Trio Newcastle diteriaki nyanyian monyet di Belanda
Selasa, 07 Agustus 2012 - 01:15 WIB
Trio Newcastle diteriaki nyanyian monyet di Belanda
A
A
A
Sindonews.com – Lawatan pramusim Newcastle United ke Belanda harus dinodai dengan aksi rasisme. Beberapa pemain The Magpies seperti Demba Ba, Cheik Tiote, dan Papiss Cisse menjadi korban rasisme saat melakoni laga menghadapi ADO Den Haag di Kyocera Stadium.
Sepanjang pertandingan beberapa suporter tuan rumah terdengar menirukan suara monyet yang dialamatkan kepada tiga pemain tersebut. Kejadian tersebut membuat manajemen Newcastle langsung mengajukan pengaduan kepada ofisial pertandingan.
Kecaman pun langsung datang dari Demba Ba. Pemain asal Senegal itu menilai aksi tersebut dilakukan oleh orang yang bodoh. Meskipun begitu ia mengaku tak memedulikan aksi rasisme yang ditujukan kepadanya.
"Saya tidak mendengarnya karena saya fokus pada pertandingan. Jika mereka melakukan itu mereka orang yang sangat bodoh. Mereka harus menjadi orang yang tumbuh dewasa," ungkap Demba Ba seperti dikutip Yahoo Sport, Senin (7/8/2012)
"Orang harus menghargai satu sama lainnya. Ada banyak orang di muka bumi ini dan Anda harus bertanggung jawab,"pungkasnya.
Atas kejadian tersebut pihak ADO Den Haag dan kemanan setempat berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut.
Sepanjang pertandingan beberapa suporter tuan rumah terdengar menirukan suara monyet yang dialamatkan kepada tiga pemain tersebut. Kejadian tersebut membuat manajemen Newcastle langsung mengajukan pengaduan kepada ofisial pertandingan.
Kecaman pun langsung datang dari Demba Ba. Pemain asal Senegal itu menilai aksi tersebut dilakukan oleh orang yang bodoh. Meskipun begitu ia mengaku tak memedulikan aksi rasisme yang ditujukan kepadanya.
"Saya tidak mendengarnya karena saya fokus pada pertandingan. Jika mereka melakukan itu mereka orang yang sangat bodoh. Mereka harus menjadi orang yang tumbuh dewasa," ungkap Demba Ba seperti dikutip Yahoo Sport, Senin (7/8/2012)
"Orang harus menghargai satu sama lainnya. Ada banyak orang di muka bumi ini dan Anda harus bertanggung jawab,"pungkasnya.
Atas kejadian tersebut pihak ADO Den Haag dan kemanan setempat berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut.
(aww)