Sharapova ngebet mendesah di London
Jum'at, 27 Juli 2012 - 13:57 WIB
Sharapova ngebet mendesah di London
A
A
A
Sindonews.com - Petenis Rusia yang terkenal dengan desahan seksinya saat berlaga, Maria Sharapova mengaku sejak memulai langkah mantap di tenis profesional, tahun ini akan menjadi gelaran Olimpiade pertama Sharapova. Bahkan ia mengaku ngebet untuk segera berlaga Olimpiade London.
Sejak masih kecil Sharapova mengaku, bercita-cita tampil di pesta olahraga terbesar sejagat tersebut. Terlebih, saat si masih kecil, olahraga tenis belumlah tersohor seperti sekarang. Berlatih dengan lapangan dan peralatan yang layak pun sulit.
“ Sudah menjadi mimpi saya sejak kecil. Tenis di Rusia saat saya kecil, bukanlah olahraga yang populer,” aku Sharapova, seperti yang dilansir parool.nl, Jumat (27/7/2012).
“Tapi seiring berjalannya waktu, tenis di negara saya olah raga yang sangat digandrungi dan menjadi bagian penting salah satu cabang olahraga di Olimpiade. Olimpiade kali ini akan menjadi yang pertama dan saya sudah tak sabar untuk memulainya,” lanjutnya.
Sharapova juga berniat meneruskan tradisi sukses Rusia di cabang tenis, tepatnya di nomor-nomor putri. Di Olimpiade Beijing 2008 lalu, Rusia sukses menyapu bersih tiap medali di nomor putri melalui Elena Dementieva, Dinara Safina dan Vera Zvonareva.
sementara itu, Presiden Komite Olimpiade Rusia (ROC) Alexander Zhukov kepada wartawan setelah pertemuan anggota eksekutif ROC mengatakan Maria Sharapova mendapat kehormatan untuk membawa bendera Rusia di Olimpiade London.
’Dia (Sharapova) kandidat paling layak dari seluruh atlet kami. Di bulan Juni, ia meraih gelar grand slam keempat (Prancis Terbuka).’’ ucapnya.
Rusia memutuskan memilih Sharapova murni karena prestasinya di dunia tenis. Selain merebut juara Prancis Terbuka, petenis cantik ini juga menjadi jawara Wimbledon (2004), Amerika Serikat Terbuka (2006), dan Australia Terbuka (2008).
Sejak Rusia ambil bagian kali pertama di Olimpiade musim panas di Helsinki, Finlandia pada 1952, jatah pembawa bendera selalu diberikan kepada atlet putra. Seperti pegulat Alexander Karelin dan perenang Alexander Popov.
Sejak masih kecil Sharapova mengaku, bercita-cita tampil di pesta olahraga terbesar sejagat tersebut. Terlebih, saat si masih kecil, olahraga tenis belumlah tersohor seperti sekarang. Berlatih dengan lapangan dan peralatan yang layak pun sulit.
“ Sudah menjadi mimpi saya sejak kecil. Tenis di Rusia saat saya kecil, bukanlah olahraga yang populer,” aku Sharapova, seperti yang dilansir parool.nl, Jumat (27/7/2012).
“Tapi seiring berjalannya waktu, tenis di negara saya olah raga yang sangat digandrungi dan menjadi bagian penting salah satu cabang olahraga di Olimpiade. Olimpiade kali ini akan menjadi yang pertama dan saya sudah tak sabar untuk memulainya,” lanjutnya.
Sharapova juga berniat meneruskan tradisi sukses Rusia di cabang tenis, tepatnya di nomor-nomor putri. Di Olimpiade Beijing 2008 lalu, Rusia sukses menyapu bersih tiap medali di nomor putri melalui Elena Dementieva, Dinara Safina dan Vera Zvonareva.
sementara itu, Presiden Komite Olimpiade Rusia (ROC) Alexander Zhukov kepada wartawan setelah pertemuan anggota eksekutif ROC mengatakan Maria Sharapova mendapat kehormatan untuk membawa bendera Rusia di Olimpiade London.
’Dia (Sharapova) kandidat paling layak dari seluruh atlet kami. Di bulan Juni, ia meraih gelar grand slam keempat (Prancis Terbuka).’’ ucapnya.
Rusia memutuskan memilih Sharapova murni karena prestasinya di dunia tenis. Selain merebut juara Prancis Terbuka, petenis cantik ini juga menjadi jawara Wimbledon (2004), Amerika Serikat Terbuka (2006), dan Australia Terbuka (2008).
Sejak Rusia ambil bagian kali pertama di Olimpiade musim panas di Helsinki, Finlandia pada 1952, jatah pembawa bendera selalu diberikan kepada atlet putra. Seperti pegulat Alexander Karelin dan perenang Alexander Popov.
(wbs)