Park Jong-woo terancam wajib militer

Kamis, 16 Agustus 2012 - 09:11 WIB
Park Jong-woo terancam...
Park Jong-woo terancam wajib militer
A A A
Sindonews.com - Park Jong-woo masih terancam sanksi akibat ulahnya di Olimpiade 2012. Namun,sikapnya dalam membela kepentingan negara sudah membuat Pemerintah Korea Selatan (Korsel) terkesan.

Buktinya,Park tetap dibebaskan dari wajib militer (wamil) selama dua tahun. Hadiah ini dia berikan atas kontribusi membawa Korsel merebut medali perunggu Olimpiade berkat kemenangan 2- 0 atas Jepang.“Hukum militer Korsel menyatakan mereka yang mengakhiri pertandingan Olimpiade di posisi tiga atau lebih baik boleh tidak ikut wamil.Park masuk kategori itu walau dia tidak mendapat medali,”kata Menteri Olahraga Korsel Choe Kwang-shik,dilansir AFP.

Kesuksesan Park bersama Korsel tidak diakui Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyusul perilakunya selepas laga melawan Jepang.Dia mengangkat papan yang bertuliskan “Dokdo adalah pulau kami”sembari berselebrasi.Pulau itu dikenal dengan nama Dokdo di Korsel dan Takeshima di Jepang,telah diperebutkan kedua negara selama beberapa dekade terakhir.

Peristiwa ini memaksa IOC bertindak. Mereka melarang Park ikut upacara penganugerahan medali.Badan yang dipimpin Jacques Rogge itu juga menggelar penyelidikan karena melarang atlet berpolitik selama Olimpiade. “Aksinya jelas melanggar peraturan.Kami mesti menghormati hukum,dan sikap Park mesti ditindak tegas,”ujar Rogge. IOC akan menunggu laporan pertandingan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) sebelum menjatuhkan hukuman.

Saat ini,berkas ini masih dalam proses, dengan Komite Olimpiade Korsel berjanji memberikan masukan seobjektif mungkin. “Kami bakal memastikan FIFA menerima keterangan sebenar-benarnya sehingga IOC dapat mengambil keputusan rasional,” kata Ketua Komite Olimpiade Korsel Park Yong-sung. Asosiasi Sepak Bola Korsel (KFA) sebelumnya mengungkapkan tindakan Park tidak direncanakan.Gelandang Busan IPark itu bertindak mengambil papan itu dari penonton.

Pada kesempatan terpisah, KFA sudah mengutarakan penyesalan terjadinya insiden ini pada koleganya di Jepang.Namun,KFA membantah pemberitaan yang menyatakan mereka telah meminta maaf.
(wbs)
Berita Terkait
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Momen Keseruan Spektakuler...
Momen Keseruan Spektakuler Acara Merah Meriah Sportainment
Sekda DKI: Formula E...
Sekda DKI: Formula E Hadir sebagai Green Sportainment
Kisah Rodman saat Berkunjung...
Kisah Rodman saat Berkunjung ke Korut: Dari Karpet Merah hingga Sambutan Meriah
Gara-Gara Video Panas,...
Gara-Gara Video Panas, Lavezzi Merasa Diperas
Atlet Rusia Pernah Ditawari...
Atlet Rusia Pernah Ditawari Rp2,9 miliar untuk Berkencan dengan Pria Hidung Belang
Berita Terkini
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Tayang di VISION+: Simak Jadwal Pertandingan Minggu Ini!
4 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 Sukses...
Piala Dunia 2026 Sukses Digelar, Presiden FIFA Gianni Infantino Dapat Tawaran Jabatan dari Trump
4 jam yang lalu
John Herdman Pede Timnas...
John Herdman Pede Timnas Indonesia Mampu Bersaing Juarai AFF 2026
4 jam yang lalu
Profil Pau Cubarsi,...
Profil Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
6 jam yang lalu
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
9 jam yang lalu
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
9 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved