Cegah Barcelona Cetak Gol Selama Dua El Clasico Beruntun, Courtois Ukir Sejarah
Senin, 02 Maret 2020 - 17:05 WIB
Cegah Barcelona Cetak Gol Selama Dua El Clasico Beruntun, Courtois Ukir Sejarah
A
A
A
MADRID - Sukses Real Madrid mengalahkan Barcelona dua gol tanpa balas pada lanjutan La Liga di Santiago Bernabeu menjadi momen penting bagi Thibaut Courtois. Pasalnya, kiper asal Belgia itu bisa memulihkan reputasinya.
Sebelum melawan Barcelona, Courtois sempat mendapat sorotan publik. Dia diragukan akan mampu mencegah El Azulgrana mencetak gol. Sebab, selama empat laga sebelumnya disemua kompetisi, gawangnya terus kebobolan.
Tiga diantaranya terjadi di La Liga, yakni saat menundukan Osasuna 4-1, ditahan Celta Vigo 2-2 dan dipermalukan Levante 0-1. Satu partai lagi ketika menjamu Manchester City (Man City) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berakhir kekalahan 1-2.
Tapi, keraguan itu bisa dipatahkannya dengan membantu Madrid meraih kemenangan clean sheet atas Barcelona. Berkat jasanya, Los Blancos bisa memuncaki lagi klasemen sementara La Liga dan menyudahi catatan buruk di El Clasico selama tiga tahun belakangan.
Baru kali itu lagi armada Zinedine Zidane menundukan Barcelona setelah tujuh pertemuan sebelumnya dipaksan menelan tiga imbang dan empat kalah. Tidak hanya itu, nama Courtois juga resmi masuk sejarah.
Courtois menjadi kiper pertama Madrid yang bisa menjaga keperawanan gawangnya selama dua El Clasico secara beruntun di La Liga. Pada pertemuan pertama Camp Nou, 19 Desember lalu, dia memaksa Barcelona bermain tanpa gol. Dan, sekarang, unggul 2-0.
Ini pertama kalinya lagi Madrid bisa mencatat clean sheet baik saat kandang maupun tandang kontra Barcelona di La Liga dalam satu musim selama hampir 45 tahun. Terakhir kali hal serupa terjadi saat 1974/1975. Sedangkan dua lainnya pada 1935/1936 dan 1957/1958.
Pada perhelatan 1974/1975, Madrid yang dikapteni Johan Cruyff bisa menang 1-0 di Santiago bernabeu dan imbang 0-0 di Camp Nou. Dengan demikian, Courtois kini sudah mencatat 15 clean sheet dari 31 penampilanya bersama Madrid pada musim ini.
Akibat ulah Courtois juga Lionel Messi dkk gagal mencetak gol di Santiago Bernabeu sejak kalah 0-2 pada 2006/2007.
Sebelum melawan Barcelona, Courtois sempat mendapat sorotan publik. Dia diragukan akan mampu mencegah El Azulgrana mencetak gol. Sebab, selama empat laga sebelumnya disemua kompetisi, gawangnya terus kebobolan.
Tiga diantaranya terjadi di La Liga, yakni saat menundukan Osasuna 4-1, ditahan Celta Vigo 2-2 dan dipermalukan Levante 0-1. Satu partai lagi ketika menjamu Manchester City (Man City) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berakhir kekalahan 1-2.
Tapi, keraguan itu bisa dipatahkannya dengan membantu Madrid meraih kemenangan clean sheet atas Barcelona. Berkat jasanya, Los Blancos bisa memuncaki lagi klasemen sementara La Liga dan menyudahi catatan buruk di El Clasico selama tiga tahun belakangan.
Baru kali itu lagi armada Zinedine Zidane menundukan Barcelona setelah tujuh pertemuan sebelumnya dipaksan menelan tiga imbang dan empat kalah. Tidak hanya itu, nama Courtois juga resmi masuk sejarah.
Courtois menjadi kiper pertama Madrid yang bisa menjaga keperawanan gawangnya selama dua El Clasico secara beruntun di La Liga. Pada pertemuan pertama Camp Nou, 19 Desember lalu, dia memaksa Barcelona bermain tanpa gol. Dan, sekarang, unggul 2-0.
Ini pertama kalinya lagi Madrid bisa mencatat clean sheet baik saat kandang maupun tandang kontra Barcelona di La Liga dalam satu musim selama hampir 45 tahun. Terakhir kali hal serupa terjadi saat 1974/1975. Sedangkan dua lainnya pada 1935/1936 dan 1957/1958.
Pada perhelatan 1974/1975, Madrid yang dikapteni Johan Cruyff bisa menang 1-0 di Santiago bernabeu dan imbang 0-0 di Camp Nou. Dengan demikian, Courtois kini sudah mencatat 15 clean sheet dari 31 penampilanya bersama Madrid pada musim ini.
Akibat ulah Courtois juga Lionel Messi dkk gagal mencetak gol di Santiago Bernabeu sejak kalah 0-2 pada 2006/2007.
(mir)