Barton ingin segera tinggalkan QPR
Senin, 27 Agustus 2012 - 13:46 WIB
Barton ingin segera tinggalkan QPR
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang Queens Park Rangers (QPR) Joey Barton mengatakan berharap dapat segera meninggalkan Liga Premier Inggris untuk bergabung dengan klub asal Prancis Marseille pada Minggu ini. Barton mengungkapkan hatinya telah berada di Veldrome yang merupakan markas besar Marseille.
"Marseille menang lagi. Allez les Marseillais. Mungkin saya akan melihat kalian pekan ini. Saya berharap bahwa hal-hal terkait kontrak akan diselesaikan sesegera mungkin. Klub lain ada yang meminati saya tapi saya hanya ingin bermain di Marseille. Itu adalah tempat bagi saya," ucap Barton seperti dilansir Soccerway, Senin (27/8/2012).
Barton saat ini tengah menjalani larangan 12 kali tampil akibat perbuatannya yang menendang kaki Kun Aguero dalam laga terakhir Premier League musim lalu, yang mempertemukan QPR dengan City.
"Saya berharap mudah-mudahan, QPR dan Marseille dapat menyelesaikan kesepakatan dalam beberapa hari ke depan. Hati saya sudah di stadion Velodrome tersebut," terangnya.
Borton juga menambahkan apabila masa depannya diklub yang saat ini dibela semakin tak jelas menyusul pelatih QPR Mark Hughes yang tampaknya tak ingin memakai lagi jasa Barton. Meski begitu ia mengatakan tetap menghormati sudut pandang pelatih namun ia merasa sudah cukup berada di klub liga Inggris tersebut.
"Marseille menang lagi. Allez les Marseillais. Mungkin saya akan melihat kalian pekan ini. Saya berharap bahwa hal-hal terkait kontrak akan diselesaikan sesegera mungkin. Klub lain ada yang meminati saya tapi saya hanya ingin bermain di Marseille. Itu adalah tempat bagi saya," ucap Barton seperti dilansir Soccerway, Senin (27/8/2012).
Barton saat ini tengah menjalani larangan 12 kali tampil akibat perbuatannya yang menendang kaki Kun Aguero dalam laga terakhir Premier League musim lalu, yang mempertemukan QPR dengan City.
"Saya berharap mudah-mudahan, QPR dan Marseille dapat menyelesaikan kesepakatan dalam beberapa hari ke depan. Hati saya sudah di stadion Velodrome tersebut," terangnya.
Borton juga menambahkan apabila masa depannya diklub yang saat ini dibela semakin tak jelas menyusul pelatih QPR Mark Hughes yang tampaknya tak ingin memakai lagi jasa Barton. Meski begitu ia mengatakan tetap menghormati sudut pandang pelatih namun ia merasa sudah cukup berada di klub liga Inggris tersebut.
(akr)