Unai Emery Bayar Mahal Keterpurukan Arsenal

Jum'at, 29 November 2019 - 22:10 WIB
Unai Emery Bayar Mahal...
Unai Emery Bayar Mahal Keterpurukan Arsenal
A A A
LONDON - Unai Emery mungkin tidak akan menduga kariernya di Liga Primer bersama Arsenal bakal berakhir sangat cepat. Datang dengan prestasi cukup mentereng, pelatih asal Spanyol itu harus merasakan pahitnya pemecatan.

(Baca Juga: Arsenal Resmi Pecat Unai Emery )

Emery resmi direkrut Arsenal menggantikan Arsene Wenger pada 23 Mei 2018 dengan ekspektasi sangat tinggi. Dengan torehan cukup bagus, pelatih berusia 48 tahun itu diharapkan dapat membantu memulihkan reputasi The Gunners.

Tingginya harapan itu bukan tanpa sebab. Emery punya pengalaman cukup tinggi lantaran sudah bertugas di sisi lapangan sejak 2004 dan menukangi hingga enam klub. Terlebih, mantan gelandang Real Sociedad tersebut juga berhasil meraih 10 gelar bergengsi.

Ketika membesut Sevilla, dia sukses menjuarai Liga Europa hingga tiga kali secara beruntun, yakni pada 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016. Hegemoni itu bisa dilanjutkan Emery ketika dipercaya untuk mengangani Paris Saint Germain (PSG) pada 28 Juni 2016.

Selama melatih PSG, Emery mendulang tujuh trofi, termasuk satu gelar Ligue 1 pada 2017/2018. Sayangnya, rekor itu terhenti ketika dia hijrah ke Emirates Stadium. Bukannya prestasi bagus yang diraih, dia malah gagal memenuhi ekpektasi.

Pada edisi 2018/2019 yang merupakan debut musimnya, Emery hanya bisa membawa Arsenal finish di posisi kelima. Kegagalan serupa terjadi di kompetisi lain, seperti terhenti di putaran empat Piala FA dan hanya sampai perempat final Piala Liga (Carabao Cup).

Peluang meraih gelar sempat muncul lantaran Arsenal melaju ke final Liga Europa. Sayang, Meriam London urung berpesta lantaran kalah 1-4 dari Chelsea. Sialnya lagi, peruntungan klub London Utara itu juga belum membaik di musim 2019/2020.

Walau sudah menghabiskan hingga 137 juta poundsterling untuk membeli lima pemain pada bursa transfer musim panas lalu, prestasi Arsenal jauh dari memuaskan. Di Liga Primer, mereka terdampar di posisi delapan lantaran baru mencatat empat menang, enam imbang dan tiga kalah.

Tidak hanya itu, setelah dikalahkan Eintracht Frankfurt 1-2 pada laga kelima penyisihan Grup F Liga Europa, Arsenal telah melewati tujuh pertandingan beruntun disemua kompetisi tanpa kemenangan. Hal yang tentunya tidak dinginkan petinggi Arsenal.

Statistik Emery L M I K %
Lorca Deportiva 70 34 16 20 48.6Almería 84 39 20 25 46.4
Valencia 220 107 58 55 48.6
Spartak Moscow 26 12 4 10 46.2
Sevilla 205 106 43 56 51.7
PSG 114 87 15 12 76.3
Arsenal 78 43 16 19 55.1Ket: L= Laga, M=Menang, I=Imbang, K=Kalah, %=Persentase kemenangan
(mir)
Berita Terkait
Wenger Berharap Mikel...
Wenger Berharap Mikel Arteta Bisa Kembalikan Budaya Arsenal
Mengenang Jose Antonio...
Mengenang Jose Antonio Reyes, Penggawa Invincibles Arsenal 1 Dasawarsa Lalu
Tekuk Tottenham Hotspur,...
Tekuk Tottenham Hotspur, Arsenal Makin Berjaya di Puncak Klasemen
Orlando City vs Arsenal:...
Orlando City vs Arsenal: The Gunners Petik 4 Kemenangan Beruntun Usai Tekuk The Lions
Mikel Arteta Harap Aubameyang...
Mikel Arteta Harap Aubameyang Perpanjang Kontrak di Arsenal
Arsenal Curi Poin Penuh...
Arsenal Curi Poin Penuh dari Markas Chelsea
Berita Terkini
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
4 jam yang lalu
Shin Tae-yong Resmi...
Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta
6 jam yang lalu
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
7 jam yang lalu
Team RSTelkomsel 5G...
Team RSTelkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
7 jam yang lalu
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
9 jam yang lalu
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji CobaDenmark vs Ukraina
10 jam yang lalu
Infografis
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved