Didepak Persib, Robby ditawar klub Kalimantan
Kamis, 16 Agustus 2012 - 21:16 WIB
Didepak Persib, Robby ditawar klub Kalimantan
A
A
A
Sindonews.com - Tak perlu waktu lama bagi Robby Darwis untuk mendapatkan pekerjaan baru sebagai staf pelatih. Setelah dipastikan tersingkir dari Persib Bandung yang baru saja menunjuk Jajang Nurjaman sebagai pelatih kepala musim depan, Robby mendapatkan tawaran baru.
Legenda hidup sepak bola Indonesia dan Persib tersebut mengaku sudah mendapatkan tawaran terlibat dalam staf kepelatihan salah satu klub asal Kalimantan. Sayangnya Robby enggan menyebut klub yang dimaksud. ''Tawaran sudah ada, dari salah satu klub asal Kalimantan. Namun saya belum putuskan untuk ambil atau tidak,” jelas Robby.
Alasan keluarga jadi pertimbangan utama Robby tidak langsung merespons tawaran yang datang kepadanya. “Saya juga kan masih harus fokus dengan pekerjaan tetap saya (pegawai Bank BNI). Yang paling utama karena alasan keluarga, jadi kalaupun dapat tawaran mungkin akan lebih mengedepankan tawaran dari klub asal Jawa Barat,” tutur Robby.
Robby sendiri mulai serius meniti karier sebagai pelatih pada 2005 lalu dengan menangani Pro Duta FC Bandung sejak klub yang kini bernama Pro Titan Medan setelah diakuisisi pengusaha Sihar Sitorus pada 2009 silam. Ditangan Robby, Pro Duta yang berjuang dari level kompetisi terbawah, Divisi III mampu merangkak hingga Divisi II dan Divisi I dalam dua musim berturut-turut.
Karena prestasinya yang dinilai cemerlang, jelang bergulirnya kompetisi musim 2007/2008, Robby mendapatkan tawaran dari Persib, mantan klub yang membesarkannya saat masih aktif bermain. Kala itu Maung Bandung ditangani pelatih asal Moldova, Arcan Iurie.
Kehadiran Robby saat itu, cukup disambut antusias Bobotoh. Harapan itu, nyaris terealisasi setelah Maung Bandung tampil perkasa sepanjang putaran I Liga Indonesia 2007/008. Persib menutup setengah perjalanan kompetisi dengan status sebagai juara paruh musim.
Sayangnya di putaran II, suasana di internal tim terutama hubungan antara Iurie dengan staf pelatih lainnya dan manajemen yang tidak kondusif berimbas pada kiprah Maung Bandung di atas lapangan hijau. Persib tampil melempem sepanjang putaran II hingga akhirnya gagal melenggang ke putaran 8 besar.
Total bersama sahabatnya, Anwar Sanusi, Robby sudah mengabdi selama 5 musim sebagai staf pelatih Persib. Tiga kali Robby pernah dipercaya sebagai caretaker atau pelatih sementara masing-masing saat Arcan Iurie mundur dari kursi pelatih di putaranII Ligina 2007/2008.
Lalu menggantikan posisi pelatih Jaya Hartono yang mundur di paruh kedua ISL musim 2009/2010. Terakhir mengambil alih wewenang dan tanggung jawab dari pelatih asal Kroasia, Drago Mamic yang memutuskan mundur setelah putaran I ISL musim 2011/2012.
Legenda hidup sepak bola Indonesia dan Persib tersebut mengaku sudah mendapatkan tawaran terlibat dalam staf kepelatihan salah satu klub asal Kalimantan. Sayangnya Robby enggan menyebut klub yang dimaksud. ''Tawaran sudah ada, dari salah satu klub asal Kalimantan. Namun saya belum putuskan untuk ambil atau tidak,” jelas Robby.
Alasan keluarga jadi pertimbangan utama Robby tidak langsung merespons tawaran yang datang kepadanya. “Saya juga kan masih harus fokus dengan pekerjaan tetap saya (pegawai Bank BNI). Yang paling utama karena alasan keluarga, jadi kalaupun dapat tawaran mungkin akan lebih mengedepankan tawaran dari klub asal Jawa Barat,” tutur Robby.
Robby sendiri mulai serius meniti karier sebagai pelatih pada 2005 lalu dengan menangani Pro Duta FC Bandung sejak klub yang kini bernama Pro Titan Medan setelah diakuisisi pengusaha Sihar Sitorus pada 2009 silam. Ditangan Robby, Pro Duta yang berjuang dari level kompetisi terbawah, Divisi III mampu merangkak hingga Divisi II dan Divisi I dalam dua musim berturut-turut.
Karena prestasinya yang dinilai cemerlang, jelang bergulirnya kompetisi musim 2007/2008, Robby mendapatkan tawaran dari Persib, mantan klub yang membesarkannya saat masih aktif bermain. Kala itu Maung Bandung ditangani pelatih asal Moldova, Arcan Iurie.
Kehadiran Robby saat itu, cukup disambut antusias Bobotoh. Harapan itu, nyaris terealisasi setelah Maung Bandung tampil perkasa sepanjang putaran I Liga Indonesia 2007/008. Persib menutup setengah perjalanan kompetisi dengan status sebagai juara paruh musim.
Sayangnya di putaran II, suasana di internal tim terutama hubungan antara Iurie dengan staf pelatih lainnya dan manajemen yang tidak kondusif berimbas pada kiprah Maung Bandung di atas lapangan hijau. Persib tampil melempem sepanjang putaran II hingga akhirnya gagal melenggang ke putaran 8 besar.
Total bersama sahabatnya, Anwar Sanusi, Robby sudah mengabdi selama 5 musim sebagai staf pelatih Persib. Tiga kali Robby pernah dipercaya sebagai caretaker atau pelatih sementara masing-masing saat Arcan Iurie mundur dari kursi pelatih di putaranII Ligina 2007/2008.
Lalu menggantikan posisi pelatih Jaya Hartono yang mundur di paruh kedua ISL musim 2009/2010. Terakhir mengambil alih wewenang dan tanggung jawab dari pelatih asal Kroasia, Drago Mamic yang memutuskan mundur setelah putaran I ISL musim 2011/2012.
(aww)