Partai Final Tampilkan Duel Ideal Dua Petenis Papan Atas

Minggu, 27 Januari 2019 - 06:10 WIB
Partai Final Tampilkan...
Partai Final Tampilkan Duel Ideal Dua Petenis Papan Atas
A A A
MELBOURNE - Partai final Australia Terbuka 2019 menjanjikan tontonan menarik sarat gengsi. Melbourne Park bakal menjadi saksi pertarungan dua petenis papan atas, Novac Djokovic versus Rafael Nadal.

Pantas disebut final idaman lantaran rivalitas keduanya telah berlangsung sejak lama. Tercatat, Djokovic dan Nadal telah bersua 52 kali atau paling banyak dari pemain lainnya yang bertanding di era terbuka. Dalam kurun waktu tersebut, keduanya saling mengalahkan.

Djokovic unggul dengan mengoleksi 27 kemenangan, sedangkan Nadal meraih 25 kemenangan. Tak berlebihan jika Djokovic semangat menyambut pertemuan ke-53 dengan Nadal. Dia menganggap Nadal sebagai petenis yang konsisten dibentuk terbaiknya terutama sepanjang Australia Terbuka 2019 meski sempat dibekap cedera sebelum turnamen berlangsung.

Petenis asal Serbia itu yakin final kali ini akan berlangsung ketat. “Sepanjang turnamen Nadal tampil mengesankan. Saya sendiri juga belum bermain buruk dalam beberapa pertandingan. Saya pikir, final ini datang di saat tepat bagi kami berdua. Saya yakin kami akan bersenang-senang di lapangan,” kata Djokovic, dilansir atptour.com.

Djokovic optimistis mampu mengalahkan Nadal. Motivasi petenis nomor satu dunia tersebut semakin besar lantaran berpeluang memecahkan rekor sebagai peraih gelar terbanyak Australia Terbuka sepanjang sejarah. Saat ini Djokovic mengoleksi enam gelar bersama Roy Emerson dan Roger Federer.

Kematangan Djokovic terlihat saat menumbangkan wakil Prancis Lucas Pouille 6-0,6-2,6-2. Pada semifinal, Jumat (25/1), dia memenangkan 45 poin dari 53 servis dan hanya melakukan lima kesalahan. Itu melengkapi kinerja apik Djokovic yang sebelumnya mengalahkan Mitchell Krueger 6?3, 6?2, 6?2 di babak satu, Jo-Wilfried Tsonga 6–3, 7–5, 6–4 (babak kedua), Denis Shapovalov 6–3, 6–4, 4–6, 6–0 , Daniil Medvedev 6–4, 6–7(5–7), 6–2, 6–3 (babak keempat), dan Kei Nishikori 6-1,4-1 (perempat final).

“Nadal adalah pesaing terbesar dalam karier saya. Kami telah memainkan banyak pertandingan hebat. Paling diingat adalah pertarungan hampir lima jam di final Australia Terbuka 2012. Semoga, kali ini tidak akan selama itu. Saya yakin ini akan menjadi final yang bagus,” tandas Federer.

Nadal yang maju ke final kelimanya di Australia Terbuka mengatakan pencapaiannya sejauh ini telah melebihi ekspektasinya. Petenis asal Spanyol tersebut menilai bisa kembali ke performa terbaik setelah absen empat bulan merupakan sesuatu yang luar biasa.

Nadal berharap mampu melanjutkan konsistensi penampilan saat menghadapi Djokovic. Pria berusia 32 tahun itu membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menjadi petenis pertama di era terbuka (sejak April 1968) dan petenis ketiga dalam sejarah yang memenangkan masing-masing dari empat gelar kejuaraan grand slam dua kali.

“Saya harus mengadaptasi permainan dengan usia saya saat ini. Itu selalu saya lakukan sepanjang karier. Hal tersebut adalah alasan saya mampu berkompetisi di level tertinggi. Saya sangat ahli dalam melakukan servis. Saya selalu agresif dan memiliki mental kuat. Jika Anda memiliki pengetahuan yang cukup, Anda tidak akan bisa menghadapi tekanan,” tandasnya.
(don)
Berita Terkait
Lupakan Tahun ini, Nadal...
Lupakan Tahun ini, Nadal Bidik Target di Australia Terbuka 2021
Petenis Peringkat Dua...
Petenis Peringkat Dua Dunia Rafael Nadal Bahagia Real Madrid Juara LaLiga
Rafael Nadal Pecahkan...
Rafael Nadal Pecahkan Rekor Petenis Amerika Serikat
Optimistis Comeback,...
Optimistis Comeback, Rafael Nadal: Proses Rumit, tapi Saya Antusias!
Langganan Cedera dan...
Langganan Cedera dan Dimakan Usia, Nadal Disarankan Pensiun
Ingin Buat Asosiasi...
Ingin Buat Asosiasi Tenis Sendiri, Nadal : Djokovic Egois!
Berita Terkini
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
3 jam yang lalu
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
5 jam yang lalu
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
6 jam yang lalu
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
7 jam yang lalu
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved