalah China karena juara dunia untuk kano perorangan jarak 200 meter ini. Kekuatan China memang susah ditebak karena timnya banyak. Yang bertanding tadi berbeda dengan atlet yang pernah saya kalahkan di Kejuaraan Dunia Jerman beberapa bulan lalu,” sebutnya.

Bagi Riska, ini merupakan perolehan medali keduanya di Asian Games 2018. Sebelumnya, dia juga menyabet medali perunggu pada nomor kano ganda (C2) 500 meter putri berduet dengan Nur Meni, Kamis (30/8).

“Puas, bersyukur, terima kasih kepada Allah sudah ngasih kekuatan. Pokoknya terima kasih,” ungkapnya. Dengan tambahan medali itu, tim kano/kayak Indonesia mengakhiri Asian Games 2018 dengan torehan tiga perak dan dua perunggu.

Sebelumnya, Indonesia berhasil mendapatkan medali perak pada nomor kano perahu naga 200 meter putri yang diperkuat oleh Monim Alvonsima, Mayache Ibo Stevani, Masripah, Shifa Garnika, Nur Karim, Kafolakari Christiana, Selvianti Devi Hidayat, Fitra Raudina, Dwijayanti Asrti, Nurbayan Fazriyah, Ramlah B, Since Lithasova Yom, dan Ririn Puji Astiti.

Selain itu, tim perahu naga Indonesia juga mempersembahkan medali perak di nomor kano tradisional boat 1.000 meter putra. Capaian itu di hasil kan 12 atlet dayung, yakni Dedi Saputra, MY Rustandi, Andri Agus Mulyana, Poliyansyah, Erwin David Monim, Marjuki, Yuda Firmansyah, Arpan, Spens Mahue Stuber, Medi Juana, MF Faturahman, dan Rio Akbar.

Adapun saat tampil pada nomor kano tradisional boat 500 meter putra, tim perahu naga putra itu hanya mampu mempersembahkan medali perunggu setelah dikalahkan Taiwan dan China yang masing-masing meraih medali emas dan perak.
(don)
Berita Terkait
Ni Made Arianti Putri...
Ni Made Arianti Putri Pecahkan Rekor dan Raih Emas Asian Para Games 2022
AiPG 2022: Para Atletik...
AiPG 2022: Para Atletik Tambah 1 Perak dan 1 Perunggu
PASI Jadikan Kejuaraan...
PASI Jadikan Kejuaraan Atletik Asia sebagai Uji Coba Asian Games
Profil Sapto Yogo Purnomo,...
Profil Sapto Yogo Purnomo, Sprinter Kontingen Indonesia di Para Atletik Asian Games 2023
Para-Atletik Target...
Para-Atletik Target Bawa Pulang 4 Medali Emas dari Asian Para Games 2022
Sapto Yogo Raih Medali...
Sapto Yogo Raih Medali Emas Perdana Indonesia di Asian Para Games 2022
Berita Terkini
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
WasitResmi Piala Dunia...
WasitResmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
2 jam yang lalu
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
3 jam yang lalu
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
5 jam yang lalu
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
13 jam yang lalu
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
14 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved