Perpanjang Kontrak, Naturalisasi Anthony Klok Dipercepat

Jum'at, 18 Januari 2019 - 08:26 WIB
Perpanjang Kontrak,...
Perpanjang Kontrak, Naturalisasi Anthony Klok Dipercepat
A A A
MAKASSAR - Agresifitas tim-tim Liga 1 dalam perburuan pemain asing, membuat PSM waspada. Tak ingin gelandang andalannya dibajak, PSM Makassar bergerak cepat memagari Marc Anthony Klok dengan kontrak jangka panjang hingga 2023 mendatang.

Perpanjangan kontrak yang disodorkan PSM kepada legiun asing asal Belanda itu, bukan yang pertama. Musim lalu, tim kebanggaan Sulsel itu juga menambah durasi kerja sama pemain berusia 25 tahun itu hingga akhir 2019.

CEO PSM Munafri Arifuddin menyatakan, kontrak jangka panjang disodorkan untuk memastikan pemilik nomor punggung 10 itu aman dari incaran tim lain di Indonesia. “Kami sudah sepakat dengan Klok hingga 2023. Selain masih muda, Klok juga punya kemampuan dan sudah dibuktikan. Dia merupakan salah satu pemain penting di PSM,” ungkap pria yang akrab disapa Appi itu.

Pria berusia 43 tahun itu juga tak menampik jika perpanjangan kontrak Klok hingga lima tahun kedepan juga akan menyentuh sisi bisnis. Dengan catatan, ada klub yang bersedia menebus kontraknya bersama tim Juku Eja. “Kalau memang ada yang menawar besar, kami akan pertimbangkan. Dan juga kalau Klok sepakat, kita akan lakukan itu (jual) dalam sisi bisnis,” katanya.

Appi menambahkan, perpanjangan kontrak jangka panjang ini sekaligus untuk mempercepat proses naturalisasi Klok. Manajemen PSM juga hingga saat ini terus mengupayakan agar pemain yang masih berpaspor Belanda itu segera mendapatkan status sebagai warga negara Indonesia (WNI).

“Kita akan terus memenuhi syarat (naturalisasi) yang ada. Satu persatu rekomendasi tentu akan kita penuhi. Semoga saja cepat keluar. Kalau tidak tahun ini, mungkin tahun depan (Klok sudah jadi WNI),” tambah Appi.

Sementara itu, Klok merasa senang dengan perpanjangan kontrak ini. Dia mengaku masih betah untuk memperkuat PSM hingga lima musim kedepan. Dengan perpanjangan kerja sama ini, dia bertekad meraih prestasi tertinggi di Liga 1 musim 2019. Setelah pada musim lalu, Juku Eja hanya finis di peringkat kedua, di bawah Persija Jakarta.

“Saya ingin loyal di sini. Melanjutkan masa bakti bersama PSM dan tidak memikirkan klub manapun. Tentu dengan kontrak panjang ini, sudah menjadi penegasan jika saya setia di kota ini,” jelasnya.

Terkait naturalisasi, keinginan eks Dundee itu memang sudah jadi rahasia umum. Dia bahkan sudah berniat menjadi WNI sejak tahun pertamanya bermain di Indonesia yakni 2017. Bahkan saat proses perpanjangan kontrak, dia juga memakai jersey timnas Indonesia.

Sementara itu, manajemen PSM Makassar mengerucutkan kandidat pelatih menjadi empat nama. Meski sudah mengantongi empat nama, CEO PSM, Munafri Arifuddin mengaku tak mau terburu-buru memutuskannya. Namun dia juga tak ingin kursi kepelatihan menjadi kosong terlalu lama. “Kita sudah punya beberapa kandidat. Tidak baik juga kalau tim sudah latihan tanpa pelatih. Dalam waktu dekat ini, kita akan putuskan,” ungkapnya.

Dia menginginkan calon pengganti Robert bukan sekadar seorang pelatih tim. Melainkan bisa menjadi bapak dari semua pemain di skuad PSM. “Dia harus menjadi figur yang ekstra kuat. Dia tidak boleh memilih-milih apa yang sudah ada di tim. Serta pelatih yang memiliki kepemimpinan yang teguh,” jelasnya.

Dari keempat nama tersebut, pria berusia 43 tahun itu menyebut setiap kandidat memiliki kelebihan masing-masing. Seperti sudah merengkuh gelar juara, dan pernah menukangi sebuah tim nasional. Salah satu sosok yang muncul ialah pelatih asal Rumania, Marian Cucchiaroni Mihail.

Dia bahkan bisa dikatakan sebagai kandidat terkuat pengganti Robert. Pengalamannya di Asia Tenggara, membuat arsitek berusia 60 tahun itu memiliki nilai plus. Musim lalu, Mihail menukangi FLC Thanh Hóa, tim asal Vietnam. Klub yang didirikan pada 2009 itu bahkan tampil di AFC Cup 2018 dan satu grup dengan Bali United.

“Nama (Mihail) ada, tapi belum ditentukan. Namun kami ingin pelatih yang paham dengan kultur sepak bola di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Apalagi kita akan bermain di AFC Cup musim ini,” tuturnya.

Selain Mihail, nama Erwin van de Looi juga masuk dalam daftar calon pengganti Robert. Juru taktik berusia 46 tahun ini berasal dari Belanda. “Iya, ada dari Belanda. Tapi itu belum pasti. Jangan sampai pelatih ini cocok sama Pluim dan Klok (yang negaranya sama), tapi tidak cocok dengan pemain lain. Jadi itu yang menjadi pertimbangan kita,” urainya.
(don)
Berita Terkait
Suporter PSM Makassar...
Suporter PSM Makassar Harap Ada Solusi Terbaik Untuk Liga 1
Ewako! Begini Penampakan...
Ewako! Begini Penampakan Kemeriahan Ribuan Suporter Berpesta Rayakan PSM Juara Liga 1
Suporter Tak Yakin Liga...
Suporter Tak Yakin Liga 1 2021/2022 Berjalan 20 Agustus
Diperkuat Tiga Putra...
Diperkuat Tiga Putra Papua, Pentolan Red Gank: Bukan Hal Baru
PSM Makassar vs Persik...
PSM Makassar vs Persik Kediri: Perlebar Keunggulan
Dewa United vs PSM Makassar:...
Dewa United vs PSM Makassar: Lanjutkan Hegemoni
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
9 menit yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
17 menit yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
1 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
3 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
9 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Resmi! Shin Tae-yong...
Resmi! Shin Tae-yong Perpanjang Kontrak hingga 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved