Kimi Raikkonen Tinggalkan Ferrari, Publik F1 Terpukul

Jum'at, 21 Desember 2018 - 15:31 WIB
Kimi Raikkonen Tinggalkan...
Kimi Raikkonen Tinggalkan Ferrari, Publik F1 Terpukul
A A A
LONDON - Sikap Ferrari yang mendepak Kimi Raikkonen di akhir musim ini menjadi pukulan telak publik F1. Padahal, pembalap Finlandia itu telah memberikan semuanya buat tim Kuda Jingkrak.

Seperti diketahui, Ferrari telah memutuskan tak lagi menggunakan jasa Raikkonen setelah tim mempromosikan Charles Leclerc. Nantinya Leclerc akan mendampingi Sebastian Vettel di musim 2019.

Raikkonen sendiri sudah mendapatkan tim baru. Ia akan bergabung dengan Sauber, tim di mana ia mengawali kariernya di lomba jet darat pada 2001.

Jelekkah performa Raikkonen hingga Ferrari membuangnya? Jika melihat prestasinya musim ini tak terlalu buruk. Ia berhasil meraih pole di Italia dan meraih kemenangan di Amerika Serikat. Sisi lainnya, Raikkonen adalah idola banyak penggemar.

Karenanya, bos Mercedes Toto Wolff, menganggap kepindahan Raikkonen pukulan untuk semua orang di F1.
“Kimi sudah tidak lagi di Ferrari, tim yang punya kemampuan untuk memenangi balapan. Menurut saya ini akan berdampak besar pada F1,” kata Wolff dalam sebuah sesi wawancara seperti dikutip Motorsport, Jumat (22/12/2018).

Menurut Wolff, Raikkonen punya karakter. Di zaman sekarang, yang penuh dengan ego dan ditambah ramainya media sosial, dia tetap menjadi dirinya sendiri. "Dia salah satu dari sedikit orang yang masih bisa seperti itu. Dia punya nilai-nilai sendiri dan setia dengan itu. Jadi dia adalah orang yang otentik. Itu yang dicintai para fans. Jadi, ketika Kimi sudah tidak lagi di Ferrari, itu menjadi pukulan untuk kita semua."

Beruntung pecinta F1 masih bisa melihat aksinya bersama Sauber. Namun Wolff tetap menyayangkan karena Fernando Alonso sudah tak ada lagi di lintasan. "Kita kehilangan dua pembalap dengan kepribadian yang luar biasa. Kimi dan Ferrari adalah kombinasi yang begitu menarik.”

Meski Sauber satu tingkat di bawah Ferrari, Wolff yakin sang juara dunia 2007 itu telah membuat keputusan yang tepat dengan bertahan di F1. “Kimi berkata dia ingin menikmati waktunya bersama Sauber. Tapi Sauber telah membuktikan mobil mereka terbaik di luar tim-tim unggulan,” jelas Wolff.

“Markas mereka hanya berjarak 40 menit dari rumah dia, jadi dia bisa menghabiskan waktu lebih lama di rumah. Fred (Vasseur, team principal) juga punya personel yang memiliki jiwa pembalap. Mereka juga punya hubungan kuat dengan Ferrari. Jadi apa salahnya jika dia memang menikmati pekerjaan ini?”
(bbk)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
1 jam yang lalu
Profil Ismail Elfath,...
Profil Ismail Elfath, Mantan Tukang Protes yang Jadi Wasit Duel Inggris vs Argentina
2 jam yang lalu
Tangis Mbappe dan Kutukan...
Tangis Mbappe dan Kutukan Semifinal yang Belum Berakhir
3 jam yang lalu
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
4 jam yang lalu
Inggris vs Argentina:...
Inggris vs Argentina: Rival Lama Berebut Final
5 jam yang lalu
Tembus Final, Spanyol...
Tembus Final, Spanyol Auto Juara? Begini Rekor Mengilau Matador
6 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved