Olimpiade tak pengaruhi pertumbuhan ekonomi Inggris
Senin, 13 Agustus 2012 - 07:33 WIB
Olimpiade tak pengaruhi pertumbuhan ekonomi Inggris
A
A
A
Sindonews.com - Pengamat ekonomi Inggris, Georgios Kavetsos mengatakan hingga saat ini penyelenggaraan Olimpiade London 2012 belum memberikan efek terhadap pertumbuhan ekonomi Inggris secara signifikan dan ini sangat sulit untuk di mengerti.
Menurut Kavetsos, sejak dimulainya ajang olahraga terbesar di dunia ini sejumlah pengamat ekonomi sudah memperkirakan dapat membantu pertumbuhan ekonomi dalam tiga bulan ke depan atau minimal hingga September, mulai dari penjualan tiket sampai T-shirt atlet. Tapi, kenyataannya justru berbanding terbalik dimana perputaran ekonomi selama penyelenggaraan perhelatan olahraga terbesar itu berlangsung justru membuat pertumbuhan ekonomi tidak memperlihatkan hal yang baik.
“Sebenarnya kami semua bersenang-senang melihat penyelenggaraan Olimpiade yang sukses dilaksanakan di Inggris. Tapi dengan berjalannya waktu ajang tersebut belum menunjukkan hasil yang nyata seperti pertumbuhan ekonomi. Mulai dari lapangan pekerjaan hingga tempat-tempat pariwisata,” jelas Kavetsos seperti dilansir Reuters, Senin (13/8/2012).
Kavatsos menambahkan mungkin Olimpiade ini tidak memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi di Inggris secara baik, namun bagi masyarakat adanya ajang olahraga ini dapat memberikan manfaat yang baik dimana mereka melihat bagaimana hidup sehat dengan cara berolahraga.
Meskipun dengan adanya Olimpiade ini banyak sejumlah wilayah yang mengalami kemacetan, namun masyarakat asing maupun lokal sangat menikmati pertunjukan tersebut dan London telah menjadi sebuah tempat dimana pemerintah setempat telah mempersiapkan ini semua dengan sangat baik.
“Saya telah terkejut melihat kesuksesan yang dipersiapkan London. Selama saya tinggal di Paris lima tahun, saya baru menyadari rasanya London adalah tempat yang nyaman bagi masyarakat dunia dimana segala sesuatu telah berjalan dengan sangat baik. Meskipun Inggris Raya gagal membuktikan di Olimpiade, tapi saya yakin tidak ada yang akan berbicara mengenai hal itu,” tandasnya.
Menurut Kavetsos, sejak dimulainya ajang olahraga terbesar di dunia ini sejumlah pengamat ekonomi sudah memperkirakan dapat membantu pertumbuhan ekonomi dalam tiga bulan ke depan atau minimal hingga September, mulai dari penjualan tiket sampai T-shirt atlet. Tapi, kenyataannya justru berbanding terbalik dimana perputaran ekonomi selama penyelenggaraan perhelatan olahraga terbesar itu berlangsung justru membuat pertumbuhan ekonomi tidak memperlihatkan hal yang baik.
“Sebenarnya kami semua bersenang-senang melihat penyelenggaraan Olimpiade yang sukses dilaksanakan di Inggris. Tapi dengan berjalannya waktu ajang tersebut belum menunjukkan hasil yang nyata seperti pertumbuhan ekonomi. Mulai dari lapangan pekerjaan hingga tempat-tempat pariwisata,” jelas Kavetsos seperti dilansir Reuters, Senin (13/8/2012).
Kavatsos menambahkan mungkin Olimpiade ini tidak memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi di Inggris secara baik, namun bagi masyarakat adanya ajang olahraga ini dapat memberikan manfaat yang baik dimana mereka melihat bagaimana hidup sehat dengan cara berolahraga.
Meskipun dengan adanya Olimpiade ini banyak sejumlah wilayah yang mengalami kemacetan, namun masyarakat asing maupun lokal sangat menikmati pertunjukan tersebut dan London telah menjadi sebuah tempat dimana pemerintah setempat telah mempersiapkan ini semua dengan sangat baik.
“Saya telah terkejut melihat kesuksesan yang dipersiapkan London. Selama saya tinggal di Paris lima tahun, saya baru menyadari rasanya London adalah tempat yang nyaman bagi masyarakat dunia dimana segala sesuatu telah berjalan dengan sangat baik. Meskipun Inggris Raya gagal membuktikan di Olimpiade, tapi saya yakin tidak ada yang akan berbicara mengenai hal itu,” tandasnya.
(akr)