Jaksa Paraguay Bidik Ronaldinho Dalam Kasus Pencucian Uang

Rabu, 18 Maret 2020 - 12:08 WIB
Jaksa Paraguay Bidik...
Jaksa Paraguay Bidik Ronaldinho Dalam Kasus Pencucian Uang
A A A
ASUNCION - Kasus mantan pemain tim nasional Brasil Ronaldinho memasuki babak baru. Ronaldinho kini tidak sekadar menghadapi tuduhan pemalsuan identitas diri, tapi juga terlibat dalam tindak pidana pencucian uang.

Menurut sumber, jaksa penuntut sekarang fokus pada kemungkinan adanya pencucian uang melibatkan pengusaha wanita yang mengundangnya ke Paraguay. Kemungkinan itu disampaikan Osmar Legal, ketua jaksa penuntut dalam kasus itu.

Penyelidik akan mulai meninjau file dan pesan di telepon mantan pemain Barcelona dan AC Milan dan saudara lelakinya serta manajer bisnis Roberto Assis dan Dalia Lopez, pengusaha yang mengatur kunjungan mereka di Paraguay.

"Dia bisa terlibat dalam skema pencucian uang dan itu berarti kita harus menyelidiki semua orang lain yang terkait dengan kejahatan semacam itu, termasuk Ronaldinho," kata Legal, dikutip Reuters. "Itu sebabnya, kami menyatakan dia dipenjara.”

Seperti diberitakan sebelumnya, penangkapan dilakukan pihak keamanan karena Ronaldinho dan kakaknya masuk ke Paraguay dengan paspor palsu. Rombongan Ronaldinho bertemu Lopez di bandara di Asuncion sebelum akhirnya ditahan.

Penangkapan dilakukan di Resort Yacht dan Golf Club pada Rabu 4 Maret 2020 malam waktu setempat. Mereka menghabiskan USD18.000 untuk mendapatkan dokumen palsu mengubah diri mereka menjadi polisi pekan lalu.

Masalahnya, setelah dipenjara, pemain yang pernah membela Barcelona dan Milan itu tidak bisa keluar dengan jaminan uang. "Hipotesis utama kami adalah mereka menghasilkan dokumen palsu dan menggunakan dokumen-dokumen untuk beberapa cara komersial atau investasi ilegal," ujar Legal.

Ronaldinho dan saudaranya, Roberto, sempat mengaku mereka menerima paspor setelah tiba di Bandara Asuncion sebagai "hadiah" dari penyelenggara. Namun, pihak Kantor Kejaksaan Federico Delfino mengatakan hal berbeda.

Dia mengatakan, Ronaldinho dan saudara lelakinya meninggalkan Brasil dengan dokumen negara asal, tapi memasuki Paraguay memperlihatkan paspor palsu Paraguay. "Kami memeriksa dokumen dan itu sangat jelas," kata Delfino.

Menurut Delfino, untuk mendapatkan kewarganegaraan Paraguay, dia harus tinggal selama beberapa waktu di negara ini. “Nomor paspor milik orang lain, ada dokumen asli, tapi dengan informasi palsu. Paspor ini telah ditarik Januari ini,” tandasnya.

Belum ada pembelaan jelas dari pengacara Ronaldinho. Hanya seorang sumber yang menjadi salah pengacara Ronaldinho dan Assis mengatakan penahanan mereka "sewenang-wenang, kasar, dan ilegal". (Maruf)
(ysw)
Berita Terkait
Ronaldinho Nikmati Sangkar...
Ronaldinho Nikmati 'Sangkar Emas' Saat Paraguay Lockdown
Ronaldinho Ditahan di...
Ronaldinho Ditahan di Kamar Hotel 30x15 meter Bertarif Rp5,4 Juta per Malam
Ironi Ronaldinho, Dulu...
Ironi Ronaldinho, Dulu Bintang Lapangan Hijau Kini Menjadi Pesakitan
Kehidupan Gila Ronaldinho:...
Kehidupan Gila Ronaldinho: Tepergok Selingkuh, Playboy Penakluk Model Cantik
Maradona: Ronaldinho...
Maradona: Ronaldinho Bukan Penjahat!
Ronaldinho Sebut Virgil...
Ronaldinho Sebut Virgil van Dijk Maestro: Kamu Luar Biasa, Selamat!
Berita Terkini
Ahmad Sahroni Bentuk...
Ahmad Sahroni Bentuk ASC Padel, Rekrut Pelatih Spanyol untuk Cetak Atlet
4 jam yang lalu
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
4 jam yang lalu
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
5 jam yang lalu
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
10 jam yang lalu
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
11 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved