Volunteer Olimpiade Tokyo Batal Training akibat Virus Corona
Senin, 24 Februari 2020 - 02:01 WIB
Volunteer Olimpiade Tokyo Batal Training akibat Virus Corona
A
A
A
TOKYO - Dampak penyebaran virus corona masih terus dirasakan dunia olahraga. Salah satunya pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 batal menggelar training alias pelatihan untuk para relawan (volunteer).
Sebanyak 80 ribu volunteer sebetulnya sudah menjalani training tahap pertama di 13 lokasi di 11 prefektur di Jepang pada Oktober 2019 lalu. Namun, training tahap berikutnya yang dijadwalkan berlangsung bulan ini terpaksa batal.
Pembatalan tersebut terpaksa terjadi setelah wabah virus corona menyebar di sejumlah negara, termasuk di Jepang. Pihak penyelenggara belum menentukan jadwal baru terkait agenda latihan para volunteer.
"Sebagai bagian dari upaya untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona baru, kami memutuskan untuk menunda pelatihan," demikian pernyataan Tokyo 2020.
Volunteer merupakan element penting dalam kesuksesan event olahraga multi-event. Mereka akan ditempatkan di berbagai lokasi, seperti bandara, terminal, hotel atlet, hingga di venue kompetisi.
Para relawan bertugas memberikan informasi serta memecahkan berbagai masalah yang mungkin ditemui oleh atlet, penonton, dan jurnalis peliput event tersebut.
Sebanyak 80 ribu volunteer sebetulnya sudah menjalani training tahap pertama di 13 lokasi di 11 prefektur di Jepang pada Oktober 2019 lalu. Namun, training tahap berikutnya yang dijadwalkan berlangsung bulan ini terpaksa batal.
Pembatalan tersebut terpaksa terjadi setelah wabah virus corona menyebar di sejumlah negara, termasuk di Jepang. Pihak penyelenggara belum menentukan jadwal baru terkait agenda latihan para volunteer.
"Sebagai bagian dari upaya untuk mencegah penyebaran infeksi virus corona baru, kami memutuskan untuk menunda pelatihan," demikian pernyataan Tokyo 2020.
Volunteer merupakan element penting dalam kesuksesan event olahraga multi-event. Mereka akan ditempatkan di berbagai lokasi, seperti bandara, terminal, hotel atlet, hingga di venue kompetisi.
Para relawan bertugas memberikan informasi serta memecahkan berbagai masalah yang mungkin ditemui oleh atlet, penonton, dan jurnalis peliput event tersebut.
(bbk)