Xherdan Shaqiri dan Tiga Aktor Penting dalam Kemenangan Liverpool
Senin, 17 Desember 2018 - 15:40 WIB
Xherdan Shaqiri dan Tiga Aktor Penting dalam Kemenangan Liverpool
A
A
A
LIVERPOOL - Liverpool kembali memuncaki klasemen Liga Inggris setelah mengalahkan seteru abadi mereka, Manchester United, dengan skor 3-1. Xherdan Shaqiri menjadi man of the match usai memborong dua gol, akan tetapi ada tiga aktor lain yang menjadi pembeda.
Bermain di Stadion Anfield, Minggu (16/12/2018) malam waktu setempat, The Reds mengunci kemenangan lewat gol Sadio Mane (24') dan Xherdan Shaqiri (73', 80'). Adapun gol balasan United dicetak Jesse Lingard (33').
Menurut laporan The Guardian, setidaknya ada empat pemain Liverpool yang mengambil peran penting dalam kemenangan tersebut. Tentu saja yang pertama adalah Shaqiri si pencetak dua gol, kemudian Fabinho, Sadio Mane, dan Andy Robertson juga mendapat kredit atas penampilan cemerlang di pekan ke-17.
Ketiga pemain tersebut, oleh The Guardian, mendapat rating tertinggi selama pertandingan. Sadio Mane membuka keran gol Liverpool, Fabinho mengatur tempo di lini tengah serta membuat satu assist, sementara Robertson sukses meng-cover di sisi kiri lapangan. Berikut ulasannya;
1. Xherdan Shaqiri
![Xherdan Shaqiri dan Tiga Aktor Penting dalam Kemenangan Liverpool]()
Liverpool dalam keadaan imbang 1-1 saat Xherdan Shaqiri masuk di babak kedua tepatnya di menit ke-70 menggantikan Naby Keita. Hanya butuh tiga menit bagi Shaqiri untuk mencetak gol sekaligus membuat Liverpool kembali memimpin atas Manchester United.
Sepuluh menit sebelum waktu normal berakhir, pemain Timnas Swiss berusia 27 tahun mencetak gol keduanya sekaligus mengunci kemenangan Liverpool, 3-1. Menurut Opta, Shaqiri menjadi pemain Liverpool kedua yang berhasil mencetak lebih dari satu gol ke gawang United dalam satu pertandingan sejak Nigel Clough pada tahun 1994.
2. Sadio Mane
![Xherdan Shaqiri dan Tiga Aktor Penting dalam Kemenangan Liverpool]()
Tampil sebagai starter, Sadio Mane dianggap sebagai pemain paling menonjol dari trisula Liverpool. Mane membuat delapan peluang, serta mencetak gol pembuka ke gawang Manchester United tepatnya di menit ke-24.
Menurut The Guardian, Mane tampil paling dominan dibanding Roberto Firmino dan Mohamed Salah. Mobilitas di sisi kanan lini serang Liverpool kerap merepotkan pemain bertahan Setan Merah.
3. Fabinho
![Xherdan Shaqiri dan Tiga Aktor Penting dalam Kemenangan Liverpool]()
Sebelum pertandingan dimulai, penggemar Liverpool mempertanyakan keputusan Juergen Klopp memasang Fabinho sebagai starter. Sementara James Milner mendadak absen lalu Jordan Henderson duduk di bangku cadangan. Agaknya keputusan itu berbuah manis.
Fabinho merupakan aktor penyuplai assist saat Liverpool membuka keunggulan lewat Sadio Mane. Gelandang tengah asal Brasil mengirim umpan terobosan yang mampu dimanfaatkan menjadi gol pada menit ke-24. Bahkan hingga laga berakhir Fabinho berhasil mengatur lini tengah Liverpool dan banyak memutus aliran bola Manchester United.
4. Andrew Robertson
![Xherdan Shaqiri dan Tiga Aktor Penting dalam Kemenangan Liverpool]()
Robbo -sapaan Andrew Robertson- tidak mencetak assist ataupun gol ke gawang United. Tetapi winger 24 tahun asal Skotlandia menjadi pemain paling disorot oleh Jose Mourinho. Sebabnya satu; Robertson rajin membantu serangan ketika Liverpool memegang bola, kemudian dengan cepat ia meng-cover wilayah bertahan saat kehilangan bola.
Setelah pertandingan, Mourinho yang jarang memuji kualitas pemain lawan, secara blak-blakan bicara kualitas yang diperlihatkan Robertson. "Saya masih capek melihat Andy Robertson! Dia melakukan sprint sejauh 100 meter tiap menit, sungguh luar biasa. Seperti itulah kualitas mereka," kata Mou.
Bermain di Stadion Anfield, Minggu (16/12/2018) malam waktu setempat, The Reds mengunci kemenangan lewat gol Sadio Mane (24') dan Xherdan Shaqiri (73', 80'). Adapun gol balasan United dicetak Jesse Lingard (33').
Menurut laporan The Guardian, setidaknya ada empat pemain Liverpool yang mengambil peran penting dalam kemenangan tersebut. Tentu saja yang pertama adalah Shaqiri si pencetak dua gol, kemudian Fabinho, Sadio Mane, dan Andy Robertson juga mendapat kredit atas penampilan cemerlang di pekan ke-17.
Ketiga pemain tersebut, oleh The Guardian, mendapat rating tertinggi selama pertandingan. Sadio Mane membuka keran gol Liverpool, Fabinho mengatur tempo di lini tengah serta membuat satu assist, sementara Robertson sukses meng-cover di sisi kiri lapangan. Berikut ulasannya;
1. Xherdan Shaqiri

Liverpool dalam keadaan imbang 1-1 saat Xherdan Shaqiri masuk di babak kedua tepatnya di menit ke-70 menggantikan Naby Keita. Hanya butuh tiga menit bagi Shaqiri untuk mencetak gol sekaligus membuat Liverpool kembali memimpin atas Manchester United.
Sepuluh menit sebelum waktu normal berakhir, pemain Timnas Swiss berusia 27 tahun mencetak gol keduanya sekaligus mengunci kemenangan Liverpool, 3-1. Menurut Opta, Shaqiri menjadi pemain Liverpool kedua yang berhasil mencetak lebih dari satu gol ke gawang United dalam satu pertandingan sejak Nigel Clough pada tahun 1994.
2. Sadio Mane

Tampil sebagai starter, Sadio Mane dianggap sebagai pemain paling menonjol dari trisula Liverpool. Mane membuat delapan peluang, serta mencetak gol pembuka ke gawang Manchester United tepatnya di menit ke-24.
Menurut The Guardian, Mane tampil paling dominan dibanding Roberto Firmino dan Mohamed Salah. Mobilitas di sisi kanan lini serang Liverpool kerap merepotkan pemain bertahan Setan Merah.
3. Fabinho

Sebelum pertandingan dimulai, penggemar Liverpool mempertanyakan keputusan Juergen Klopp memasang Fabinho sebagai starter. Sementara James Milner mendadak absen lalu Jordan Henderson duduk di bangku cadangan. Agaknya keputusan itu berbuah manis.
Fabinho merupakan aktor penyuplai assist saat Liverpool membuka keunggulan lewat Sadio Mane. Gelandang tengah asal Brasil mengirim umpan terobosan yang mampu dimanfaatkan menjadi gol pada menit ke-24. Bahkan hingga laga berakhir Fabinho berhasil mengatur lini tengah Liverpool dan banyak memutus aliran bola Manchester United.
4. Andrew Robertson

Robbo -sapaan Andrew Robertson- tidak mencetak assist ataupun gol ke gawang United. Tetapi winger 24 tahun asal Skotlandia menjadi pemain paling disorot oleh Jose Mourinho. Sebabnya satu; Robertson rajin membantu serangan ketika Liverpool memegang bola, kemudian dengan cepat ia meng-cover wilayah bertahan saat kehilangan bola.
Setelah pertandingan, Mourinho yang jarang memuji kualitas pemain lawan, secara blak-blakan bicara kualitas yang diperlihatkan Robertson. "Saya masih capek melihat Andy Robertson! Dia melakukan sprint sejauh 100 meter tiap menit, sungguh luar biasa. Seperti itulah kualitas mereka," kata Mou.
(sha)