Hodgson beri dukungan kepada Terry
Rabu, 15 Agustus 2012 - 15:53 WIB
Hodgson beri dukungan kepada Terry
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Inggris, Roy Hodgson mengatakan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) segera menghentikan sanksi yang telah diberikan kepada John Terry atas kasus rasisme yang dialami Anton Ferdinand tahun yang lalu.
Bulan lalu, Terry telah dinyatakan tidak bersalah di pengadilan umum Westminster, Inggris. Namun, masalah rasial tersebut belumlah tuntas begitu saja dimana Terry harus membersihkan namanya jika tak ingin terkena sanksi tiga kali larangan tampil. Peristiwa tersebut terjadi ketika Queens Park Rangers (QPR) menjamu Chelsea di stadion Loftus Road, Oktober lalu.
Melihat itu, Hodgson harus menunda pemanggilannya ke dalam skuad The Three Lions ketika pasukannya berhadapan dengan Italia di Swiss nanti. Namun, dirinya berharap masalah ini bisa selesai secepatnya sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 berlangsung.
“Saya tidak siap untuk membahas masalah Terry. Saya benar-benar prihatin melihat kinerja FA. Akan tetapi saya akan menunggu hasilnya apapnu yang terjadi,” jelas Hodgson seperti dilansir Sky Sports, Rabu (15/8/2012).
Hodgson menambahkan sebenarnya pelatih berusia 64 tahun tersebut telah menyatakan ingin memanggil Terry kembali kedalam skuad, namun jika Terry benar-benar terbukti bersalah di persidangan berikutnya, maka karirnya di dunia sepakbola dipastikan akan berakhir.
“Saya berharap Terry dapat dibebaskan dari hukumannya di pengadilan nanti, sehingga dia akan melanjutkan karirnya di dunia sepakbola. Itu harapan saya, tapi apa yang terjadi saya tidak tahu,” ucapnya.
Bulan lalu, Terry telah dinyatakan tidak bersalah di pengadilan umum Westminster, Inggris. Namun, masalah rasial tersebut belumlah tuntas begitu saja dimana Terry harus membersihkan namanya jika tak ingin terkena sanksi tiga kali larangan tampil. Peristiwa tersebut terjadi ketika Queens Park Rangers (QPR) menjamu Chelsea di stadion Loftus Road, Oktober lalu.
Melihat itu, Hodgson harus menunda pemanggilannya ke dalam skuad The Three Lions ketika pasukannya berhadapan dengan Italia di Swiss nanti. Namun, dirinya berharap masalah ini bisa selesai secepatnya sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 berlangsung.
“Saya tidak siap untuk membahas masalah Terry. Saya benar-benar prihatin melihat kinerja FA. Akan tetapi saya akan menunggu hasilnya apapnu yang terjadi,” jelas Hodgson seperti dilansir Sky Sports, Rabu (15/8/2012).
Hodgson menambahkan sebenarnya pelatih berusia 64 tahun tersebut telah menyatakan ingin memanggil Terry kembali kedalam skuad, namun jika Terry benar-benar terbukti bersalah di persidangan berikutnya, maka karirnya di dunia sepakbola dipastikan akan berakhir.
“Saya berharap Terry dapat dibebaskan dari hukumannya di pengadilan nanti, sehingga dia akan melanjutkan karirnya di dunia sepakbola. Itu harapan saya, tapi apa yang terjadi saya tidak tahu,” ucapnya.
(aww)