Enggak Sadar Dovi Jadi Korban, Quartararo Minta Maaf
Senin, 26 Agustus 2019 - 18:00 WIB
Enggak Sadar Dovi Jadi Korban, Quartararo Minta Maaf
A
A
A
SILVERSTONE - Fabio Quartararo tak mampu menyembunyikan kekecewaannya setelah ia gagal menyelesaikan balapan seri 12 di Grand Prix Inggris, Minggu (25/8) malam WIB. Yang lebih menyakitkan lagi adalah ia membawa Andrea Dovizioso dalam kecelakaan ini.
Sejak lampu start menyala. Quartararo mencoba untuk memacu kecepatan motornya sekencang mungkin untuk mendapatkan posisi ideal di barisan terdepan. Namun, ia terganggu dengan Alex Rins yang berada di depannya sehingga ia terpaksa memutar throttle sedikit terlalu agresif.
"Rins menyusul saya di tikungan pertama dan saya melihat bahwa ban belakangnya. Lalu saya memutar throttle sedikit terlalu agresif agar tidak masuk. Sayangnya, roda belakang tidak bekerja dengan baik," jelas Quartararo dikutip dari Speedweek, Senin (26/8).
Akibatnya, Quartararo kehilangan keseimbangan pada motor M1 dan membuatnya tergelincir ke pinggir lintasan. Disaat bersamaan, Andrea Dovizioso muncul dari belakang dengan kecepatan tinggi. Runner up MotoGP musim lalu itu tak mampu mengendalikan Desmosedici GP19, dan ia pun menghantam tunggangan pembalap Petronas Yamaha.
Quartararo dan Dovi terseret ke pinggir lintasan. Anehnya, pembalap asal Prancis tidak menyadari bahwa Dovi telah menjadi korban kecelakaan dari kebodohan yang dilakukannya tersebut.
"Dia (Dovi) tidak menyentuh saya ketika dia naik ke motor saya. Baru ketika saya bangun dan melihatnya berbaring di sana saya menyadari bahwa saya benar-benar membawanya pergi. Itu adalah kecelakaan balapan klasik," kata Quartararo.
"Saya minta maaf untuk Dovi dan saya harap dia baik-baik saja. Tentu saja, saya akan meminta maaf kepadanya karena telah melakukan kesalahan. Tetapi itu juga nasib buruk. Saya beruntung tidak merusak apa pun. Saya harap Dovi bisa mengemudi di Misano lagi," harap Quartararo.
Sejak lampu start menyala. Quartararo mencoba untuk memacu kecepatan motornya sekencang mungkin untuk mendapatkan posisi ideal di barisan terdepan. Namun, ia terganggu dengan Alex Rins yang berada di depannya sehingga ia terpaksa memutar throttle sedikit terlalu agresif.
"Rins menyusul saya di tikungan pertama dan saya melihat bahwa ban belakangnya. Lalu saya memutar throttle sedikit terlalu agresif agar tidak masuk. Sayangnya, roda belakang tidak bekerja dengan baik," jelas Quartararo dikutip dari Speedweek, Senin (26/8).
Akibatnya, Quartararo kehilangan keseimbangan pada motor M1 dan membuatnya tergelincir ke pinggir lintasan. Disaat bersamaan, Andrea Dovizioso muncul dari belakang dengan kecepatan tinggi. Runner up MotoGP musim lalu itu tak mampu mengendalikan Desmosedici GP19, dan ia pun menghantam tunggangan pembalap Petronas Yamaha.
Quartararo dan Dovi terseret ke pinggir lintasan. Anehnya, pembalap asal Prancis tidak menyadari bahwa Dovi telah menjadi korban kecelakaan dari kebodohan yang dilakukannya tersebut.
"Dia (Dovi) tidak menyentuh saya ketika dia naik ke motor saya. Baru ketika saya bangun dan melihatnya berbaring di sana saya menyadari bahwa saya benar-benar membawanya pergi. Itu adalah kecelakaan balapan klasik," kata Quartararo.
"Saya minta maaf untuk Dovi dan saya harap dia baik-baik saja. Tentu saja, saya akan meminta maaf kepadanya karena telah melakukan kesalahan. Tetapi itu juga nasib buruk. Saya beruntung tidak merusak apa pun. Saya harap Dovi bisa mengemudi di Misano lagi," harap Quartararo.
(sha)