Trik Ross Brawn Jangkau Penggemar Formula 1 dan Bicara Peta Persaingan

Jum'at, 06 Maret 2020 - 05:05 WIB
Trik Ross Brawn Jangkau...
Trik Ross Brawn Jangkau Penggemar Formula 1 dan Bicara Peta Persaingan
A A A
LONDON - Alarm bahaya tampaknya tidak akan pernah menyala di kejuaraan Formula 1 meskipun wabah virus corona terus menyebar ke sejumlah negara. Pasalnya, pihak penyelenggara tetap melaksanakan balapan sesuai rencana.

Pada 15 Maret 2020, seri pembuka Formula 1 bakal dibuka di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia. Begitu pula dengan GP Bahrain yang menjadi seri kedua F1 tahun ini, tak memermasalahkan merebaknya virus corona dengan tetap menggelar balapan di Sakhir, 22 Maret mendatang.

Mengingat semakin dekatnya persiapan seluruh tim dan pilot jet darat menghadapi balapan pertama, Direktur Utama Motor Sports Formula 1, Ross Brawn malah mendapatkan angin segar dengan mengumumkan sponsor baru.

Pengumuman sponsor baru ini diumumkan di markas British Motor Racing, Sirkuit Silverstone, Selasa (3/2) waktu setempat. Formula 1 dan 188BET sebagai sebagai sponsor resmi Wilayah Asia secara resmi menandatangani perjanjian kesepakatan selama lima tahun atau setidaknya hingga 2024 mendatang.

Kesepakatan ini ditengahi oleh Interregional Sports Group (ISG), agensi media dan pemasaran yang berbasis di London. "Kami sangat bersemangat untuk memulai kemitraan baru kami dengan 188BET dan bekerja sama dengan mereka sebagai mitra resmi Asia kami selama lima tahun ke depan. Keahlian mereka dalam bidangnya akan memastikan Formula 1 dan para penggemar olahraga dapat memiliki akses yang paling komprehensif mengenai informasi sebelum dan disaat balapan berlangsung serta meningkatkan pengalaman mereka," ungkap Brawn.

Sementara itu, perwakilan 188BET Tom Earl mengaku sangat senang bisa menjalin kemitraan dengan Formula 1. "Sebagai Sponsor Resmi Formula 1 Wilayah Asia, kemitraan baru kami akan memungkinkan merek 188BET untuk menjangkau penggemar F1 yang berkembang di Asia," sahutnya.

Berbicara mengenai persaingan Formula 1 musim ini, Brawn menjelaskan bahwa Lewis Hamilton masih menjadi salah satu pembalap yang harus dikalahkan. Dari kacamatanya sejauh ini hanya tim Red Bull yang terlihat diam-diam mulai mengerjakan sesuatu dan mereka terlihat berada dalam posisi yang baik.

Membahas musim ini, Brawn mengatakan juara Lewis Hamilton dari tim Mercedes, sekali lagi merupakan tim yang harus dikalahkan. Meskipun dengan beberapa masalah keandalan yang harus diatasi.

"Ferrari terlihat seperti mereka punya sedikit pekerjaan yang harus dilakukan. Ada pertempuran yang menarik di lini tengah dan tentu saja Racing Point telah menempatkan kucing di antara merpati. Mereka terlihat memiliki mobil yang sangat kompetitif," ujar Brawn seperti dikutip dari Grandprix24.
(mir)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
10 Pesepak Bola dengan...
10 Pesepak Bola dengan Kenaikan Followers Instagram Terbanyak Selama Piala Dunia 2026
2 jam yang lalu
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter PalingProblematik
7 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Thailand Pesta Gol ke Gawang Laos, Rebut Puncak Klasemen dari Malaysia
8 jam yang lalu
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
8 jam yang lalu
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
14 jam yang lalu
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
15 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved