Aroma Tak Sedap Dibalik Penunjukkan Mourinho Sebagai Pelatih Tottenham

Jum'at, 22 November 2019 - 07:51 WIB
Aroma Tak Sedap Dibalik...
Aroma Tak Sedap Dibalik Penunjukkan Mourinho Sebagai Pelatih Tottenham
A A A
PARIS - Ditunjuknya Jose Mourinho sebagai pelatih baru Tottenham Hotspur ternyata menyisakan aroma tak sedap. Mourinho dituding melakukan berbagai macam cara untuk bisa menjadi juru taktik Spurs.

Adalah pelatih Lille, Christophe Galtier yang membongkar tindakan Mourinho yang dianggap tidak pantas dilakukan pelatih profesional. Apa yang sebenarnya terjadi hingga Galtier merasa tidak senang dengan pengangkatan Mourinho sebagai pengganti Mauricio Pochettino itu? (Baca juga : Tottenham Hotspur Resmi Tunjuk Jose Mourinho Jadi Pelatih Baru )

Seperti dilaporkan Sportskeeda, Jumat (22/11/2019), menurut Galtier, Mourinho membajak dua asistennya di Lille. Nuno Santos dan Joao Sacramento dikabarkan langsung digaet Mourinho begitu manajemen Si Lili Putih telah sepakat mengontrak The Special One itu. Tak sampai di situ, kabarnya pula mantan pelatih Real Madrid dan Manchester United itu juga ingin memboyong Luis Campos yang saat ini masih menjadi Direktur Olahrga Lille.

Galtier tidak menyalahkan staf kepelatihannya untuk mengambil posisi baru. Namun dia menegaskan tidak senang dengan cara Mourinho melakukan hal tersebut. "Setiap orang memiliki cara mereka sendiri dalam melakukan sesuatu. Sangat berkelas, toh, sangat berkelas untuk bertindak seperti itu," sindir Galtier.

"Saya marah? Waktunya tidak tepat. Ada cara untuk melakukan banyak hal. Bagaimanapun, yang penting saya setuju dengan keputusan presiden (Gerard Lopez). Presiden saya dan Luis Campos tidak dapat melakukan apa pun untuk menjaga dua orang yang tidak dapat bertahan dalam proyek ini. Kami tidak berada di dunia Care Bears (karakter kartun)."

Galtier mengetahui kalau Santos dan Sacramento telah menjadi asisten Mourinho itu setelah ditelepon Presiden Lille. "Dia memberi tahu saya tentang situasinya. Saya tidak melihat apa pun yang terjadi. Kami sedang mempersiapkan secara normal untuk pertandingan di Paris (melawan PSG)."

"Dia menjelaskannya kepada saya, dan saya mengerti. Saya akan melakukan hal yang sama. Jika staf ingin pergi ke proyek lain, dibutuhkan begitu banyak investasi sehingga jika kepala Anda 10 persen di tempat lain, Anda pasti akan gagal."

Galtier tentu tidak berharap Campos mengikuti mantan staf kepelatihannya ke Spurs. "Luis 200 persen diinvestasikan dalam proyek di Lille dan saya tidak melihat keinginannya untuk mencari tempat baru."
(bbk)
Berita Terkait
Final Kesembilan Tottenham...
Final Kesembilan Tottenham Hotspur
Dipecat Tottenham Hotspur,...
Dipecat Tottenham Hotspur, Begini Rapor Merah Jose Mourinho
Bukan Jose Mourinho...
Bukan Jose Mourinho jika Peduli Kritikan
Cetak Rekor 200 Kemenangan,...
Cetak Rekor 200 Kemenangan, Jose Mourinho : Saya Beruntung
Susunan Pemain Tottenham...
Susunan Pemain Tottenham Hotspur vs Leicester City
Jose Mourinho Dipecat...
Jose Mourinho Dipecat Tottenham Hotspur
Berita Terkini
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
17 menit yang lalu
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
4 jam yang lalu
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
5 jam yang lalu
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved