Atlet renang top dunia pipis di kolam renang
Kamis, 09 Agustus 2012 - 20:16 WIB
Atlet renang top dunia pipis di kolam renang
A
A
A
Sindonews.com - Pipis atau buang air kecil saat renang ternyata memang hal wajar, bahkan para atlet renang internasional pun ternyata juga mengakuinya bahwa mereka telah melakukan hal tersebut.
"Sebagai seorang perenang, Anda harus menerima kenyataan bahwa Anda berenang di antara pipis," kata Carly Geehr, bekas anggota tim renang national Amerika Serikat, seperti dikutip dari LiveScience.com.
Menjawab pertanyaan di situs tanya jawab Quora, Geehr mengatakan "hampir 100 persen" perenang kompetitif elite buang air di kolam secara reguler, kebanyakan karena mereka tidak bisa menahan untuk buang air kecil dan hal itu disebabkan karena tegang.
Kebanyakan para atlet renang buang air saat pemanasan atau pada jeda sebelum lomba mulai. "Biasanya kami membasahi diri sebelum naik ke blok, jadi basah-basah di badan dan dek kolam renang memberi Anda kesempatan."
Bahkan menurut laman telegraph.co.uk, Michael mengatakan, semua orang pipis di kolam renang, jadi bukan hanya perenang Olimpiade saja.
“Saya pikir semua orang kencing di kolam renang. Ini hal normal dan harus dilakukan perenang. Saat kami berada di air selama dua jam, kami tak keluar kolam hanya untuk kencing,” ujarnya.
“Klorin [bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pembunuh kuman] membunuh air kencing, sehingga bukan suatu yang buruk,” tambah perenang fenomenal ini.
Michael menanggapi komentar sesama perenang, Ryan Lochte yang menimbulkan kontroversi baru-baru ini. Ryan mengatakan dia pipis di kolam renang saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan dimulai di ajang Olimpiade London.
Ryan Lochte yang baru saja merayakan ulang tahun ke-28 itu memberi penjelasan perihal perenang pipis di kolam renang, ketika pembawa acara Ryan Seacrest menanyakan hal itu kepadanya dalam wawancara di salah satu radio.
"Sebagai seorang perenang, Anda harus menerima kenyataan bahwa Anda berenang di antara pipis," kata Carly Geehr, bekas anggota tim renang national Amerika Serikat, seperti dikutip dari LiveScience.com.
Menjawab pertanyaan di situs tanya jawab Quora, Geehr mengatakan "hampir 100 persen" perenang kompetitif elite buang air di kolam secara reguler, kebanyakan karena mereka tidak bisa menahan untuk buang air kecil dan hal itu disebabkan karena tegang.
Kebanyakan para atlet renang buang air saat pemanasan atau pada jeda sebelum lomba mulai. "Biasanya kami membasahi diri sebelum naik ke blok, jadi basah-basah di badan dan dek kolam renang memberi Anda kesempatan."
Bahkan menurut laman telegraph.co.uk, Michael mengatakan, semua orang pipis di kolam renang, jadi bukan hanya perenang Olimpiade saja.
“Saya pikir semua orang kencing di kolam renang. Ini hal normal dan harus dilakukan perenang. Saat kami berada di air selama dua jam, kami tak keluar kolam hanya untuk kencing,” ujarnya.
“Klorin [bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pembunuh kuman] membunuh air kencing, sehingga bukan suatu yang buruk,” tambah perenang fenomenal ini.
Michael menanggapi komentar sesama perenang, Ryan Lochte yang menimbulkan kontroversi baru-baru ini. Ryan mengatakan dia pipis di kolam renang saat melakukan pemanasan sebelum pertandingan dimulai di ajang Olimpiade London.
Ryan Lochte yang baru saja merayakan ulang tahun ke-28 itu memberi penjelasan perihal perenang pipis di kolam renang, ketika pembawa acara Ryan Seacrest menanyakan hal itu kepadanya dalam wawancara di salah satu radio.
(wbs)