Man City protes bunyi lonceng gereja
Minggu, 15 Juli 2012 - 16:37 WIB
Man City protes bunyi lonceng gereja
A
A
A
Sindonews.com - Demi memantapkan langkah di musim kompetisi 2012/2013,Manchester City (Man City) memilih sebuah desa di Austria untuk menjadi tempat pemusatan latihan (TC) pramusim.Tidak ada WAG’s maupun kehidupan glamor.
Yang ada hanya bunyi lonceng gereja setiap pukul 6.30. Jika beberapa bintang The Citizensmasih menikmati agenda liburan musim panas setelah membela negara di Piala Eropa 2012,maka pemain-pemain yang tidak ambil bagian seperti Carlos Tevez,Vincent Kompany,Yaya Toure,Pablo Zabaleta,Sergio ‘Kun’ Aguero,hingga Adam Johnson ikut serta dalam pemusatan latihan tersebut.
Karena terbiasa dengan kehidupan yang mewah dan instan,kini pasukan Roberto Mancini terpaksa hidup dengan sedikit gaya hidup yang berbeda.Pasalnya,pusat pelatihan Man City merupakan bangunan yang berdekatan dengan gereja.Seperti pada umumnya gereja di Eropa,setiap pukul 6.30,7.00,8.00,dan 9.00,lonceng gereja selalu dibunyikan.
Merasa terganggu dengan bunyi lonceng saat sedang nikmat-nikmatnya terlelap, protes pun keluar dari punggawa pasukan biru langit.Tentu saja pihak gereja tidak menyetujui permintaan ini.Pasalnya,bunyi lonceng setiap pagi adalah sebuah tradisi gereja yang tidak mungkin dihilangkan begitu saja hanya karena kehadiran Tevez dkk.
Selain masalah lonceng,Man City juga meminta pihak hotel menambah kasur dan selimut yang ada di kamar para pemain. Untuk urusan ini,manajemen Man City terpaksa mengeluarkan dana 1.000 euro demi pengadaan peralatan tersebut untuk tiap kamar.Tidak hanya itu,selama pelatihan yang rencananya digelar selama dua minggu itu,skuad Mancini tidak diperbolehkan bepergian sembarangan untuk sekadar menikmati suasana atau makanan di Austria.
Untuk makanan,Mancini juga telah menetapkan menu yang akan disantap pemain.Makanan memang dimasak koki khusus.Bahan-bahannya juga didatangkan langsung dari Atlantik dan Laut Utara.Untuk membuat kopi dan santapan kecil lainnya, Man City harus membuatnya sendiri. “Aturan makanan sangat rinci.Kami memiliki instruksi yang sangat jelas.Hanya ada roti bakar dan mesin kopi.Tidak ada makanan yang digoreng.
Semua harus segar dan ringan dengan tambahan suplemen protein,”ungkap Alois Seyrling, pemilik hotel mengikuti perintah manajemen City, dilansir The Mirror. Jika biasanya di lemari es (kulkas) pemain selalu tersedia cokelat dan bir, khusus di Austria,perlakuannya berbeda. Hidangan paling diminati itu pun sudah dihapus dari daftar dan diganti dengan air mineral.
Ada pula jadwal naik ke pegunungan sebagai sarana penyegaran. Pilihan Mancini untuk mengadakan pusat pelatihan di dekat gereja tentu bukan tanpa maksud.Entah apa tujuan di balik itu semua itu.Yang pasti,harapan untuk kesiapan pasukannya secara mental dan nurani merupakan impian Mancini yang juga dikenal punya sisi religius.
Yang ada hanya bunyi lonceng gereja setiap pukul 6.30. Jika beberapa bintang The Citizensmasih menikmati agenda liburan musim panas setelah membela negara di Piala Eropa 2012,maka pemain-pemain yang tidak ambil bagian seperti Carlos Tevez,Vincent Kompany,Yaya Toure,Pablo Zabaleta,Sergio ‘Kun’ Aguero,hingga Adam Johnson ikut serta dalam pemusatan latihan tersebut.
Karena terbiasa dengan kehidupan yang mewah dan instan,kini pasukan Roberto Mancini terpaksa hidup dengan sedikit gaya hidup yang berbeda.Pasalnya,pusat pelatihan Man City merupakan bangunan yang berdekatan dengan gereja.Seperti pada umumnya gereja di Eropa,setiap pukul 6.30,7.00,8.00,dan 9.00,lonceng gereja selalu dibunyikan.
Merasa terganggu dengan bunyi lonceng saat sedang nikmat-nikmatnya terlelap, protes pun keluar dari punggawa pasukan biru langit.Tentu saja pihak gereja tidak menyetujui permintaan ini.Pasalnya,bunyi lonceng setiap pagi adalah sebuah tradisi gereja yang tidak mungkin dihilangkan begitu saja hanya karena kehadiran Tevez dkk.
Selain masalah lonceng,Man City juga meminta pihak hotel menambah kasur dan selimut yang ada di kamar para pemain. Untuk urusan ini,manajemen Man City terpaksa mengeluarkan dana 1.000 euro demi pengadaan peralatan tersebut untuk tiap kamar.Tidak hanya itu,selama pelatihan yang rencananya digelar selama dua minggu itu,skuad Mancini tidak diperbolehkan bepergian sembarangan untuk sekadar menikmati suasana atau makanan di Austria.
Untuk makanan,Mancini juga telah menetapkan menu yang akan disantap pemain.Makanan memang dimasak koki khusus.Bahan-bahannya juga didatangkan langsung dari Atlantik dan Laut Utara.Untuk membuat kopi dan santapan kecil lainnya, Man City harus membuatnya sendiri. “Aturan makanan sangat rinci.Kami memiliki instruksi yang sangat jelas.Hanya ada roti bakar dan mesin kopi.Tidak ada makanan yang digoreng.
Semua harus segar dan ringan dengan tambahan suplemen protein,”ungkap Alois Seyrling, pemilik hotel mengikuti perintah manajemen City, dilansir The Mirror. Jika biasanya di lemari es (kulkas) pemain selalu tersedia cokelat dan bir, khusus di Austria,perlakuannya berbeda. Hidangan paling diminati itu pun sudah dihapus dari daftar dan diganti dengan air mineral.
Ada pula jadwal naik ke pegunungan sebagai sarana penyegaran. Pilihan Mancini untuk mengadakan pusat pelatihan di dekat gereja tentu bukan tanpa maksud.Entah apa tujuan di balik itu semua itu.Yang pasti,harapan untuk kesiapan pasukannya secara mental dan nurani merupakan impian Mancini yang juga dikenal punya sisi religius.
(wbs)