IOC Cabut Hak AIBA Gelar Cabor Tinju di Olimpiade Tokyo 2020

Kamis, 23 Mei 2019 - 09:07 WIB
IOC Cabut Hak AIBA Gelar...
IOC Cabut Hak AIBA Gelar Cabor Tinju di Olimpiade Tokyo 2020
A A A
Komite Olimpiade Internasional (IOC) menjatuhkan sanksi terhadap Badan Tinju Amatir Internasional (AIBA) berupa penangguhan hak sebagai penyelenggara cabang olahraga (cabor) tinju di Olimpiade Tokyo 2020. Rekomendasi IOC itu dikeluarkan sebagai respons atas penyelidikan selama enam bulan atas terungkapnya skandal keuangan, organisasi dan standar wasit yang menerpa AIBA.

Presiden IOC Thomas Bach mengungkapkan keputusan menangguhkan hak AIBA dalam menyelenggarakan pertandingan tinju di Olimpiade 2020 itu sudah sesuai aturan. ’’Keputusan ini kami ambil demi kepentingan atlet dan olahraga tinju,’’kata Bach. ’’Kami ingin meyakinkan, atlet bisa melanjutkan mimpinya bertanding di Olimpiade. Sementara di waktu yang sama, AIBA harus mengikuti prosedur penyelidikan tersebut,’’lanjutnya.

Keputusan menjatuhkan sanksi terhadap AIBA merupakan wewenang bagi IOC untuk menjamin keadilan bagi semua petinju yang bertarung di Olimpiade Tokyo. ’’Ini kabar baik (bagi petinju) karena sekarang mereka akan tahu cabang olahraga tinju tetap digelar di Tokyo. Dan, mereka akan tahu cabang olahraga tinju akan berjalan fair serta menjamin para petinju memiliki peluang sama untuk menang,’’paparnya.

Rekomendasi IOC untuk menangguhkan keterlibatan AIBA dalam penyelenggaraan cabor tinju seiring terungkapnya skandal di Olimpiade Rio 2016. Ketika itu, 36 ofisial dan wasit dihukum atas kasus suap pengaturan pertarungan.

Rekomendasi sanksi IOC terhadap AIBA tersebut akan dibicarakan dalam sidang anggota pada 24-26 Juni mendatang di Lausanne, Swiss. IOC akan memutuskan status AIBA selanjutnya setelah Olimpiade Tokyo 2020. AIBA juga diberikan kesempatan untuk naik banding atas semua keputusan IOC dalam Pengadilan Arbitrase Olahraga di Swiss.

Sebelumnya, Presiden AIBA Gafur Rahimov sudah mengundurkan diri dari jabatannya sejak Maret lalu. Dia mundur setelah dihukum oleh Departemen Keuangan Amerika Serikat atas tuduhan memberikan bantuan terhadap organisasi kriminal.
(aww)
Berita Terkait
Transmisi via Hubungan...
Transmisi via Hubungan Badan Bukan Doping, Petinju Wanita Olimpiade AS Bebas Tampil
Sopir Taksi Cantik Rebut...
Sopir Taksi Cantik Rebut Medali Emas Tinju Olimpiade Tokyo 2020
Viral! Tinju Seekor...
Viral! Tinju Seekor Kuda, Pelatih Jerman Diusir dari Olimpiade Tokyo 2020
Klaim Panitia Olimpiade...
Klaim Panitia Olimpiade Tokyo 2020, Semua Venue Bebas Virus
Resmi Dimulai, Hitung...
Resmi Dimulai, Hitung Mundur Olimpiade Tokyo 2020
Presiden IOC Thomas...
Presiden IOC Thomas Bach Yakin Olimpiade Tokyo Berjalan Sukses
Berita Terkini
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
2 jam yang lalu
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
2 jam yang lalu
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
3 jam yang lalu
7 Fakta Menarik Hari...
7 Fakta Menarik Hari Pertama Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah hingga Rekor Bersejarah Meksiko
3 jam yang lalu
Comeback Dramatis, Korea...
Comeback Dramatis, Korea Selatan Tekuk Republik Ceko 2-1
3 jam yang lalu
Kontroversi Wilton Sampaio:...
Kontroversi Wilton Sampaio: Wasit Brasil yang Keluarkan 3 Kartu Merah
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kontroversi yang Terjadi...
7 Kontroversi yang Terjadi di Olimpiade Paris 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved