Mourinho Tak Pernah Iri dengan Man City dan Liverpool

Selasa, 14 Januari 2020 - 12:30 WIB
Mourinho Tak Pernah...
Mourinho Tak Pernah Iri dengan Man City dan Liverpool
A A A
LONDON - Jose Mourinho mengaku tak pernah iri dengan materi pemain yang dimiliki Manchester City dan Liverpool. Mourinho merasa pekerjaan yang diembannya berbeda dengan koleganya, Pep Guardiola dan Juergen Klopp.

Prestasi City dan Liverpool jelas bebeda dengan Tottenham Hotspur yang kini ditukangi Mourinho. The Citizens kini masih menjadi pemegang gelar juara Liga Primer Inggris. Ada pun The Reds di musim ini berpeluang menjadi kampiun di dalam negeri setelah menduduki posisi puncak klasemen dan berjarak 14 poin dari City yang ada di posisi kedua.

Mourinho yang didapuk menjadi pelatih kepala Spurs pada November lalu masih berjuang mengangkat pamor tim setelah masih berkutat di urutan kedelapan. Tetapi pelatih Portugal itu mengatakan mereka tidak dapat dibandingkan dengan City dan Liverpool.

"Kami tidak bisa memiliki pasukan seperti beberapa tim lain. Ini bukan kami," kata Mourinho dikutip Sky Sports, Selasa (14/1/2020).

"Saya menonton Man City (melawan Aston Villa) dan saya melihat di bangku cadangan ada (Raheem) Sterling, Bernardo Silva, (Ilkay) Gundogan, (Nicolas) Otamendi. Anda tahu?" lanjutnya.

"Liverpool, Anda melihat tim, Anda melihat bangku cadangan. Dan di deretan pemain yang cedera ada (Joel) Matip, (Dejan) Lovren, (Naby) Keita dan Fabinho. Saya tidak cemburu. Saya punya pekerjaan luar biasa, tetapi mereka pekerjaan yang berbeda. Ini klub yang berbeda."

Mourinho menegaskan pekerjannya sekarang di Tottenham adalah yang paling sulit sejak di Porto, di mana dia mengambil alih pada awal 2002. Mantan bos Real Madrid, Inter dan Chelsea mengatakan harus mengatur ulang Tottenham seperti yang pernah dilakukan di Porto.

"Ini adalah kedua kalinya saya mendapatkan tim di pertengahan musim, hanya yang kedua kalinya. Pertama kali juga tidak mudah karena itu adalah akhir dari sebuah tim, akhir dari sebuah era. Itu adalah era tanpa gelar. Porto tidak menang tetapi itu adalah akhir. Saya tidak ingin mengatakan satu generasi tetapi itu adalah akhir sebuah tim di akhir musim."

"Dua belas pemain keluar, dua belas pemain masuk, mulai semuanya dari awal. Lupakan hal-hal baik di masa lalu, lupakan hal-hal buruk di masa lalu dan mari kita bangun dari yang baru. Itulah pengalaman saya di Porto yang datang di pertengahan musim."
(bbk)
Berita Terkait
Jose Mourinho Dipecat...
Jose Mourinho Dipecat Tottenham Hotspur
The Special One Kehilangan...
The Special One Kehilangan Sentuhan Emas di Tottenham
Final Kesembilan Tottenham...
Final Kesembilan Tottenham Hotspur
Mourinho Terciduk Datangi...
Mourinho Terciduk Datangi Rumah Selingkuhan Usai Bawa Spurs Menang
Tottenham Hotspur Menang,...
Tottenham Hotspur Menang, Jose Mourinho pun Senang
Mourinho Konfirmasi...
Mourinho Konfirmasi Skuad Tottenham Hotspur Kembali Lengkap
Berita Terkini
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
31 menit yang lalu
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
45 menit yang lalu
Ole Romeny Bawa Timnas...
Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Unggul Cepat atas Mozambik
1 jam yang lalu
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik: Marselino dan Ole Romeny Ujung Tombak
2 jam yang lalu
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
2 jam yang lalu
Timnas Iran Pakai Pin...
Timnas Iran Pakai Pin 168 di Piala Dunia 2026, Simbol Korban Tewas Serangan Udara di Minab
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved